Bosch Tetapkan Strategi Baru di Tengah Kemajuan Industri Otomotif
06 Mei 2026, 11:35 WIB
Sebuah survei menunjukan bahwa mobil hybrid lebih seksi dibandingkan mobil ramah lingkungan jenis lainnya
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Masa transisi ke era elektrifikasi tidak hanya didukung dengan penggunaan kendaraan listrik murni saja. Bagi yang ingin berpindah dari mobil konvensional, sejumlah pabrikan saat ini mengeluarkan opsi mobil hybrid yang menggabungkan baterai dengan mesin konvensional.
Sebuah survei yang dilakukan oleh Zebra Technologies Corporation mengungkapkan, mobil hybrid jadi pilihan konsumen di Asia Pasifik dengan rincian sebanyak 60 persen responden. Secara tidak langsung mobil hybrid lebih seksi dibandingkan kendaraan ramah lingkungan lainnya.
Pada studi berjudul Automotive Ecosystem Vision Study tersebut, juga tercatat 53 persen konsumen secara global lebih tertarik dengan HEV atau hybrid electric vehicle.
Tan Aik Jin, Vertical Solutions Marketing Lead APAC Zebra Technologies memaparkan bahwa konsumen saat ini sedang tertarik terhadap masa depan otomotif yang lebih ramah lingkungan serta preferensi lebih besar untuk EV.
Konsumen juga mendorong produsen otomotif untuk terus melakukan percepatan inovasi teknologi. Delapan dari sepuluh orang memaparkan bahwa teknologi ramah lingkungan menjadi prioritas utama mereka dalam menentukan pembelian dan penyewaan kendaraan.
Opsi personalisasi atau kustomisasi kendaraan juga jadi faktor penting bagi konsumen. Sebanyak 86 persen memprioritaskan opsi tersebut sebelum melakukan pembelian sedangkan 92 persen manajer armada juga memiliki persyaratan yang sama.
Kemudian tiga dari empat produsen otomotif di dunia memaparkan bahwa membangun kemitraan dengan perusahaan teknologi untuk produksi kendaraan generasi selanjutnya menjadi prioritas utama.
“Ini menjadi sinyal kuat bagi para pengambil keputusan di dunia otomotif bahwa mereka harus berinvestasi secara proaktif pada teknologi yang tepat, sehingga bisa memformulasikan infrastruktur manufaktur yang lebih kuat dan bisa melayani tuntutan konsumen dengan lebih baik,” ucap Tan Aik Jin dalam keterangan resmi, dikutip Antara, Selasa (01/03).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Mei 2026, 11:35 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
22 April 2026, 12:31 WIB
21 April 2026, 18:45 WIB
21 April 2026, 11:37 WIB
Terkini
17 Mei 2026, 21:00 WIB
Hyundai mengaku enggan menaikkan harga mobil baru mereka meski banyak rintangan menghadang pasar otomotif
17 Mei 2026, 20:56 WIB
MotoGP Catalunya 2026 berlangsung dramatis, bendera merah dikibarkan dua kali dan tiga pembalap gagal finish
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Perlahan alami pemulihan, penjualan mobil di Indonesia secara retail April 2026 berhasil tembus 75.730 unit
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta