Toyota Kembali ke F1, Jadi Sponsor Utama Tim Haas di 2026
04 Januari 2026, 19:00 WIB
Tim diklaim bakal siap dan berlaga secara optimal di musim 2026 atau 2027, kehadiran Audi di F1 masih dinanti
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Audi selaku pabrikan otomotif asal Jerman digadang masuk F1 pada musim 2026 sebagai penyedia power unit atau mesin.
Meski begitu di tahun tersebut arsitektur jantung pacu ICE (Internal Combustion Engine) V6 masih akan dipertahankan. Namun menyesuaikan kebijakan F1 berupa penambahan tenaga elektrik dan 100 persen pakai bahan bakar ramah lingkungan.
Hanya saja baru-baru ini James Key selaku Technical Director Sauber Formula 1 menegaskan tim Audi itu masih belum siap sampai 2027.
Ia menegaskan ada rencana signifikan dan terstruktur yang sudah disiapkan guna memastikan kesiapan tim tersebut.
“Kita sudah mulai bergerak dan menarik lebih banyak talent potensial untuk melengkapi, jelas ini bukti yang kami kerjakan sungguh-sungguh di balik layar,” ucap Key dilansir dari Motorsport, Sabtu (6/1).
Key mengatakan tim masih butuh waktu dan kemajuan akan mulai lebih terlihat di 2026.
“Saya pikir jika disimpulkan kita belum bisa jadi sebuah produk jadi paling tidak sampai 2027, masih banyak yang harus dibereskan,” ungkap Key.
Sekadar informasi semenjak 2022 sudah santer diberitakan bahwa Audi akan bergabung dengan F1 World Championship. Pabrik tersebut juga ingin ikut ambil bagian mengejar target Net Zero Carbon per 2030.
Audi masuk F1 lewat Sauber Motorsport AG sekaligus mengakusisi saham minoritas perusahaan itu. Pihak pabrik mengkonfirmasi keterlibatan di F1 saat Grand Prix Belgia bertepatan pengumuman regulasi baru F1.
Stefano Domenicali, Presiden dan CEO F1 mengatakan pihaknya berbangga menyambut Audi ke F1, karena sekaligus jadi penanda kemajuan motorsport tersebut.
“Ini juga jadi hal penting mengingat bahwa kita bergerak ke arah mesin berteknologi hybrid sebagai solusi masa depan sektor otomotif,” ujar Stefano.
Sementara itu Oliver Hoffmann sebagai Kepala Teknis Audi menyebut proyek Audi di F1 tengah berkembang pesat terkhusus dalam beberapa bulan terakhir.
Menurud dia yang jadi fokus adalah teknologi manufaktur serta manajemen energi mesin berteknologi hybrid.
“Bagaimanapun efisiensi adalah faktor kunci keberhasilan untuk Formula 1 dan mobilitas masa depan,” ucap Oliver.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Januari 2026, 19:00 WIB
24 Desember 2025, 17:03 WIB
23 Desember 2025, 13:00 WIB
13 November 2025, 21:30 WIB
24 September 2025, 14:00 WIB
Terkini
25 Januari 2026, 07:00 WIB
Menjelang akhir Januari hampir semua harga LCGC mengalami kenaikan, Honda Brio Satya tipe tertinggi Rp 4 juta
24 Januari 2026, 17:00 WIB
Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal
24 Januari 2026, 15:00 WIB
Farizon SV hadir di Indonesia dan siap menantang Toyota Hiace di bidang transportasi perkotaan Tanah Air
24 Januari 2026, 13:00 WIB
Jaecoo ingin para konsumen di Indonesia tidak merasa berat ketika ingin membeli mobil listrik mereka di 2026
24 Januari 2026, 11:17 WIB
Yamaha Fazzio Hybrid tampil lebih segar di awal 2026 dengan diberikan warna maupun grafis baru di seluruh tipe
24 Januari 2026, 09:00 WIB
Guna meningkatkan TKDN, Aletra akan memperbanyak aktivitas pabrik terkhusus prosedur perakitan baterai
24 Januari 2026, 07:00 WIB
Pemesanan Honda Prelude sudah mulai dibuka pada 23 Januari, namun hanya tersedia di diler-diler tertentu
23 Januari 2026, 21:06 WIB
Demi memberikan wadah kepada para pencinta modifikasi di Indonesia, kick off IMX 2026 baru saja dimulai