First Drive Jetour G700, Siap Jadi Rival Toyota Land Cruiser
02 Mei 2026, 17:04 WIB
Lepas L8 mengalami masalah ketika dilakukan uji coba dengan awak media di Pusdiklantas Serpong, Tangerang
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Lepas L8 siap dipasarkan di Indonesia dalam waktu dekat. Pabrikan asal Cina ini berencana mengumumkan harga unit memanfaatkan ajang IIMS 2026.
Sebelum kendaraan mulai diniagakan, KatadataOTO berkesempatan untuk menguji ketangguhan SUV PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) tersebut.
Bertempat di Pusdiklantas Polri, Serpong, pihak Lepas membangun arena pembuktian kualitas kendaraan.
Pihak penyelenggara menyiapkan lintasan lurus panjang, pengereman, zig-zag, speed bump, hingga area parkir khusus.
Menjadi menarik karena lintasan telah dibasahi hujan sehingga beberapa trek digenangi air. Sehingga cocok untuk membuktikan keandalan mobil.
“Setelah opening first global diler kemarin, ada beberapa konsumen langsung mencoba. Mereka cukup terkesan performa mobilnya, merasa nyaman dengan ruang kabin termasuk suspensi dan body roll,” ucap Lalu Indra, Product Manager of Lepas Indonesia di Serpong (29/01).
Setiap peserta dipersilahkan untuk mencoba unit Lepas L8 di arena yang sudah dipersiapkan. KatadataOTO sendiri mendapat kesempatan pertama.
Trek sendiri dimulai dari melaju lurus dengan kecepatan penuh. Lalu kami harus melakukan pengereman penuh dan putar balik cepat.
Kemudian kendaraan dihadapkan pada area zig-zag yang menuntut kelihaian tangan. Seterusnya mobil diharuskan melintasi speed bump saat kecepatan tinggi dan berakhir parkir mundur.
Parkir mundur dimudahkan dengan fitur kamera belakang dan terlihat di monitor berukuran 13.2 inci.
Sayang setelah grup kami, mobil Lepas L8 sama digunakan mengalami masalah. Terdengar bunyi keras pada bagian bawah kap mesin diikuti mobil tidak bisa dikemudikan.
Setelah dilihat lebih dekat, tampak besi yang berlubang dekat boks transmisi. Secara umum bagian tersebut merupakan rangkaian CV Joint.
CV Joint sendiri merupakan komponen penting pada as roda mobil. Berfungsi meneruskan tenaga dari transmisi ke roda.
Mobil yang tidak bisa dikemudikan sendiri setelah melintasi speed bump. Pihak Lepas Indonesia mengonfirmasi terdapat bagian patah.
“Ini kan bumpy test kalau normal sebagai customer kecepatannya tidak mungkin 80 – 100 km. CV Joint itu kan harus menerima getaran dan mobil sudah berkali-kali bolak-balik,” ucap Lalu Indra Wirabhakti, Product Manager Lepas Indonesia di Serpong.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Mei 2026, 17:04 WIB
01 Mei 2026, 16:17 WIB
30 April 2026, 13:35 WIB
29 April 2026, 15:49 WIB
29 April 2026, 11:00 WIB
Terkini
02 Mei 2026, 17:04 WIB
KatadataOTO mendapatkan kesempatan untuk mencoba langsung SUV offroad premium Jetour G700 di trek terbatas
02 Mei 2026, 09:00 WIB
Dani Pedrosa memprediksi Marco Bezzecchi dan Marc Marquez, bakal bersaing ketat hingga akhir musim MotoGP 2026
02 Mei 2026, 07:00 WIB
Perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran memberikan pengaruh besar bagi para Motul salah satunya
01 Mei 2026, 16:20 WIB
Para buruh di Indonesia mendapatkan kado pada Mayday 2026, sebab harga BBM di seluruh SPBU tidak naik
01 Mei 2026, 16:17 WIB
Concept97 bakal diluncurkan sebagai Freelander 8, bakal tersedia dalam opsi EV maupun hybrid model PHEV
01 Mei 2026, 06:00 WIB
Kepolisian di Kota Kembang tetap menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda pada Jumat (01/05)
30 April 2026, 19:00 WIB
Pameran modifikasi The Elite Showcase 2026 bakal digelar di ICE BSD, Tangerang pada 9-10 Mei mendatang
30 April 2026, 17:00 WIB
Chery OMODA C5 hadir dengan menawarkan kenyamanan lebih dan diharapkan bisa menggantikan E5 di masa mendatang