BYD Racco Resmi Hadir di Sri Lanka, Harganya Setengah Miliar Lebih
18 Oktober 2026, 17:00 WIB
Mudik menggunakan mobil listrik kini lebih nyaman karena fasilitas SPKLU sudah lebih banyak ketimbang sebelumnya
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Mudik menggunakan mobil listrik saat Lebaran 2023 dipastikan akan lebih nyaman dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) kini sudah lebih banyak.
PT Jasamarga Semarang Batang telah menyiapkan sedikitnya empat SPKLU untuk dimanfaatkan pemudik yang melintas di ruas tol Semarang-Batang. Dengan demikian diharapkan risiko terjadinya kepadatan antrean pengisian daya berkurang.
“Di rest area KM 379 A KM 389 B sudah disediakan masing-masing dua SPKLU. Jadi total Jasamarga Semarang Batang ada empat unit,” ungkap Nasrullah, Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang beberapa waktu lalu.
Dilansir dari Antara, SPKLU tersebut merupakan hasil kolaborasi PT Jasamarga Semarang Batang dengan PT PLN. Langkah ini dilakukan karena semakin banyaknya permintaan pengisian daya oleh pengguna mobil listrik.
“Kami sebenarnya mengikuti permintaan yang ada di masyarakat. Kalau nanti ternyata pengguna semakin meningkat tentu kita harus mendengarkan pasar dengan cara menambahnya sesuai kebutuhan,” katanya.
Narullah pun memastikan bahwa kehadiran empat SPKLU di ruas tol Semarang Batang masih mampu memenuhi untuk pengguna tol yang memakai kendaraan listrik. Terlebih jumlah pengguja mobil listrik memang belum banyak.
Beragam persiapan lain untuk menyambut arus mudik Lebaran tahun ini, khususnya di area istirahat juga telah dilakukan. Salah satunya adalah mengoptimalkan kapasitas parkir di empat area istirahat yang ada di sepanjang ruas tol tersebut.
"Di ruas tol Semarang Batang ini ada empat rest area. Di jalur ke arah Semarang ada di KM 379 A dan KM 391 A kemudian jalur ke arah Jakarta di KM 389 B serta KM 391 B," jelasnya.
Ia mengatakan petugas Jasamarga akan disiagakan selama 24 jam untuk mengatur parkir di area istirahat agar optimal, bekerja sama dengan kepolisian untuk membantu pengamanan. Selain itu ketika kapasitas area istirahat sudah penuh dan terjadi antrean maka arus kendaraan akan dialihkan
"Ketika kapasitas penuh, terjadi antrean, kami bekerja sama dengan kepolisian. Atas diskresi kepolisian akan mengalihkan arus lalu lintas ke rest area berikutnya,” tegas Narullah.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
18 Oktober 2026, 17:00 WIB
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Terkini
18 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sri Lanka menjadi pasar setir kanan pertama di luar Jepang yang dipilih BYD dalam memasarkan kei car Racco
18 Oktober 2026, 16:28 WIB
BMW Astra baru saja meresmikan DSA di Cibuntu, Kab Kuningan dengan memberikan sejumlah bantuan ke masyarakat
17 Oktober 2026, 10:26 WIB
Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan