Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
MG pamerkan keunggulan teknologi barunya yang kini memiliki ukuran lebih ringkas sehingga memberi banyak keuntungan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, MG tidak hanya menampilkan produk baru tapi juga teknologi terkini. Salah satunya baterai kendaraan listrik yang sudah dibuat agar lebih tipis namun tetap efisien.
Dengan baterai berukuran ringkas maka ada banyak hal bisa dilakukan perusahaan untuk mengembangkan kendaraannya. Terlebih mereka mengklaim tempat penyimpanan daya tetap besar dan aman.
“Transisi menuju kendaraan listrik harus dibarengi rasa aman dan keyakinan penuh dari konsumen. Keamanan baterai bukan hanya soal spesifikasi teknis tapi komitmen kami dalam merancang setiap model,” ujar Jason Huang, CEO MG Motor Indonesia.
MG menyebut teknologinya dengan nama Magic Cube dan berkonsep Cell-to-Pack sehingga memungkinkan integrasi sel baterai langsung ke struktur tanpa modul tambahan. Berkat ini maka baterai hanya memiliki ketebalan 110 mm.
Berkat ini maka MG bisa merancang mobil agar memiliki pusat gravitasi yang lebih rendah. Sehingga kestabilan kendaraan jadi lebih optimal serta memaksimalkan ruang kabin demi kenyamanan penumpang.
Walau memiliki ukuran yang ringkas tapi MG mengklaim telah merancang baterai dengan kepadatan energi tinggi hingga 180 Wh/kg. Sehingga jarak tempuh tetap bisa tetap optimal.
Selain itu mereka juga sudah memperkuatnya dengan isolasi nano, lapisan tahan api hingga memasang katup pelepas tekanan otomatis buat memberi perlindungan yang lebih optimal.
Tak hanya itu, baterai MG juga sudah melewati berbagai uji termasuk paparan suhu hingga 55°C, benturan keras serta memiliki sertifikasi IP67. Baterai ini dirancang untuk bertahan sekitar 12 tahun setelah baterai akan melalui proses evaluasi performa.
Bila tak lagi layak digunakan, MG pun siap mendaur ulangnya. Sementara mobil tetap bisa digunakan setelah dipasangkan baterai baru dengan harga tertentu.
“Di China, kami telah membangun sistem e-cycle yang sangat matang bersama CATL dan Psychomotor. Sementara di Indonesia kami baru mengembangkannya dengan menggandeng perusahaan lokal,” jelas Joy Zheng.
Ada beberapa model menggunakan teknologi baterai ini termasuk MG Cyberster. Mobil memiliki baterai berkapasitas 77 kWh yang memberi jangkauan hingga 503 km dalam satu kali pengisian daya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini