Indomobil Siap Bawa Leapmotor ke Indonesia
14 Maret 2026, 21:00 WIB
Kanada menurunkan tarif masuk mobil listrik Cina, dari semula 100 persen menjadi hanya 6,1 persen saja
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Cina terus menggencarkan ekspansi mobil-mobil mereka ke sejumlah negara. Seperti yang baru saja terjadi, yakni Kanada.
Kedua negara tersebut menjalin perjanjian dagang. Kanada memangkas tarif masuk mobil listrik asal Tiongkok, dari semula 100 persen menjadi 6,1 persen saja.
“Semua proyek ini akan memberikan manfaat bagi pengembangan industri Electric Vehicle (EV) Kanada,” ungkap Wang Di, Duta Besar Tiongkok untuk Kanada di Carscoops pada Kamis (29/01).
Selain itu, Wang Di berpendapat kerja sama yang dijalin oleh mereka bakal mendatangkan banyak dampak positif.
Seperti membantu pertumbuhan lapangan kerja, sebab BYD, Geely dan kawan-kawan berencana berinvestasi di Kanada.
Selain itu membantu para konsumen untuk dapat membeli mobil listrik dengan kualitas tinggi. Kemudian menawarkan harga produk yang lebih terjangkau.
“Ciri kerja sama praktis antara Tiongkok dan Kanada adalah saling melengkapi dan menguntungkan,” lanjut dia.
Oleh sebab itu, Wang Di berharap Kanada dapat memberikan ruang berinvestasi yang adil serta tidak diskriminatif.
Sehingga Cina maupun Kanada benar-benar merasakan keuntungan dari kerja sama kedua belah pihak.
“Jika perusahaan-perusahaan Tiongkok datang ke Kanada untuk bekerja sama dengan mitra Kanada untuk investasi, pembukaan pabrik atau usaha patungan, semua proyek ini akan saling menguntungkan,” tegas Wang.
Di sisi lain, kolaborasi kedua negara itu menuai kecaman keras dari Washington. Terutama Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Bahkan orang nomor satu di Negeri Paman Sam itu langsung menebar ancaman. Ia bakal mengerek biaya masuk barang-barang dari Kanada menjadi 100 persen.
“Cina akan melahap Kanada hidup-hidup, benar-benar menghancurkannya,” pungkas Trump.
Trump menduga Mark Carney, Perdana Menteri Kanada ingin menjadikan negaranya sebagai tempat transit buat mobil listrik Cina sebelum masuk ke Amerika Serikat.
Sebagai informasi, Cina diizinkan untuk mengimpor 49 ribu mobil listrik ke Kanada setiap tahunnya. Jumlah tersebut bakal meningkat menjadi 70 ribu unit.
Hal ini sebagai imbalan atas pengurangan tarif Cina terhadap ekspor daging babi, makanan laut dan minyak kanola dari Kanada.
The Canadian Vehicle Manufacturers memiliki pandangan yang serupa dengan Donald Trump. Kolaborasi bersama Cina berpotensi merusak industri otomotif di negara mereka.
Menimbulkan risiko bagi masa depan rantai pasok otomotif terintegrasi di Amerika Utara. Mulai dari Ford, General Motors sampai Stellantis.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Maret 2026, 21:00 WIB
13 Maret 2026, 19:00 WIB
12 Maret 2026, 21:00 WIB
12 Maret 2026, 17:00 WIB
12 Maret 2026, 16:00 WIB
Terkini
14 Maret 2026, 21:00 WIB
Indomobil siap membawa Leapmotor ke Tanah Air untuk memberi lebih banyak pilihan kendaraan listrik pada pelanggan
14 Maret 2026, 18:54 WIB
Mudik Balik Bareng Honda kembali digelar pada Lebaran 2026 dan diikuti 2.521 orang serta 1.116 sepeda motor
14 Maret 2026, 13:20 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dibawa berkendara jarak jauh dari Jakarta-Surabaya, begini impresi berkendaranya
14 Maret 2026, 10:25 WIB
Dyandra Promosindo merilis sejumlah data pencapaian terbaru ajang IIMS 2026 yang bisa menjadi sinyal positif
13 Maret 2026, 22:42 WIB
BYD buka enam posko mudik yang tersebar di sejumlah lokasi selama libur Lebaran 2026 yang segera berlangsung
13 Maret 2026, 21:00 WIB
Program Astra Siaga Lebaran mencakup pos yang tersebar di sejumlah titik jalur mudik utama tahun ini
13 Maret 2026, 19:00 WIB
Mengacu pada data Gaikindo, angka produksi Hyundai Ioniq 5 jeblok dan hanya tembus 13 unit per Januari 2026
13 Maret 2026, 17:00 WIB
Yadea Indonesia bakal meluncurkan produk barunya di Indonesia yang memiliki teknologi terkini dan efisien