Pengujian B50 Mitsubishi Fuso Tembus 40 Ribu Km, Mesin Masih Aman
14 April 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Fuso eCanter siap diluncurkan tahun depan seiring dengan semakin matangnya pembangunan infrastruktur
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Krama yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku pemegang merek Mitsubishi Fuso terus lakukan persiapan peluncuran eCanter. Truk listrik tersebut rencananya akan meluncur tahun depan sehingga fasilitas masih terus dibangun.
Mitsubishi Fuso eCanter nantinya diharapkan bisa menjadi pilihan baru perusahaan dalam mengirimkan barang ke berbagai lokasi. Model tersebut diyakini bisa menjadi bukti komitmen pabrikan dalam mengurangi emisi gas buang.
“Kalau kendaraan sebelum diluncurkan banyak yang harus disiapkan seperti purnajual. Kami juga tengah membangun infrastrukturnya,” ungkap Aji Jaya, Wakil Direktur Penjualan dan Pemasaran PT KTB (08/11).
Selain membangun fasilitas, ia juga mengakui masih terus melakukan uji coba pada Fuso eCanter. Tujuannya adalah memastikan bahwa truk memang dapat digunakan di Indonesia dan menujukkan ketangguhan kendaraan pada calon konsumen.
“Kami sudah melakukan beberapa uji coba bersama beberapa perusahaan dengan memberi kesempatan pada mereka merasakan langsung Fuso eCanter. Tujuannya agar mereka bisa menilai sendiri ketangguhan kendaraan,” tambah Aji Jaya.
Dari sana PT KTB pun mendapat beragam komentar positif dari calon pelanggan. Namun Aji tidak menampik para calon pelanggan masih harus melakukan banyak pertimbangan sebelum memutuskan membeli unit.
“Mereka tertarik dan akan mempertimbangkan banyak hal tentang kesiapan infrastrukturnya. Apakah mereka mau beli atau tidak itu masih belum jelas karena pasti harus diperhatian keuntungan bila memakai eCanter,” ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa pada ajang GIIAS 2023, generasi baru eCanter resmi dikenalkan. Kendaraan tersebut telah mendapat beragam pengembangan baru dibandingkan generasi sebelumnya.
Salah satu keunggulannya adalah penggunaan teknologi eAxle bersamaan driveline ringkas tanpa propeller shaft. Inovasi tersebut membuat biaya perawatan lebih rendah, mudah diservis, halus, gesit dan akselerasi mulus sehingga akan memberi keuntungan tambahan bagi perusahaan.
Pengembangan lain yang menarik adalah pelanggan bisa memilih kapasitas baterai kendaraan sesuai kebutuhan. Ukuran dibagi menjadi tiga yaitu S, M dan L.
| Ukuran | Jarak Tempuh | Power kWH |
| S | 70-100 | 41 |
| M | 120-150 | 83 |
| L | 170-200 | 124 |
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 April 2026, 13:00 WIB
13 April 2026, 16:55 WIB
11 April 2026, 13:33 WIB
10 April 2026, 11:00 WIB
10 April 2026, 08:40 WIB
Terkini
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku