Uji Coba Kemampuan Performa Lepas L8 Bermasalah

Lepas L8 mengalami masalah ketika dilakukan uji coba dengan awak media di Pusdiklantas Serpong, Tangerang

Uji Coba Kemampuan Performa Lepas L8 Bermasalah
Denny Basudewa

KatadataOTO – Lepas L8 siap dipasarkan di Indonesia dalam waktu dekat. Pabrikan asal Cina ini berencana mengumumkan harga unit memanfaatkan ajang IIMS 2026.

Sebelum kendaraan mulai diniagakan, KatadataOTO berkesempatan untuk menguji ketangguhan SUV PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) tersebut.

Bertempat di Pusdiklantas Polri, Serpong, pihak Lepas membangun arena pembuktian kualitas kendaraan.

Pihak penyelenggara menyiapkan lintasan lurus panjang, pengereman, zig-zag, speed bump, hingga area parkir khusus.

Lepas L8
Photo: istimewa

Menjadi menarik karena lintasan telah dibasahi hujan sehingga beberapa trek digenangi air. Sehingga cocok untuk membuktikan keandalan mobil.

“Setelah opening first global diler kemarin, ada beberapa konsumen langsung mencoba. Mereka cukup terkesan performa mobilnya, merasa nyaman dengan ruang kabin termasuk suspensi dan body roll,” ucap Lalu Indra, Product Manager of Lepas Indonesia di Serpong (29/01).

Setiap peserta dipersilahkan untuk mencoba unit Lepas L8 di arena yang sudah dipersiapkan. KatadataOTO sendiri mendapat kesempatan pertama.

Trek sendiri dimulai dari melaju lurus dengan kecepatan penuh. Lalu kami harus melakukan pengereman penuh dan putar balik cepat.

Kemudian kendaraan dihadapkan pada area zig-zag yang menuntut kelihaian tangan. Seterusnya mobil diharuskan melintasi speed bump saat kecepatan tinggi dan berakhir parkir mundur.

Parkir mundur dimudahkan dengan fitur kamera belakang dan terlihat di monitor berukuran 13.2 inci.

Sayang setelah grup kami, mobil Lepas L8 sama digunakan mengalami masalah. Terdengar bunyi keras pada bagian bawah kap mesin diikuti mobil tidak bisa dikemudikan.

Setelah dilihat lebih dekat, tampak besi yang berlubang dekat boks transmisi. Secara umum bagian tersebut merupakan rangkaian CV Joint.

Lepas L8
Photo: istimewa

CV Joint sendiri merupakan komponen penting pada as roda mobil. Berfungsi meneruskan tenaga dari transmisi ke roda.

Mobil yang tidak bisa dikemudikan sendiri setelah melintasi speed bump. Pihak Lepas Indonesia mengonfirmasi terdapat bagian patah.

“Ini kan bumpy test kalau normal sebagai customer kecepatannya tidak mungkin 80 – 100 km. CV Joint itu kan harus menerima getaran dan mobil sudah berkali-kali bolak-balik,” ucap Lalu Indra Wirabhakti, Product Manager Lepas Indonesia di Serpong.


Terkini

mobil
Daihatsu

Pendaftaran Daihatsu National SMK Skill Contest ke-9 Dibuka

Ajang Daihatsu National SMK Skill Contest merupakan kompetisi untuk menyiapkan generasi mendatang tahan banting

mobil
BYD M6 DM

Harga BYD M6 DM Mulai Rp 298 Juta, Bisa Tempuh 1.800 KM

BYD M6 DM akan bersaing di kelas MPV ramah lingkungan lain di Indonesia mengandalkan harga dan teknologinya

mobil
MPMX

Upaya MPMX Berdayakan SDM Disabilitas di Indonesia

MPMX kembali menggelar program MPM Bisa untuk memberdayakan ekonomi penyandang disabilitas di Indonesia

motor
Motul

Strategi Motul dan Ipone Edukasi Pentingnya Merawat Kendaraan

Motul Indonesia Energy terus berupaya untuk memberikan pemahanan bahwa merawat motor harus dilakukan rutin

motor
TVS

TVS Tebar Diskon Hingga Rp 2 Juta dan Voucher Belanja di PRJ 2026

TVS perkenalkan sejumlah model motor baru di Pekan Raya Jakarta 2026 dan tebar promo diskon jutaan rupiah

motor
Motul

Kawasaki dan Motul Kolaborasi di PRJ 2026, Luncurkan Pelumas Baru

Motul menggandeng Kawasaki untuk meluncurkan sejumlah produk anyar guna memanjakan para pengendara di PRJ 2026

mobil
Toyota Innova Zenix

Biaya Pertamax Full Tank buat MPV, Innova Zenix Rp 800 Ribuan

Harga Pertamax resmi mengalami kenaikan per 10 Juni 2026, segini biaya isi full tank untuk mobil-mobil MPV

mobil
BYD

BYD Masuk Daftar Hitam Amerika Serikat, Jualan Masih Lancar

BYD membantah secara keras tudingan Pentagon kalau mereka merupakan perusahaan yang terafiliasi militer Cina