Lamborghini Batal Bikin Mobil Listrik: Hampir Tak Ada Peminat
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Diisukan bangkrut dan sempat menutup diler perdananya di Kelapa Gading, Neta pastikan tetap berbisnis di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Di tengah isu kebangkrutan dan masalah finansial, Neta Indonesia memastikan penjualan merek tersebut di Indonesia bakal tetap berjalan normal.
Perlu diketahui, perusahaan induk mobil listrik Neta yakni Hozon New Energy Automobile Co., Ltd atau Hozon New Energy tengah memasuki proses restrukturisasi sejak 12 Juni 2025 mengacu pada Undang-Undang Kepailitan Perusahaan Republik Rakyat Tiongkok.
Isu Neta angkat kaki dari Tanah Air juga sempat berhembus. Apalagi pasca penutupan diler perdana mereka yang bertempat di Kelapa Gading.
Menanggapi hal tersebut, pihak Neta Auto Indonesia menegaskan bahwa operasional bisnis mitra Neta di berbagai negara termasuk RI akan tetap berjalan seperti biasa.
Lebih rinci beberapa anak perusahaan yang berjalan normal adalah Neta Auto Thailand dan Brasil. Kerja sama terus dijalin dengan Neta Auto Overseas guna memastikan selurunya berjalan tertib dan sesuai hukum.
Kemudian subjek restrukturisasi yang tengah dilalui oleh Hozon New Energy tidak mencakup anak perusahaan luar negeri dan kegiatan kerja sama internasional di bawah merek Neta.
“Hozon New Energy berkomitmen untuk menjaga kelangsungan operasional dasar bisnis internasionalnya,” bunyi keterangan resmi Neta dikutip Senin (21/07).
Per 30 Juni 2025, Hozon New Energy telah membuka proses perekrutan terbuka calon investor strategis yang akan berakhir pada 30 Juli mendatang.
Menurut pihak Neta, sejumlah investor potensial sudah menyelesaikan proses pendaftaran dan tengah mengikuti tahap seleksi awal.
Hozon New Energy berkomitmen untuk menyusun rencana baru guna memulai kembali produksi dalam waktu dekat ini.
Bicara soal layanan purna jual serta ketersediaan suku cadang internasional, Hozon New Energy disebut terus berkolaborasi dengan Administrator guna memulihkan operasional pusat spareparts.
Manufaktur mobil listrik asal Tiongkok ini menegaskan bakal menjaga keberlanjutan layanan purna jual dan ketersediaan suku cadang bagi pelanggan internasional, termasuk di Indonesia
“Neta Auto dan Administrator Hozon New Energy dengan tulus menghargai pengertian dan dukungan dari para mitra di luar negeri, pelanggan, dan teman-teman dari semua sektor masyarakat yang mengikuti perkembangan Neta Auto,” tutup keterangan tersebut.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Maret 2026, 16:06 WIB
01 Maret 2026, 14:00 WIB
23 Februari 2026, 09:00 WIB
20 Februari 2026, 08:00 WIB
19 Februari 2026, 15:00 WIB
Terkini
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Lamborghini memutuskan untuk hadirkan Lanzador sebagai PHEV, EV murni masih belum berhasil menjaring peminat
02 Maret 2026, 14:00 WIB
Usaha rental mobil ikut terdampak di tengah lesunya ekonomi dan adanya efisiensi atau pemotongan anggaran
02 Maret 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Indonesia menyiapkan setidaknya empat strategi untuk bisa mewujudkan targetnya pada tahun ini
02 Maret 2026, 12:00 WIB
Geely siap mengawal pelanggannya saat mudik Lebaran 2026 dengan membuka 11 diler di sejumlah kota besar
02 Maret 2026, 11:00 WIB
Selama musim mudik 2026, Hino akan membuka sejumlah posko mudik yang siap mengawal perjalanan pelanggan
02 Maret 2026, 10:00 WIB
Yamaha ingin berkolaborasi dengan Agrinas Pangan Nusantara untuk memasok motor baru bagi Koperasi Merah Putih
02 Maret 2026, 08:03 WIB
Pedro Acosta sukses mengamankan 32 poin di Thailand untuk bisa berebut puncak klasemen sementara MotoGP 2026
02 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta pertama di Maret 2026 akan diawasi ketat oleh pihak kepolisian yang terus berjaga