Nasib Baterai EV Ketika Ditinggal Liburan Sebulan

Tanpa dicharge dan ditinggal dalam keadaan terisi sekitar 80 persen, begini nasib baterai EV ketika ditinggal liburan sebulan.

Nasib Baterai EV Ketika Ditinggal Liburan Sebulan

KatadataOTO –  Banyak car enthusiast atau para pemilik EV baik mobil atau motor listrik bertanya-tanya soal berapa lama baterai kendaraan mereka dapat menyimpan tenaga ketika ditinggal. Ketakutan yang banyak dirasakan adalah saat kembali setelah meninggalkan EV beberapa hari, baterai mereka akan habis dan tentu merepotkan terutama saat jauh dari charging station.

Memang secara umum baterai bakal kehilangan tenaga ketika beberapa waktu ditinggalkan. Namun belum banyak keterangan berapa lama tenaga listrik akan bersemanyam pada baterai.

Baru-baru ini atau tepatnya pas liburan akhir tahun lalu, seorang penulis InsideEVs melakukan eksperimen pada mobil listriknya KIa EV6. Ia yang penasaran akan hal di atas meninggalkan mobil listriknya di rumah di wilayah New York dari 15 Desember 2024 sampai 10 Januari 2025. 

Untuk diketahui, saat ditinggal daya baterai pada Kia EV6 pemilik telah mencharge baterainya hingga 80 persen dengan jangkau jarak 294 km. Ketika ditinggal pantai timur Amerika Serikat termasuk New York mengalami suhu sangat dingin, rata-rata di 0-12 derajat celcius dan yang terdingin mencapai kisaran -11 derajat celcius. 

Kia EV6 GT Line Inden sampai Agustus 2023
Photo : Istimewa

Setelah 28 hari berselang, ketika kembali ke rumah, sang pemilik yang selama liburan juga tidak memeriksa mobilnya lewat aplikasi di ponselnya langsung melakukan pengecekan. Hasil di MID menunjukan bahwa Kia EV miliknya masih memiliki daya baterai 78 persen dengan jarak tempuh 289 km.

Ini menjadi salah satu bukti kasus baterai EV hanya mengalami penurunan daya 2 persen ketika ditinggalkan selama kurang lebih sebulan. Termasuk pada baterai 12 volt-nya. 

Klaim Hyundai dan Neta di Indonesia

PT Hyundai Motors Indonesia (HMI) memastikan pemilik EV tidak perlu khawatir jika harus meninggalkan mobil dalam waktu lama. Daya baterai dipastikan akan tetap atau tidak drop, pemilik hanya perlu memperhatikan beberapa hal agar sistem pada mobil tetap berfungsi normal.

"Pastikan minimal baterai memiliki daya 50 persen ketika ingin ditinggal. Kami juga menyarankan untuk menyimpan mobil di lokasi aman dan terhindar dari sinar matahari langsung atau hujan agar terhindar dari cuaca ekstrim," jelas Sugiartono, Head of Technical & Quality Management PT HMI kepada KatadataOTO.

Khusus pengguna Ioniq 5 serta all-new Kona dapat memantau status kenndaraan dan baterai dari jarak jauh melalui aplikasi Hyundai Bluelink. 

Hyundai Ioniq 5
Photo : KatadataOTO

Sementara Neta menyarankan para pemilik untuk fokus pada baterai12V saja. Tujuannya agar ketika ditinggal lama mobil tidak memiliki masalah saat ingin dihidupkan kembali.

"Jika pemilik ingin meninggalkan mobil lebih dari 2 minggu disarankan untuk melepas terminal negatif dan positif baterai 12V agar tidak ada problem starting. Sementara berdasarkan pengalaman konsumen Neta, saat mobil ditinggal 4-5 hari daya baterai turun sekitar 2-3 persen," jelas Januar Eka Sapta, After Sales Senior Manager PT Neta Auto Indonesia kepada KatadataOTO.


Terkini

mobil
Mobil Cina

Fenomena Baru Mobil Cina, Banyak Desain dan Teknologi yang Mirip

Homogenisasi mobil Cina dinilai makin marak terjadi, teknologi tinggi tetapi tak sesuai kebutuhan konsumen

motor
Aura Kasih

Isi Garasi Aura Kasih, Ada Vespa GTS 150 Kuning

Artis Aura Kasih merupakan seorang penyuka otomotif, punya banyak koleksi motor dari Vespa sampai Kawasaki

news
Lalu lintas Puncak

Intip Strategi Baru Kepolisian Atasi Macet di Puncak Bogor

Kepolisian gandeng joki Puncak untuk bantu atasi kemacetan yang kerap terjadi khususnya di libur panjang

news
Truk Cina

Gaikindo Godok Aturan Baru untuk Tertibkan Peredaran Truk Cina

Nantinya truk Cina yang akan digunakan di Indonesia wajib mengikuti aturan yang berlaku seperti laik jalan

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 1

Berbagai model mobil baru dari merek seperti Toyota sampai Suzuki siap hadir, mayoritas lini elektrifikasi

mobil
VinFast

VinFast Belum Berencana Buka Pabrik Baterai EV di Indonesia

VinFast lebih memilih bekerjasama dengan Gotion Indonesia untuk menyediakan baterai EV pada setiap modelnya

mobil
BYD

BYD Kembangkan Pengisian Daya EV, Lebih Cepat dari Supercharger Tesla

BYD jawab kebutuhan pelanggan yang membutuhkan pengisian daya super cepat saat melakukan perjalanan jarak jauh

motor
motor baru

Pemilik Mobil Disebut Beralih ke Motor Karena Daya Beli Melemah

Menurut Yamaha membeli motor baru menjadi opsi lebih ramah di kantong saat kondisi ekonomi sedang sulit