Pemerintah Tegaskan Bakal Percepat Pembangunan Ekosistem EV
10 April 2026, 15:04 WIB
Tanpa dicharge dan ditinggal dalam keadaan terisi sekitar 80 persen, begini nasib baterai EV ketika ditinggal liburan sebulan.
Oleh Arie Prasetya
KatadataOTO – Banyak car enthusiast atau para pemilik EV baik mobil atau motor listrik bertanya-tanya soal berapa lama baterai kendaraan mereka dapat menyimpan tenaga ketika ditinggal. Ketakutan yang banyak dirasakan adalah saat kembali setelah meninggalkan EV beberapa hari, baterai mereka akan habis dan tentu merepotkan terutama saat jauh dari charging station.
Memang secara umum baterai bakal kehilangan tenaga ketika beberapa waktu ditinggalkan. Namun belum banyak keterangan berapa lama tenaga listrik akan bersemanyam pada baterai.
Baru-baru ini atau tepatnya pas liburan akhir tahun lalu, seorang penulis InsideEVs melakukan eksperimen pada mobil listriknya KIa EV6. Ia yang penasaran akan hal di atas meninggalkan mobil listriknya di rumah di wilayah New York dari 15 Desember 2024 sampai 10 Januari 2025.
Untuk diketahui, saat ditinggal daya baterai pada Kia EV6 pemilik telah mencharge baterainya hingga 80 persen dengan jangkau jarak 294 km. Ketika ditinggal pantai timur Amerika Serikat termasuk New York mengalami suhu sangat dingin, rata-rata di 0-12 derajat celcius dan yang terdingin mencapai kisaran -11 derajat celcius.
Setelah 28 hari berselang, ketika kembali ke rumah, sang pemilik yang selama liburan juga tidak memeriksa mobilnya lewat aplikasi di ponselnya langsung melakukan pengecekan. Hasil di MID menunjukan bahwa Kia EV miliknya masih memiliki daya baterai 78 persen dengan jarak tempuh 289 km.
Ini menjadi salah satu bukti kasus baterai EV hanya mengalami penurunan daya 2 persen ketika ditinggalkan selama kurang lebih sebulan. Termasuk pada baterai 12 volt-nya.
PT Hyundai Motors Indonesia (HMI) memastikan pemilik EV tidak perlu khawatir jika harus meninggalkan mobil dalam waktu lama. Daya baterai dipastikan akan tetap atau tidak drop, pemilik hanya perlu memperhatikan beberapa hal agar sistem pada mobil tetap berfungsi normal.
"Pastikan minimal baterai memiliki daya 50 persen ketika ingin ditinggal. Kami juga menyarankan untuk menyimpan mobil di lokasi aman dan terhindar dari sinar matahari langsung atau hujan agar terhindar dari cuaca ekstrim," jelas Sugiartono, Head of Technical & Quality Management PT HMI kepada KatadataOTO.
Khusus pengguna Ioniq 5 serta all-new Kona dapat memantau status kenndaraan dan baterai dari jarak jauh melalui aplikasi Hyundai Bluelink.
Sementara Neta menyarankan para pemilik untuk fokus pada baterai12V saja. Tujuannya agar ketika ditinggal lama mobil tidak memiliki masalah saat ingin dihidupkan kembali.
"Jika pemilik ingin meninggalkan mobil lebih dari 2 minggu disarankan untuk melepas terminal negatif dan positif baterai 12V agar tidak ada problem starting. Sementara berdasarkan pengalaman konsumen Neta, saat mobil ditinggal 4-5 hari daya baterai turun sekitar 2-3 persen," jelas Januar Eka Sapta, After Sales Senior Manager PT Neta Auto Indonesia kepada KatadataOTO.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 April 2026, 15:04 WIB
05 April 2026, 20:10 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
19 Februari 2026, 16:27 WIB
19 Februari 2026, 15:00 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia