Produksi Tesla Model S dan X Disetop, Elon Musk Pilih Bikin Robot
01 Februari 2026, 09:00 WIB
MG pamerkan keunggulan teknologi barunya yang kini memiliki ukuran lebih ringkas sehingga memberi banyak keuntungan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, MG tidak hanya menampilkan produk baru tapi juga teknologi terkini. Salah satunya baterai kendaraan listrik yang sudah dibuat agar lebih tipis namun tetap efisien.
Dengan baterai berukuran ringkas maka ada banyak hal bisa dilakukan perusahaan untuk mengembangkan kendaraannya. Terlebih mereka mengklaim tempat penyimpanan daya tetap besar dan aman.
“Transisi menuju kendaraan listrik harus dibarengi rasa aman dan keyakinan penuh dari konsumen. Keamanan baterai bukan hanya soal spesifikasi teknis tapi komitmen kami dalam merancang setiap model,” ujar Jason Huang, CEO MG Motor Indonesia.
MG menyebut teknologinya dengan nama Magic Cube dan berkonsep Cell-to-Pack sehingga memungkinkan integrasi sel baterai langsung ke struktur tanpa modul tambahan. Berkat ini maka baterai hanya memiliki ketebalan 110 mm.
Berkat ini maka MG bisa merancang mobil agar memiliki pusat gravitasi yang lebih rendah. Sehingga kestabilan kendaraan jadi lebih optimal serta memaksimalkan ruang kabin demi kenyamanan penumpang.
Walau memiliki ukuran yang ringkas tapi MG mengklaim telah merancang baterai dengan kepadatan energi tinggi hingga 180 Wh/kg. Sehingga jarak tempuh tetap bisa tetap optimal.
Selain itu mereka juga sudah memperkuatnya dengan isolasi nano, lapisan tahan api hingga memasang katup pelepas tekanan otomatis buat memberi perlindungan yang lebih optimal.
Tak hanya itu, baterai MG juga sudah melewati berbagai uji termasuk paparan suhu hingga 55°C, benturan keras serta memiliki sertifikasi IP67. Baterai ini dirancang untuk bertahan sekitar 12 tahun setelah baterai akan melalui proses evaluasi performa.
Bila tak lagi layak digunakan, MG pun siap mendaur ulangnya. Sementara mobil tetap bisa digunakan setelah dipasangkan baterai baru dengan harga tertentu.
“Di China, kami telah membangun sistem e-cycle yang sangat matang bersama CATL dan Psychomotor. Sementara di Indonesia kami baru mengembangkannya dengan menggandeng perusahaan lokal,” jelas Joy Zheng.
Ada beberapa model menggunakan teknologi baterai ini termasuk MG Cyberster. Mobil memiliki baterai berkapasitas 77 kWh yang memberi jangkauan hingga 503 km dalam satu kali pengisian daya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 Februari 2026, 09:00 WIB
31 Januari 2026, 19:00 WIB
31 Januari 2026, 15:00 WIB
30 Januari 2026, 18:00 WIB
30 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
01 Februari 2026, 17:17 WIB
Toyota FT 86, Vespa Corsa 125 sampai Toyota Alphard jadi tiga dari sekian koleksi kendaraan Reza Arap
01 Februari 2026, 15:00 WIB
Shell, BP AKR sampai Vivo menurunkan harga BBM untuk periode Februari 2026 dengan besaran yang berbeda
01 Februari 2026, 13:00 WIB
Toyota Motor Corporation memberi atensi lebih terhadap penjualan mereka di Indonesia yang turun signifikan
01 Februari 2026, 11:00 WIB
Penjualan Toyota group pecahkan rekor baru dan menjadi pabrikan terlaris di dunia 2025 ungguli Volkswagen
01 Februari 2026, 09:00 WIB
Tajamnya penurunan penjualan sepertinya menjadi salah satu alasan Elon Musk mengalihkan fokus Tesla ke robot
01 Februari 2026, 07:00 WIB
Melansir laman resmi Pertamina, untuk harga BBM non subsidi mengalami penurunan dengan besaran bervariasi
31 Januari 2026, 19:00 WIB
Banyak rival di pasaran, MG belum akan bawa mobil listrik murah harga Rp 200 jutaan ke pasar Indonesia
31 Januari 2026, 17:00 WIB
Gaikindo akhirnya resmi menargetkan penjualan mobil di Indonesia sebesar 850.000 unit sepanjang 2026