Bos Chery Pastikan Freelander Masuk Indonesia Tahun Depan
20 Oktober 2026, 13:00 WIB
Lepas L8 mengalami masalah ketika dilakukan uji coba dengan awak media di Pusdiklantas Serpong, Tangerang
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Lepas L8 siap dipasarkan di Indonesia dalam waktu dekat. Pabrikan asal Cina ini berencana mengumumkan harga unit memanfaatkan ajang IIMS 2026.
Sebelum kendaraan mulai diniagakan, KatadataOTO berkesempatan untuk menguji ketangguhan SUV PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) tersebut.
Bertempat di Pusdiklantas Polri, Serpong, pihak Lepas membangun arena pembuktian kualitas kendaraan.
Pihak penyelenggara menyiapkan lintasan lurus panjang, pengereman, zig-zag, speed bump, hingga area parkir khusus.
Menjadi menarik karena lintasan telah dibasahi hujan sehingga beberapa trek digenangi air. Sehingga cocok untuk membuktikan keandalan mobil.
“Setelah opening first global diler kemarin, ada beberapa konsumen langsung mencoba. Mereka cukup terkesan performa mobilnya, merasa nyaman dengan ruang kabin termasuk suspensi dan body roll,” ucap Lalu Indra, Product Manager of Lepas Indonesia di Serpong (29/01).
Setiap peserta dipersilahkan untuk mencoba unit Lepas L8 di arena yang sudah dipersiapkan. KatadataOTO sendiri mendapat kesempatan pertama.
Trek sendiri dimulai dari melaju lurus dengan kecepatan penuh. Lalu kami harus melakukan pengereman penuh dan putar balik cepat.
Kemudian kendaraan dihadapkan pada area zig-zag yang menuntut kelihaian tangan. Seterusnya mobil diharuskan melintasi speed bump saat kecepatan tinggi dan berakhir parkir mundur.
Parkir mundur dimudahkan dengan fitur kamera belakang dan terlihat di monitor berukuran 13.2 inci.
Sayang setelah grup kami, mobil Lepas L8 sama digunakan mengalami masalah. Terdengar bunyi keras pada bagian bawah kap mesin diikuti mobil tidak bisa dikemudikan.
Setelah dilihat lebih dekat, tampak besi yang berlubang dekat boks transmisi. Secara umum bagian tersebut merupakan rangkaian CV Joint.
CV Joint sendiri merupakan komponen penting pada as roda mobil. Berfungsi meneruskan tenaga dari transmisi ke roda.
Mobil yang tidak bisa dikemudikan sendiri setelah melintasi speed bump. Pihak Lepas Indonesia mengonfirmasi terdapat bagian patah.
“Ini kan bumpy test kalau normal sebagai customer kecepatannya tidak mungkin 80 – 100 km. CV Joint itu kan harus menerima getaran dan mobil sudah berkali-kali bolak-balik,” ucap Lalu Indra Wirabhakti, Product Manager Lepas Indonesia di Serpong.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Oktober 2026, 13:00 WIB
20 Oktober 2026, 06:06 WIB
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
13 Oktober 2026, 18:03 WIB
06 Oktober 2026, 07:00 WIB
Terkini
21 Oktober 2026, 22:50 WIB
Leapmotor berusaha mematuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia
21 Oktober 2026, 17:00 WIB
LCR Honda menunjuk David Alonso sebagai rekan Johann Zarco dan melengkapi susunan pembalap MotoGP 2027
21 Oktober 2026, 15:00 WIB
Bersamaan dengan acara Chery International User Summit 2026, iCar V25 resmi meluncur dan berpeluang masuk RI
21 Oktober 2026, 13:00 WIB
Pemesanan Chery Q yang tembus ribuan unit diyakini dapat berkontribusi dongkrak penjualan mereka di Indonesia
21 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil hybrid masih jadi satu opsi utama kendaraan ramah lingkungan yang praktis, catat penjualan positif
21 Oktober 2026, 09:00 WIB
Berkat penggunaan Blade Battery 2.0, BYD Atto 1 generasi kedua kini bisa diisi daya dalam waktu lebih singkat
21 Oktober 2026, 07:00 WIB
AiMOGA Robotic dikabarkan telah siap untuk memasarkan robot humanoid pendamping keluarga pertama di dunia
21 Oktober 2026, 06:39 WIB
DHL Express percayakan Wuling Mitra EV, langkah strategis mempercepat transisi kendaraan listrik komersial