Pengiriman 10 Ribu Jaecoo J5 EV Dikebut, Biar Bisa Dipakai Mudik
09 Maret 2026, 15:00 WIB
Berikut pengertian serta perbedaan dari istilah NEDC, WLTP, EPA dan CLTC biasa ditemui di Mobil Listrik
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja melakukan revisi terhadap Perpres atau Peraturan Presiden No 79 tahun 2023 beberapa waktu lalu.
Kini orang nomor satu itu bakal memberikan insentif kepada perusahaan yang berniat untuk melakukan investasi di Tanah Air. Dengan begitu bisa mendorong perkembangan mobil listrik.
Membuat masyarakat memiliki banyak pilihan produk elektrifikasi dapat dimiliki dalam rangka memenuhi kebutuhan moda transportasi sehari-hari.
Nah biasanya sering ditemui dalam pertimbangan membeli mobil listrik adalah jarak tempuh melalui kapasitas baterai ditawarkan para manufaktur.
Produsen otomotif pun mencantumkan jarak tempuh buat produk mereka. Namun hal itu tidak dilakukan begitu saja, sebab melalui berbagai pengujian internal.
Lalu mereka turut mencantumkan kata NEDC, WLTP, EPA dan CLTC. Lantas apa arti dari istilah tersebut? Simak ulasannya di bawah.
Melansir laman JDPower, mulanya pengujian ini datang guna menjawab pertanyaan seberapa jauh baterai digunakan bisa membuat mobil listrik menjelajah dalam beberapa kondisi tertentu.
Oleh karenanya mereka memakai standar seluruh lembaga di atas. Mulai dari NEDC (New European Driving Cycle) dan WLTP (Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Procedure).
Keduanya adalah standar pengujian buat benua biru. Sementara EPA (Environmental Protection Agency) diperuntukan bagi market di Amerika.
Sehingga masing-masing memiliki standar tersendiri dalam pengujian mobil listrik. Namun sebagian pihak menganggap NEDC yang paling akurat dibandingkan EPA karena mendekati pemakaian sebenarnya.
Lalu apa perbedaan pengetesan kendaraan setrum antara pasar Eropa dan Amerika. Pertama adalah NEDC juga WLTP fokus pada penggunaan di area urban maupun suburban.
Dilakukan demi mendapatkan estimasi yang sesuai konsumen Eropa lakukan. Sedangkan EPA lebih kepada pemakaian jalan tol alias bebas hambatan.
Sebab penduduk Amerika menghabiskan waktu di perjalanan antarnegara bagian serta perjalanan jauh untuk rekreasional.
Meski begitu NEDC sejatinya tidak terlalu dilirik oleh produsen. Sebab pengujian tersebut dilakukan lewat pendekatan lab.
Mereka merasa tidak ideal sebagai pengetesan untuk kondisi sebenarnya di lapangan. Lalu WLTP merupakan sistem lebih baru.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Maret 2026, 15:00 WIB
09 Maret 2026, 11:26 WIB
08 Maret 2026, 15:00 WIB
07 Maret 2026, 15:00 WIB
06 Maret 2026, 14:00 WIB
Terkini
10 Maret 2026, 11:00 WIB
Toyota merajai 10 merek mobil terlaris pada Februari 2026, mereka berhasil mencatatkan retail 44.878 unit
10 Maret 2026, 07:11 WIB
Satu unit mobil diyakini kuat merupakan BYD M6 Hybrid, dibalut kamuflase di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta
10 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 10 Maret 2026 terus dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di Ibu Kota
10 Maret 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan pengendara, kepolisian mengoperasikan SIM keliling Bandung dari dua tempat berbeda hari ini
10 Maret 2026, 06:00 WIB
Lima titik lokasi SIM keliling Jakarta bisa jadi alternatif bagi Anda yang ingin melakukan perpanjangan SIM
09 Maret 2026, 17:00 WIB
Menurut data di laman resmi AISI, para produsen berhasil mendistribusikan 587.354 motor baru di Februari
09 Maret 2026, 15:00 WIB
Sampai saat ini, sudah 7.000 Jaecoo J5 EV yang sudah berhasil terkirim ke garasi para konsumen di Indonesia
09 Maret 2026, 11:26 WIB
Secara retail, penjualan mobil baru di Februari 2026 mencatatkan tren positif dibandingkan bulan sebelumnya