BYD Masih Merajai Pasar Mobil Listrik di Indonesia
11 Desember 2025, 20:06 WIB
Salah satu penyebab mobil listrik tiba-tiba terbakar adalah baterai dalam kondisi Thermal Runaway, simak beberapa faktornya
Oleh Arie Prasetya
KatadataOTO – Belakangan banyak ditemukan kejadian mobil listrik tiba-tiba terbakar, salah satunya terjadi di Korea Selatan yang menimpa Mercedes Benz EQE. EV kelas premium ini tiba-tiba terbakar saat parkir di area apartemen dan akibat kejadian itu 21 orang harus dilarikan ke rumah sakit dan merusak sekitar 100 mobil.
Kejadian ini kemudian menyebabkan mosi tidak percaya pada mobil listrik di Korea. Hal ini ditandai dengan secara tiba-tiba banyak pengguna mobil listrik di negeri gingseng menjual kendaraannya di market place dan dengan harga yang jatuh.
Sampai berita ini dibuat, penyebab kejadian di atas masih dalam proses investigasi. Dan KatadataOTO mencoba menginventarisir penyebab EV tiba-tiba terbakar dan kemungkinan salah satu penyebabnya adalah baterai dalam kondisi Thermal Runaway.
Kondisi Thermal Runaway sendiri adalah fenomena yang dapat mempengaruhi sistem penyimpanan energi, dapat diisi ulang termasuk baterai dan terdapat pada EV tentunya. Hal ini terjadi saat suhu di dalam salah satu sel baterai meningkat cepat, panas berlebih kemudian berkombinasi dengan resistensi internal yang lebih rendah terhadap arus pengisian.
Ada beberapa faktor penyebab Thermal Runaway pada EV mulai dari suhu sekitar yang tinggi, usia baterai hingga pengisian daya yang berlebihan termasuk pengunaan fast charging. Dan jika kondisi ini sudah terjadi (terbakar), sangat tidak mungkin akan berhenti dengan sendirinya.
Jika suhu meningkat dan tidak segera dikendalikan dengan efektif maka kondisi baterai akan menjadi terlalu panas. Tentu menyebabkan kerusakan signifikan pada baterai dan kompartemennya. Malah dalam beberapa kasus bahan kimia atau gas beracun pada baterai akan ikut bocor.
Risiko yang timbul akibat Thermal Runaway kemudian akan meluas bagi pengguna mobil listrik dan lingkungan sekitarnya. Kegagalan sistem ini berujung pada kebakaran hingga ledakan dan pada EV akan memiliki situasi lebih ekstrim dibandingkan kendaraan mesin konvensional atau ICE.
Sebagai teknologi lebih baru, masalah dengan kendaraan setrum cenderung lebih kompleks karena proses pemadamannya tidak semudah dibayangkan.
Prioritas pengguna kendaraan EV adalah mencegah terjadinya kondisi Thermal Runaway. Yang sama sekali tidak boleh dilewatkan adalah melakukan perawatan rutin termasuk benar-benar memperhatikan tegangan pengisian daya, memperhatikan suhu udara di sekitar baterai hingga langkah penggantian sesuai umur pakainya.
Jadi sekali lagi, meski penggunaan EV disebut Low Maintenance, namun para pengguna harus benar-benar menjaga kondisi kendaraannya. Perhatikan semua instruksi yang diberikan oleh pabrikan dalam hal perawatan berkala.
Terakhir, tentu para pengguna harus lebih sensitif jika merasakan atau mendeteksi gejala-gejala kerusakan pada kendaraan listriknya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Desember 2025, 20:06 WIB
11 Desember 2025, 18:33 WIB
11 Desember 2025, 13:00 WIB
11 Desember 2025, 11:00 WIB
10 Desember 2025, 14:00 WIB
Terkini
11 Desember 2025, 21:30 WIB
Mazda gelar beragam promo menarik di akhir tahun untuk memudahkan masyarakat mendapat mobil yang dibutuhkan
11 Desember 2025, 20:06 WIB
Menawarkan beragam lini produk mobil listrik, BYD Indonesia terus meraih respon positif dari masyarakat
11 Desember 2025, 19:16 WIB
Mitsubishi Fuso mendominasi pasar kendaraan niaga di Tanah Air dengan menorehkan market share 39,9 persen
11 Desember 2025, 18:33 WIB
Mobil yang diyakini bakal jadi Wuling Almaz Darion di Indonesia resmi meluncur, ada tiga opsi jantung pacu
11 Desember 2025, 17:16 WIB
Gokart indoor terbaru di Jakarta, Drift.inc resmi dibuka di Central Park Mall dengan panjang trek 284 meter
11 Desember 2025, 16:00 WIB
GWM Puri memiliki fasilitas 3S (Sales, Service dan Spare Parts) untuk bisa memanjakan konsumen setia
11 Desember 2025, 15:00 WIB
Meskipun baru mendapatkan penyegaran tahun ini, X55-II tidak signifikan membantu penjualan BAIC di RI
11 Desember 2025, 14:00 WIB
Pramac Yamaha menjadi skuad pertama yang akan memamerkan tampilan motor balap baru mereka untuk MotoGP 2026