Nama Mobil Ini Dipaksa Ganti Oleh Pemerintah, Dianggap Ilegal

Nama mobil yang baru diperkenalkan sepekan dipaksa untuk berganti karena dianggap melanggar aturan pemerintah

Nama Mobil Ini Dipaksa Ganti Oleh Pemerintah, Dianggap Ilegal

KatadataOTO – Urusan penamaan mobil pada umumnya dirancang berkaitan dengan wilayah hingga unsur yang melekat. Terlebih untuk produk dalam negeri sendiri pasti akan lebih menonjolkan ciri khas.

Hal ini terjadi pada model terbaru dari Alfa Romeo. Untuk membuat unit lebih kental sebagai mobil nasional Italia, maka disematkan Milano sebagai panggilan kendaraan.

Alfa Romeo Milano merupakan jagoan baru yang diperkenalkan sepekan lalu. Namun terjadi kontroversi atas penggunaan nama mobil Milano tidak lama kemudian.

Adalah Adolfo Urso, Menteri Perusahaan Italia dan Made in Italia menyatakan penamaan tersebut ilegal. Hal ini dikarenakan mobil merupakan hasil produksi negara lain.

Nama Mobil
Photo : Carscoops

“Mobil bernama Milano tidak boleh diproduksi di Polandia. Karena undang-undang menetapkan tidak boleh memberikan indikasi yang menyesatkan konsumen,” kata Adolfo seperti dikutip Carscoops.com.

Selaku pabrikan mobil asal negeri Pizza, Alfa Romeo berada di bawah naungan FCA (Fiat Chrysler Automobiles) Group. Mereka memiliki fasilitas pabrik perakitan kendaraan di Tychy, Polandia.

Aksi yang dilakukan sang Menteri dianggap konyol oleh banyak orang. Namun tidak sedikit juga mendukungnya karena menjadi bagian dari nasionalisme.

Namun langkah yang dilakukan Alfa Romeo banyak dilakukan pabrikan lain di dunia. Sebut saja Hyundai memiliki ada beberapa pabrik termasuk di Indonesia.

Bahkan merek mobil nasional dan digadang-gadang sebagai produk dalam negeri, ternyata buatan negara lain. Seperti contohnya antara lain seperti Timor, Bimantara dan terbaru adalah Esemka.

Kericuhan nan melibatkan salah satu produk Alfa Romeo membuat perusahaan mengambil langkah praktis. Mereka mengubah nama Milano menjadi Junior.

Nama Mobil
Photo : Carscoops

“Meskipun kami percaya bahwa nama tersebut telah memenuhi seluruh persyaratan hukum dan masih ada masalah jauh lebih penting. Alfa Romeo telah memutuskan untuk mengubah Milano menjadi Junior,” ungkap perwakilan pabrikan.

Tidak hanya melakukan ubahan panggilan dari produk terbaru itu. Alfa Romeo juga berbangga diri atas bantuan pemerintah atas perdebatan itu.

“Kami berterima kasih atas publisitas gratis yang dihasilkan atas masalah ini,” tulis mereka.

Alfa Romeo Junior dikatakan cukup sukses karena mendapat banyak perhatian. Bahkan diklaim bahwa situs resmi Alfa Romeo eror selama beberapa jam karena dipenuhi pengunjung.


Terkini

mobil
Toyota Innova Zenix

Suzul Avanza, Harga Toyota Innova Zenix Naik di Awal Tahun

Menurut informasi yang dihimpun, Toyota Innova Zenix paling murah dipasarkan dengan banderol Rp 437,3 jutaan

mobil
Harga Hyundai Ioniq 5

Harga Hyundai Ioniq 5 Naik Rp 81 Juta di Pertengahan Januari 2026

Harga Hyundai Ioniq 5 langsung terkerek tinggi dibandingkan tahun lalu, sehingga bisa memberatkan konsumen

mobil
Mobil listrik MG

Tahun Baru, MG Tawarkan Promo Menarik Dua Produk Unggulan

MG Motor Indonesia menggelar program penawaran menarik untuk konsumen setia di Tanah Air di awal 2026

mobil
Insentif Otomotif

Airlangga Ungkap Tengah Kaji Insentif Otomotif di 2026

Airlangga mengaku tengah melakukan evaluasi insentif otomotif untuk di 2026 agar industri bisa tetap berjalan

mobil
Merek mobil terlaris

20 Mobil Terlaris 2025, BYD Ganggu Dominasi Pabrikan Jepang

Toyota Avanza jadi mobil terlaris di 2025 namun BYD mulai merangsek naik dengan memasukkan dua model ke 20 besar

motor
Yamaha Nmax

Motor Yamaha Terlaris pada 2025, Ada Nmax sampai Fazzio

Sepanjang periode tahun lalu pasar motor baru menunjukan kinerja cukup positif, termasuk dirasakan oleh Yamaha

mobil
Mobil LCGC

5 Mobil LCGC Terlaris pada 2025, Daihatsu Sigra Tetap Jadi Idaman

Menurut data Gaikindo, segmen mobil LCGC hanya membukukan wholesales di anga 122.686 unit sepanjang 2025

mobil
Neta

Neta Pastikan Bisnisnya Tetap Berjalan di Indonesia Tahun Ini

Menghadapi tantangan berat dan persaingan sengit, penjualan retail Neta mengalami penurunan tajam di 2025