Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mitsubishi Triton kini tak cuma incar pasar Fleet di pertambangan dan perkebunan tapi juga para penghobi
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Mitsubishi mengakui bahwa pasar otomotif di Indonesia saat ini sedang mengalami tekanan. Dampaknya bahkan terasa hingga di segmen komersial seperi pikap dan Double Cabin.
Tekanan tersebut diklaim disebabkan oleh berbagai faktor seperti turunnya harga beberapa komoditas tambang dan perkebunan.
“Berdasarkan data Gaikindo, retail segmen ini memang turun 20 persen dibanding tahun sebelumnya karena adanya penurunan komoditas dan ketersediaan kendaraan,” ungkap Yoshio Igarashi, Director of Sales and Marketing PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI).
Oleh sebab itu pihaknya akan mengubah beberapa strategi guna mengangkat lagi penjualan Mitsubishi Triton. Selain pasar Fleet, ia berencana untuk memperluas jangkauan pasar.
“Konsumen kami memang lebih banyak di pertambangan atau perkebunan. Namun kini coba perkuat lagi ke segmen kendaraan hobi yang permintaannya cukup besar,” ungkapnya.
Langkah itu dilakukan dengan menghadirkan Mitsubishi Triton Unlimited yang telah dijejali beragam keunggulan dibandingkan tipe lain. Mulai dari Head Unit 8 inci, 7 Drive Mode, Dual Zone Climate Control, Wireless Charger hingga MID 7 inci Multi Color.
Tak hanya itu, pabrikan asal Jepang tersebut juga sudah membekalinya dengan beberapa fitur keselamatan. Sebut saja ABS, EBD, AHB, FCM, BSW with LCA, RCTA, TPMS, HSA, ASTC hingga 7 Airbags.
Kemudian Mitsubishi juga akan meningkatkan jumlah stok sehingga pelanggan tidak perlu menunggu kendaraan terlalu lama. Sejak peluncurannya, mereka menyiapkan sedikitnya 1.000 unit Triton dari berbagai tipe.
“Pada peluncurannya di GIIAS 2024 kamu sudah mengalokasinya sedikitnya 500 unit untuk konsumen. Kemudian bulan ini akan ada 500 unit lagi jadi total sekitar 1.000 unit sudah kami realisasikan,” ungkap Irwan Kuncoro, Director Sales and Marketing MMKSI.
Berkat ini maka diharapkan masyarakat bisa lebih mudah dalam memastikan kondisi dan performa kendaraannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 18:00 WIB
31 Desember 2025, 13:00 WIB
27 Desember 2025, 09:00 WIB
27 Desember 2025, 07:00 WIB
26 Desember 2025, 11:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini