Persiapan Mitsubishi Fuso Hadapi Mandatori B50
08 Agustus 2026, 11:00 WIB
Mitsubishi Fuso eCanter siap diluncurkan tahun depan seiring dengan semakin matangnya pembangunan infrastruktur
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Krama yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku pemegang merek Mitsubishi Fuso terus lakukan persiapan peluncuran eCanter. Truk listrik tersebut rencananya akan meluncur tahun depan sehingga fasilitas masih terus dibangun.
Mitsubishi Fuso eCanter nantinya diharapkan bisa menjadi pilihan baru perusahaan dalam mengirimkan barang ke berbagai lokasi. Model tersebut diyakini bisa menjadi bukti komitmen pabrikan dalam mengurangi emisi gas buang.
“Kalau kendaraan sebelum diluncurkan banyak yang harus disiapkan seperti purnajual. Kami juga tengah membangun infrastrukturnya,” ungkap Aji Jaya, Wakil Direktur Penjualan dan Pemasaran PT KTB (08/11).
Selain membangun fasilitas, ia juga mengakui masih terus melakukan uji coba pada Fuso eCanter. Tujuannya adalah memastikan bahwa truk memang dapat digunakan di Indonesia dan menujukkan ketangguhan kendaraan pada calon konsumen.
“Kami sudah melakukan beberapa uji coba bersama beberapa perusahaan dengan memberi kesempatan pada mereka merasakan langsung Fuso eCanter. Tujuannya agar mereka bisa menilai sendiri ketangguhan kendaraan,” tambah Aji Jaya.
Dari sana PT KTB pun mendapat beragam komentar positif dari calon pelanggan. Namun Aji tidak menampik para calon pelanggan masih harus melakukan banyak pertimbangan sebelum memutuskan membeli unit.
“Mereka tertarik dan akan mempertimbangkan banyak hal tentang kesiapan infrastrukturnya. Apakah mereka mau beli atau tidak itu masih belum jelas karena pasti harus diperhatian keuntungan bila memakai eCanter,” ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa pada ajang GIIAS 2023, generasi baru eCanter resmi dikenalkan. Kendaraan tersebut telah mendapat beragam pengembangan baru dibandingkan generasi sebelumnya.
Salah satu keunggulannya adalah penggunaan teknologi eAxle bersamaan driveline ringkas tanpa propeller shaft. Inovasi tersebut membuat biaya perawatan lebih rendah, mudah diservis, halus, gesit dan akselerasi mulus sehingga akan memberi keuntungan tambahan bagi perusahaan.
Pengembangan lain yang menarik adalah pelanggan bisa memilih kapasitas baterai kendaraan sesuai kebutuhan. Ukuran dibagi menjadi tiga yaitu S, M dan L.
| Ukuran | Jarak Tempuh | Power kWH |
| S | 70-100 | 41 |
| M | 120-150 | 83 |
| L | 170-200 | 124 |
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
08 Agustus 2026, 11:00 WIB
06 Agustus 2026, 18:12 WIB
05 Agustus 2026, 20:00 WIB
04 Agustus 2026, 15:23 WIB
03 Agustus 2026, 20:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika