Pengamat Ungkap Kebakaran EV di RI Bukan Disebabkan oleh Baterai
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
Geely Indonesia ingin memastikan keamanan dari mobil listrik Starwish atau Xingyuan yang bakal masuk Tanah Air
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Peluncuran Geely Xingyuan atau Starwish di Indonesia tinggal menunggu waktu. Namun sialnya mobil listrik ini terbakar di Cina.
Melansir Carnewschina di Jumat (07/11), peristiwa tersebut terjadi di kawasan industri Suzhou, Jiangsu pada 23 Oktober 2025.
Melihat hal itu, Geely Auto Indonesia pun buka suara mengenai calon mobil listrik baru mereka di Tanah Air.
“Tentu saja kami sedang pantau berita-berita tersebut dan menunggu jawaban dari kantor pusat,” ungkap Constantinus Herlijoso, Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia di Gading Serpong, Tangerang beberapa waktu lalu.
Herlijoso menuturkan bahwa mereka tengah menantikan mengapa Geely Starwish atau Xingyuan bisa sampai dilalap si jago merah.
Menurut dia terbakarnya Electric Vehicle (EV) tersebut digadang-gadang bukan disebabkan karena baterai. Sebab diawali dengan letupan dari dalam kabin.
“Jadi kemungkinan seperti kita tahu kan barang-barang sensitif terutama terhadap panas itu masih ada yang suka taruh di dalam mobil,” lanjut dia.
Meski begitu Geely Auto Indonesia belum bisa memastikan apa penyebabnya. Mereka tengah menunggu jawaban dari kantor pusat di Cina.
Jenama asal Tiongkok itu juga terus berusaha memastikan keamanan dari mobil listrik yang akan mereka boyong ke Tanah Air. Hal ini penting agar konsumen merasa tenang menggunakannya.
“Kami terus evaluasi dan pantau, karena kita di laboratorium yang dimiliki oleh Geely selalu mengetes keamanan baterai tersebut,” tegas Herlijoso.
Sekadar informasi, Geely Starwish sebelumnya sempat mejeng dalam ajang GIIAS 2025. Bahkan sejumlah tenaga penjual sudah membuka keran pemesanan.
“Harga Geely Starwish di Rp 250 jutaan sampai Rp 300 jutaan. Pasti di bawah EX5,” kata seorang tenaga penjual Geely saat dihubungi KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Geely Starwish menggunakan platform Global Intelligent Electric Architecture (GEA). Memungkinkan EV satu ini menawarkan dua opsi kapasitas baterai, yakni 30,12 kWh dan 40,16 kWh.
Berdasarkan metode pengetesan CLTC, masing-masing penampung daya di atas menyuguhkan daya jelajah 310 km serta 410 km dalam satu kali pengecasan.
Menurut kabar beredar, Geely Starwish akan resmi dipasarkan di Indonesia pada kuartal empat tahun ini. Bisa jadi diluncurkan dalam gelaran GJAW 2025 yang berlangsung akhir November nanti.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
04 Agustus 2026, 07:00 WIB
Terkini
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
Sejauh ini, kebakaran EV yang terjadi di Indonesia bukan disebabkan oleh baterai dan masih dapat dipadamkan
12 Agustus 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 i-DM resmi diluncurkan dalam ajang GIIAS 2026, SUV satu ini dipasarkan dengan banderol Rp 699 juta
12 Agustus 2026, 06:16 WIB
Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta yang dapat melayani prosedur perpanjangan Surat Izin Mengemudi A dan C
12 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dihadirkan untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang
12 Agustus 2026, 06:00 WIB
Untuk mencegah kepadatan terutama pada jam-jam sibuk di Ibu Kota, Aturan Ganjil Genap Jakarta masih andalan
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
Kaca film untuk mobil listrik harus yang mampu memberikan perlindungan pada sistem elektronik dari panas
11 Agustus 2026, 20:00 WIB
Daihatsu menorehkan banyak prestasi dan penghargaan selama ikut serta dalam pameran GIIAS 2026 di ICE BSD
11 Agustus 2026, 19:42 WIB
Produsen otomotif asal Tiongkok Beijing Automobile Works hadir di GIIAS 2026 segera rilis M8 tantang Denza D9