Yamaha Ajak Anak Muda Unjuk Bakat Pakai Grand Filano
24 September 2026, 11:00 WIB
Maverick Vinales meraih kemenangan pertamanya bersama Aprilia dan mengungkap kelemahan ketika bersama Yamaha
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Maverick Vinales sukses meraih kemenangan pertamanya bersama Aprilia di MotoGP Amerika Serikat 2024. Keberhasilan tersebut memiliki banyak makna mengingat masa lalu dengan pabrikan motor lain.
Seperti diketahui rider asal Spanyol ini menyudahi kontrak bersama lebih awal. Rentetan masalah yang dialami selama beberapa musim membuat frustasi.
Usai berpisah dengan Yamaha, Vinales bergabung ke Aprilia tidak lama kemudian. Namun banyak orang meragukan dia bisa mengembalikan performa terbaik.
Menunggangi Aprilia RS-GP tidak serta merta membuat pembalap berjuluk Top Gun langsung berprestasi. Setidaknya membutuhkan dua musim hingga kemenangan pertama di Austin akhir pekan lalu.
“Semua orang tahu di masa lalu saya sangat menderita hanya untuk mendekati pembalap lain. Sekarang saya sudah memiliki motor yang bisa mengerem lebih dekat, tidak mudah tapi bisa dicoba," kata Vinales dikutip Crash (15/04).
Ia bahkan menjadi pembalap pertama yang memenangkan balapan dengan tiga merek berbeda di MotoGP yakni Aprilia, Yamaha dan Suzuki.
Mulai mendulang prestasi di manufaktur asal Italia, Vinales mulai mengungkap penyebab urung bersinar di Yamaha. Ia berhasil mengembangkan motor untuk dibekali senjata khusus.
“Saya memiliki senjata untuk dipakai dan itu besar. Biasanya pembalap tidak bisa langsung memulai balapan dan memimpin lomba,” ungkap Vinales kemudian.
Menurut dia sekarang semua pembalap melakukan pengereman terlambat atau Late Braking. Namun motor yang paling stabil di akhir bisa berada di urutan terdepan.
Bersama tim Vinales melakukan pengembangan motor untuk bisa menyalip kompetitor di lintasan balap. Mereka berusaha memahami kebutuhan kendaraan saat menyusul.
“Tahun lalu kami mengubah keseimbangan motor dan menemukan kembali kecepatan. Level kebahagiaan kali ini adalah luar biasa,” jelas Vinales menggambarkan perasaannya.
Saat melakukan start di MotoGP Amerika Serikat 2024, Vinales sempat terlempar hingga posisi sembilan. Namun dengan gigih ia menyisihkan semua pembalap di depannya.
Terakhir Vinales menyalip Pedro Acosta untuk mengambil alih posisi pimpinan lomba. Lalu rider Aprilia tersebut mulai menjauh dari kejaran Acosta dan menuai pujian.
“Tidak ada satupun pembalap di dunia ini yang mampu mengalahkan Maverick di COTA. Bahkan ketika di sesi Sprint dia tampak datang dari dunia lain,” tutur Acosta.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 September 2026, 11:00 WIB
20 September 2026, 20:03 WIB
13 September 2026, 17:47 WIB
12 September 2026, 11:00 WIB
12 September 2026, 08:14 WIB
Terkini
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan SIM keliling Bandung agar memudahkan para pengendara motor dan mobil hari ini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal