Diskon Hyundai Ioniq 5 di GJAW 2025 Tembus Rp 200 Juta
28 November 2025, 13:00 WIB
Memiliki banyak peluang bahaya jika terjadi, manufaktur mobil listrik perlu latih teknisi hadapi kebakaran EV
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kebakaran mobil listrik hingga saat ini masih jadi satu hal yang jadi perhatian konsumen ketika ingin beralih ke EV (Electric Vehicle). Meski masih jarang terjadi, baterai terbakar hampir mustahil dipadamkan dalam waktu singkat.
Neta sebagai salah satu produsen EV turut menyiapkan langkah mitigasi apabila terjadi kebakaran mobil listrik. Salah satunya adalah dengan menyiapkan prosedur penanganan dan mensosialisasikannya ke pihak teknisi.
Berbeda dari kebakaran mobil konvensional, kandungan pada baterai mobil listrik membuatnya sulit dipadamkan tanpa alat pemadam khusus dan tidak bisa ditangani sendiri. Perlu bantuan dari berbagai pihak termasuk pemadam kebakaran.
“Cara tepat bagi pihak diler atau damkar ketika terjadi seperti ini, hal pertama adalah mobilnya dibuat terbalik atau miring,” ucap Januar Eka Sapta, Aftersales Senior Manager Neta Auto Indonesia di PIK 2 beberapa waktu lalu.
Sehingga ia menjelaskan buat penanganan pada mobil listrik Neta, butuh sekitar delapan sampai 10 orang untuk membalikkan mobil.
Hal tersebut dilakukan guna mempermudah akses pemadaman api langsung ke sumbernya yaitu baterai mobil listrik.
Meski begitu ada cara untuk mengidentifikasi baterai yang akan terbakar sebelum api membesar. Yakni melihat apakah ada asap muncul.
“Pihak pemadam kebakaran atau mekanik Neta harus membuat lubang di pinggiran baterai menggunakan bor listrik saat mobil masih berasap. Tujuannya untuk melepas tekanan yang ada di dalam baterai,” ucap Januar.
Ketika sudah dilubangi, pihak pemadam kebakaran barulah bisa menembakkan pemadam Water Based ke lubang tersebut.
Meski bisa terjadi karena berbagai faktor, hal yang bisa dilakukan pemilik mobil listrik adalah menghindari modifikasi kelistrikan pada EV.
Menurut Januar, kebakaran mobil listrik juga bisa disebabkan oleh baterai kecil 12v alias aki mobil kemudian merembet ke baterai utama.
“Itu bisa diinvestigasi. Makanya kalau saya selalu edukasi ke konsumen dan diler minimalisir modifikasi elektrikal,” tegas Januar.
Sekadar informasi Neta memiliki tiga model mobil listrik ditawarkan ke konsumen yakni Neta V, Neta V-II dan Neta X. Dua modelnya yakni V-II dan X sudah dirakit lokal di fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 November 2025, 13:00 WIB
28 November 2025, 12:00 WIB
27 November 2025, 22:00 WIB
27 November 2025, 19:40 WIB
27 November 2025, 09:00 WIB
Terkini
28 November 2025, 17:00 WIB
Changan Deepal S07 dipasarkan sebagai SUV yang memiliki berbagai keunggulan mulai dari fitur hingga teknologi
28 November 2025, 16:00 WIB
MG tawarkan kemudahan pembelian unit selama GJAW 2025, termasuk DP rendah untuk mobil listrik MG 4 EV
28 November 2025, 15:00 WIB
Blackauto Battle The Final 2025 baru saja diselenggarakan, tercatat banyak program maupun turnamen digelar
28 November 2025, 14:00 WIB
Ganjil genap Puncak masih menjadi andalan pihak kepolisian dalam menangani kepadatan yang terjadi di kawasan wisata
28 November 2025, 13:00 WIB
Mobil listrk Hyundai Ioniq 5 dikenakan potongan harga Rp 200 jutaan selama GJAW 2025, berlaku di pameran
28 November 2025, 12:00 WIB
BYD Atto 1 berpeluang jadi mobil listrik pertama yang diproduksi di pabrik di kawasan Subang, Jawa Barat
28 November 2025, 11:00 WIB
Daihatsu berharap Penjualan mobil baru bisa membaik pada sisa tahun ini dan pada 2026 terus melonjak
28 November 2025, 10:00 WIB
Sejak dibuka pada Jumat (21/11), pengunjung yang datang ke GJAW 2025 sepertinya jauh dari harapan banyak pihak