Mitsubishi Outlander Black Edition Meluncur, Tampilannya Bengis

Mitsubishi Outlander Black Edition resmi meluncur di Jepang dengan beragam pengembangan baru termasuk model standar

Mitsubishi Outlander Black Edition Meluncur, Tampilannya Bengis

TRENOTO – Mitsubishi Outlander Black Edition resmi diluncurkan dengan beragam pengembangan untuk pasar di Jepang. Sementara model standar juga telah dilakukan beberapa peningkatan dibandingkan sebelumnya.

Basis Mitsubishi Outlander Black Edition adalah tipe G yang telah diubah tampilannya di beberapa bagian. Grille, skid plates depan dan belakang hingga spion telah dibalut warna hitam sehingga memberi kesan tangguh.

Namun itu semua dinilai belum cukup oleh pabrikan asal Jepang ini. Mereka pun menambahkan pelek berukuran 20 inci yang dibalut pula menggunakan warna hitam.

Photo : Carscoops

Meski menyebutnya sebagai Black Edition, tetapi Mitsubishi tidak serta merta hanya menawarkan pilihan warna hitam untuk varian ini. Pasalnya mereka justru mengandalkan pilihan two-tone coloer yaitu Titanium Grey Metallic dan tentunya Black Mic.

Tersedia juga 3 pilihan warna two-tone lain serta 2 pilihan monotone. Berkat itu pelanggan bisa menyesuaikan seleranya masing-masing.

Pengembangan utama Mitsubisi Outlander adalah disematkannya in-vehicle WiFi connection dengan biaya yang flat dan menyediakan data tak terbatas. Mitsubishi juga telah menambahkan fitur kunci/buka kunci pada ‘My Mitsubishi Connect’.

Tidak ada ubahan jantung pacu yang digunakan pada SUV ini. Baik Black Edition maupun varian stadar masih menggunakan mesin berkapasitas 2.500 cc serta mampu menghasilkan tenaga 181 hp dan torsi 245 Nm.

Photo : Carscoops

Fitur keselamatannya sendiri terbilang cukup lengkap karena terdapat Adaptive Cruise Control, Blindspot Warning dengan Lane Change Assist dan Pedestrian Detection. Selain itu terdapat juga Automatic High Beams, Lane Departure Warning, Rear Automatic Emergency Braking dan Rear Cross Traffic Alert.

Untuk Mitsubishi Outlander M 5 seater dijual dengan harga paling murah yaitu hanya 4.6 yen atau setara Rp485.8 juta. Di atasnya ada Outlander G 5 seater yang dibanderol 4.9 yen (Rp521.4 juta).

Tipe G 7 seater dilepas dengan harga 5.05 juta yen (Rp531 juta). Outlander P 7 seater ditawarkan 5.4 juta yen (Rp576.7 juta).

Outlander Black Edition pun menjadi varian terbaru namun tetap lebih murah dibandingkan tipe P. Mobil ini tersedia dalam 2 pilihan yaitu 5 seater dan 7 seater.

Harga untuk 5 seater ditawarkan sebesar 5.047 juta yen (Rp530 juta). Sementara pilihan 7 seater dibanderol 5.1 juta yen (Rp540 juta).


Terkini

news
Rekayasa lalu lintas

Awas Macet, Ada Rekayasa Lalu Lintas Saat Pembongkaran Tiang Monorel

Pemerintah bakal lakukan rekayasa lalu lintas saat pembongkaran tiang monorel yang dilakukan saat malam hari

motor
Motor Listrik

Tanpa Subsidi, Permintaan Motor Listrik Bisa Meningkat Kembali

Salah satu strategi yang bisa diterapkan guna menggairahkan pasar motor listrik dengan menurunkan harga produk

motor
Motor baru

Faktor yang Buat Pasar Motor Baru Bertumbuh, Pajak Jadi Penentu

Tingginya angka pajak kendaraan, akan membuat harga motor baru melambung dan tidak terjangkau masyarakat

mobil
Harga LMPV

Daftar Harga LMPV Januari 2026, Stargazer Naik Rp 6 Jutaan

Mayoritas pabrikan tidak mengerek harga LMPV di Januari 2026, namun merek seperti Hyundai lakukan penyesuaian

mobil
Honda City Hatchback

Sinyal Honda City Hatchback Disuntik Mati, Stok Kosong

Stok Honda City Hatchback mulai kosong, sementara penyaluran dari pabrik ke diler nol sejak Agustus 2025

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 12 Januari, Jangan Salah

Mengawali pekan ini SIM keliling Jakarta kembali dibuka seperti biasa, ada di lima lokasi sekitar Ibu Kota

news
SIM keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung Awal Pekan Ini, Ada di ITC Kebon Pala

Untuk mendatangi SIM keliling Bandung hari ini, wajib memperhatikan jadwal maupun syarat yang harus dipenuhi

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 12 Januari 2026, Jangan Asal Pilih Rute

Ganjil genap Jakarta 12 Januari 2026 kembali diterapkan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota