Gaikindo Tanggapi Kesulitan Neta Bertahan di Pasar RI
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Guna menambah ketenangan setiap konsumen, Neta hadirkan layanan purnajual gratis buat pemilik Neta V
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Layanan purnajual atau aftersales jadi salah satu faktor penting yang dilihat calon konsumen mobil listrik. Mengingat masih ada anggapan perawatan BEV (Battery Electric Vehicle) rumit dan cenderung mahal.
Oleh karena itu PT Neta Auto Indonesia atau Neta hadirkan layanan purnajual gratis. Ini termasuk jasa dan spareparts buat para pemilik Neta V dan berlaku sampai 50.000 km atau 5 tahun sejak awal kepemilikan.
Disampaikan oleh Januar Eka Sapta selaku Senior Manager Aftersales Neta bahwa aftersales merupakan mencakup pengalaman kepemilikan yang perlu jadi perhatian penting.
“Konsumen perlu mempertimbangkan ketersediaan diler dan layanan perawatan berkala ditawarkan untuk memastikan perjalanan dengan kendaraan listriknya selalu dalam keadaan prima,” ungkap dia dalam siaran resmi, dikutip Rabu (17/1).
Lebih rinci, pemilik mobil listrik Neta V bisa menikmati perawatan berkala tanpa dikenakan biaya jasa ataupun suku cadang sampai 50.000 km.
Lalu di setiap interval perawatan ada tambahan suku cadang seperti reducer oil gratis di 10.000 km pertama serta AC Filter di 30.000 km.
Di 40.000 km konsumen mendapatkan AC Filter, coolant dan brake fluid secara gratis. Lewat dari 50.000 km Januar menegaskan bahwa harga suku cadang akan tetap terjangkau untuk pemilik sehingga tidak perlu khawatir.
Menurut dia secara keseluruhan, biaya perawatan Neta V sampai 100.000 km ada di kisaran Rp3.2 jutaan. Angka tersebut sudah termasuk biaya spareparts.
“Dengan layanan purnajual dan suku cadang gratis hingga 50.000 km atau lima tahun kami harap para konsumen Neta V bisa mendapat manfaat lebih selama kepemilikan jangka panjang,” tegas dia.
Sebelumnya sudah ada Lifetime Warranty Unlimited Kilometers & Periods untuk beberapa komponen Neta V termasuk baterai. Seperti disampaikan oleh Jason Ding, Managing Director Neta Auto Indonesia.
Hal ini tidak lepas dari fakta bahwa baterai mobil listrik masih jadi komponen termahal. Sehingga jadi perhatian tersendiri buat calon konsumen.
“Melalui garansi kita ingin meningkatkan kepercayaan masyarakat guna memiliki mobil listrik tanpa rasa cemas,” ucap Jason.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Februari 2026, 11:00 WIB
23 Januari 2026, 10:00 WIB
22 Januari 2026, 21:00 WIB
15 Januari 2026, 08:00 WIB
14 Januari 2026, 09:00 WIB
Terkini
17 April 2026, 14:33 WIB
Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross
17 April 2026, 09:00 WIB
Bos Ford menilai kehadiran mobil Cina di pasar otomotif Amerika Serikat bisa mengganggu bisnis mereka
17 April 2026, 07:42 WIB
Hyundai menyiapkan mobil pengganti untuk konsumen yang kendaraannya harus menginap di bengkel resmi mereka
17 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung hadir demi memfasilitasi kebutuhan para pengendara di Kota Kembang
17 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih diterapkan meski Aparatur Sipil Negara tengah menjalankan kebijakan Work From Home
17 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih menjadi salah satu alternatif jika masyarakat ingin mengurus dokumen berkendara
16 April 2026, 23:19 WIB
Melalui gelaran Toyota Eco Youth, pelajar diajak mengidentifikasi dan mencari solusi permasalahan lingkungan
16 April 2026, 16:15 WIB
Di tengah penurunan, BYD jadi salah satu merek mobil terlaris yang catatkan tren positif penjualan Maret 2026