Suzuki e Sky Terdaftar di Indonesia yang Tengah Ramai EV Mungil
17 September 2026, 13:00 WIB
Salah satu penyebab mobil listrik tiba-tiba terbakar adalah baterai dalam kondisi Thermal Runaway, simak beberapa faktornya
Oleh Arie Prasetya
KatadataOTO – Belakangan banyak ditemukan kejadian mobil listrik tiba-tiba terbakar, salah satunya terjadi di Korea Selatan yang menimpa Mercedes Benz EQE. EV kelas premium ini tiba-tiba terbakar saat parkir di area apartemen dan akibat kejadian itu 21 orang harus dilarikan ke rumah sakit dan merusak sekitar 100 mobil.
Kejadian ini kemudian menyebabkan mosi tidak percaya pada mobil listrik di Korea. Hal ini ditandai dengan secara tiba-tiba banyak pengguna mobil listrik di negeri gingseng menjual kendaraannya di market place dan dengan harga yang jatuh.
Sampai berita ini dibuat, penyebab kejadian di atas masih dalam proses investigasi. Dan KatadataOTO mencoba menginventarisir penyebab EV tiba-tiba terbakar dan kemungkinan salah satu penyebabnya adalah baterai dalam kondisi Thermal Runaway.
Kondisi Thermal Runaway sendiri adalah fenomena yang dapat mempengaruhi sistem penyimpanan energi, dapat diisi ulang termasuk baterai dan terdapat pada EV tentunya. Hal ini terjadi saat suhu di dalam salah satu sel baterai meningkat cepat, panas berlebih kemudian berkombinasi dengan resistensi internal yang lebih rendah terhadap arus pengisian.
Ada beberapa faktor penyebab Thermal Runaway pada EV mulai dari suhu sekitar yang tinggi, usia baterai hingga pengisian daya yang berlebihan termasuk pengunaan fast charging. Dan jika kondisi ini sudah terjadi (terbakar), sangat tidak mungkin akan berhenti dengan sendirinya.
Jika suhu meningkat dan tidak segera dikendalikan dengan efektif maka kondisi baterai akan menjadi terlalu panas. Tentu menyebabkan kerusakan signifikan pada baterai dan kompartemennya. Malah dalam beberapa kasus bahan kimia atau gas beracun pada baterai akan ikut bocor.
Risiko yang timbul akibat Thermal Runaway kemudian akan meluas bagi pengguna mobil listrik dan lingkungan sekitarnya. Kegagalan sistem ini berujung pada kebakaran hingga ledakan dan pada EV akan memiliki situasi lebih ekstrim dibandingkan kendaraan mesin konvensional atau ICE.
Sebagai teknologi lebih baru, masalah dengan kendaraan setrum cenderung lebih kompleks karena proses pemadamannya tidak semudah dibayangkan.
Prioritas pengguna kendaraan EV adalah mencegah terjadinya kondisi Thermal Runaway. Yang sama sekali tidak boleh dilewatkan adalah melakukan perawatan rutin termasuk benar-benar memperhatikan tegangan pengisian daya, memperhatikan suhu udara di sekitar baterai hingga langkah penggantian sesuai umur pakainya.
Jadi sekali lagi, meski penggunaan EV disebut Low Maintenance, namun para pengguna harus benar-benar menjaga kondisi kendaraannya. Perhatikan semua instruksi yang diberikan oleh pabrikan dalam hal perawatan berkala.
Terakhir, tentu para pengguna harus lebih sensitif jika merasakan atau mendeteksi gejala-gejala kerusakan pada kendaraan listriknya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 09:00 WIB
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
Terkini
19 September 2026, 09:00 WIB
Wuling Starlight M merupakan versi baru dari Darion, ukuran jauh lebih besar dan dapat ubahan eksterior
19 September 2026, 07:00 WIB
AiMOGA yang merupakan perusahaan di bawah naungan Chery Group kembali menunjukkan komitmennya di Tanah Air
18 September 2026, 22:02 WIB
Automechanika 2026 akan digelar di Jakarta, diharapkan bisa gairahkan pasar komponen kendaraan di Indonesia
18 September 2026, 17:00 WIB
Jorge Martin mengaku siap untuk kembali bersaing dengan Marc Marquez di MotoGP Austria 2026 di akhir pekan
18 September 2026, 16:50 WIB
Penjualan Honda pulih di Agustus 2026, namun masih ada PR besar untuk kembali ke lima besar merek terlaris
18 September 2026, 09:36 WIB
Wuling Eksion PHEV hadir untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang tidak hanya bermobilitas di dalam kota
18 September 2026, 06:00 WIB
Mobil pribadi dengan pelat nomor yang tidak sesuai diharapkan tidak melintas area Ganjil Genap Jakarta
18 September 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tetap beroperasi di lima lokasi di sekitar ibu kota