Mobil Listrik Apple Meluncur Pada 2025

Ramah Lingkungan, mobil listrik Apple yang pertama di dunia akan hadir dengan beragam fitur canggih seperti sistem otonom

Mobil Listrik Apple Meluncur Pada 2025

TRENOTO – Siap diperkenalkan 2025, mobil listrik Apple Inc akan hadir dengan beragam fitur canggih, salah satu yang menjadi perhatian ialah kemampuan self-driving secara penuh. 

Seperti dilansir Motorbeam, Senin (22/11/2021), proyek yang sedang dikembangkan ini memiliki nama ‘Project Titan’. Pemimpin proyek, Kevin Lynch menyebut, kendaraan sejak awal dikembangkan untuk bisa berjalan sendiri.

Meski demikian, tak diketahui secara pasti bagaimana mobil ini dapat berfungsi maksimal dan memberikan rasa nyaman serta aman bagi penumpangnya. 

Selain mampu berjalan sendiri, mobil terbaru Apple juga lebih ramah lingkungan dibandingkan kendaraan konvensional yang ada saat ini. Hal ini dikarenakan sistem electric vehicle (EV) disematkan sebagai sistem penggerak kendaraan. 

Telah dikembangkan, prosesor baru dan sensor self-driving akan segera masuk tahap uji coba. Perusahaan pembuat iPhone ini telah membeli 69 SUV Lexus yang akan digunakan untuk menguji peralatan dan perangkat lunak barunya dalam waktu dekat.

Photo : Motorbeam

Tak hanya sistem penggerak dan fitur otonom, salah satu aspek yang juga diperhatikan Apple ialah sistem keselamatan yang terdapat pada kendaraan, sehingga kegagalan sistem mengemudi tak akan terjadi. 

Serius dengan kendaraan masa depan, perusahaan bahkan mempekerjakan lulusan terbaik untuk menguji dan mengembangkan fungsi keselamatan mobil.

Tak tanggung-tanggung, perusahaan yang berbasis di Cupertino ini telah membawa sejumlah petinggi perusahaan otomotif lain, seperti direktur perangkat lunak swakemudi Tesla, manajer Daimler Trucks dan insinyur sistem baterai dari Karma Automotive.

Meskipun belum ada spesifikasi lengkap terkait kapasitas baterai mobil listrik, jangkauan mengemudi, dan cara operasional kendaraan, Apple optimis, kendaraan dengan fitur canggih self-driving mampu dipasarkan secara global serta mendapatkan respon positif dari pecinta otomotif.

Mobil self-driving Apple kabarnya siap dibuat di Amerika Serikat  dan akan mengalahkan penjualan Tesla. Hal ini tak terlepas dari fitur canggih yang disematkan pabrikan.

Walau Tesla masih menjadi pemain utama kendaraan listrik saat ini, pembuat Model X tersebut membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dapat menjual mobil yang sepenuhnya otonom.

Namun, pengenalan kendaraan yang sebenarnya akan bergantung pada kemampuan Apple dalam mengembangkan sistem self-driving. Mari kita tunggu perkembangannya lebih jauh.


Terkini

motor
Koleksi Motor

Penampakan Koleksi Motor MotoGP Ryan Wedding yang Disita FBI

Koleksi motor mantan atlet dan buron FBI jadi perhatian, banyak unit bersejarah dari Moto2 sampai MotoGP

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Akhir 2025, Rabu 31 Desember

Di penghujung tahun perpanjangan masa berlaku kartu bisa dimanfaatkan di SIM keliling Jakarta hari ini

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 31 Desember 2025, Terakhir di Tahun Ini

Ganjil genap Jakarta terakhir di tahun ini tetap dilangsungkan dengan ketat untuk atasi kemacetan lalu lintas

news
SIM keliling Bandung

Ubertos Jadi Lokasi SIM Keliling Bandung Sebelum Libur Tahun Baru

Memasuki libur tahun baru 2026, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan demi memfasilitasi kebutuhan pengendara

mobil
Mobil Cina

Desain Mobil Cina Akan Berubah Drastis di 2027, Ini Sebabnya

Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan

mobil
Mobil Cina

Penjualan Mobil Cina Diproyeksikan Lampaui Jepang Tahun Ini

Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit

otosport
Francesco Bagnaia

Saran untuk Francesco Bagnaia Agar Kompetitif Lagi di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026

mobil
VinFast

VinFast Komitmen Produksi Lokal Model-Model EV Tersubsidi

VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan