Wuling Raup 3.290 SPK di GIIAS 2026, Aira ev Dominan
11 Agustus 2026, 12:37 WIB
Lakukan kerja sama dengan Gotion Hi-Tech, mobil listrik Wuling pakai baterai buatan lokal untuk permudah purna jual.
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Wuling Motors terus membuktikan usahanya dalam meniagakan mobil listrik di Indonesia. Terkini mereka akan memproduksik baterai lokal.
Langkah tersebut diambil demi mengembangkan ekosistem kendaraan elektrik di Tanah Air dari hulu ke hilir. Sehingga bisa membantu upaya pemerintah dalam mendorong masyarakat beralih ke mobil ramah lingkungan.
Sebagai informasi mobil listrik Wuling pakai baterai buatan lokal hasil kerja sama dengan PT Gotion Green Energy Solutions Indonesia (Gotion Hi-Tech), yang diresmikan pada November 2022.
Mereka optimistis produk kendaraan elektrik menggunakan baterai lokal akan segera terwujud di Tanah Air. Sehingga harganya dapat lebih terjangkau.
“Melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia serta penyerahan baterai mobil listrik hasil kerjasama Gotion Hi-Tech yang diproduksi di dalam negeri tentunya menjadi komitmen nyata Wuling dalam mengembangkan ekosistem juga industri kendaraan bermotor elektrik berbasis baterai dari hulu hingga hilir," ujar Presiden Direktur Wuling Motors, Shi Guoyong dalam keterangannya.
Adapun Gotion Hi-Tech merupakan perusahaan global yang berinvestasi di Indonesia untuk bidang pembuatan penampung daya kendaraan setrum. Melalui kemitraan ini, komitmen Wuling dalam memproduksi kendaraan dengan pasokan lokal berkualitas dapat terwujud.
Memang mereka banyak menggandeng berbagai perusahaan global sebagai mitra rantai pasok. Jadi layanan purna jual mobil listrik Wuling pakai baterai lokal lebih mudah.
Selain itu Wuling juga melakukan prosesi melalukan penandatanganan Nota Kesepahaman Investasi Proyek Baru Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) antara PT SGMW Motor Indonesia dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia di waktu yang bersamaan.
Kesepakatan dilakukan oleh Shi Guoyong selaku Presiden Direktur Wuling Motor juga Septian Hario Seto, Deputi Bidang Koordinasi Investasi serta Pertambangan, Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Indonesia.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Wuling untuk berkontribusi terhadap perkembangan kendaraan setrum di indonesia. Oleh sebabnya potensi pada segmen mobil listrik masih terbuka lebar selain itu memiliki ruang pengembangan yang lebih jauh.
Lalu mereka juga menyerahkan 50 Wuling Air ev guna mendukung penyelenggaraan KTT ASEAN 2023 di Labuan Bajo yang berlangsung pada Mei 2023.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Agustus 2026, 12:37 WIB
02 Agustus 2026, 20:04 WIB
01 Agustus 2026, 22:00 WIB
29 Juli 2026, 22:23 WIB
23 Juli 2026, 18:32 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E