VinFast MPV 7 Hadir di IIMS 2026, Siap Tantang BYD M6
09 Februari 2026, 14:00 WIB
Astra Daihatsu Motor masih mempelajari sejauh mana dampak kehadiran mobil listrik seharga LCGC di Tanah Air
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Di GIIAS 2025 banyak pabrikan yang meniagakan mobil listrik dengan harga kompetitif. Bahkan setara sama kendaraan roda empat Low Cost Green Car (LCGC).
Terkini ditawarkan oleh BYD Indonesia di ICE BSD, Tangerang. Mereka mulai memasarkan Atto 1 dengan banderol Rp 195 jutaan.
Keputusan itu menuai banyak respons sejumlah pihak. Salah satunya datang dari Astra Daihatsu Motor (ADM).
"Setiap brand tentu memiliki strategi masing-masing. Market (atau) pasar masing-masing," ungkap Tri Mulyono, Marketing & Customer Relation Division Head ADM di GIIAS 2025.
Tri Mulyono menuturkan dengan kedatangan mobil baru diharapkan bisa memberi dampak positif. Seperti menggairahkan pasar kendaraan roda empat.
Mengingat sampai enam bulan awal 2025, pasar mobil baru di Indonesia masih sangat jauh dari harapan.
"Dengan kondisi market Indonesia yang turun, tentu kita berharap adanya banyak maker baru atau model-model baru bisa menambah gairah di pasar otomotif Indonesia," lanjut dia.
Ia mengungkapkan kalau mereka masih mempelajari sejauh mana dampak kehadiran mobil listrik seharga LCGC. Termasuk setelah BYD Atto 1 dipasarkan di dalam negeri.
"Selama ini kan (mobil listrik) bermain di segmen yang tinggi. Terus dengan profil konsumen di bawah Rp 200 juta itu, adopsinya di kendaraan elektrifikasi masih harus kita lihat bersama," lanjut Tri.
Lebih jauh Tri menjelaskan kalau kehadiran BYD Atto 1 di pasar kendaraan roda empat Tanah Air belum tentu langsung menggoyang segmen mobil LCGC.
Ditambah para pengguna LCGC biasanya adalah pembeli mobil pertama atau first car buyer. Jadi harus dilihat lagi ke depan.
"Kita masih melihat adopsi atau acceptance (penerimaan) dari (kendaraan) elektrifikasi di bawah Rp 200 jutaan itu seperti apa," tegas Tri.
Sebagai informasi, tidak hanya BYD Atto yang menjadi mobil listrik dengan banderol di bawah Rp 200 juta.
Akan tetapi masih ada Wuling Air ev yang sudah lebih dulu dipasarkan. Produk satu ini diniagakan dengan banderol Rp 184 jutan di varian Lite Standard Range.
Sementara Wuling Air ev Lite Long Range bisa didapatkan dengan dana Rp 195 jutaan.
Tak ketinggalan ada Seres E1 yang menggoda para konsumen di Tanah Air, sebab dijual Rp 189 jutaan On The Road (OTR) Jakarta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Februari 2026, 14:00 WIB
09 Februari 2026, 13:00 WIB
09 Februari 2026, 07:32 WIB
08 Februari 2026, 17:02 WIB
07 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
09 Februari 2026, 15:00 WIB
Selama IIMS 2026 ada diskon motor Honda yang bisa dimanfaatkan pengunjung, lalu tersedia bonus tambahan
09 Februari 2026, 14:00 WIB
VinFast MPV 7 sudah bisa dipesan di IIMS 2026 dengan beragam keunggulan menarik termasuk kapasitas baterai yang besar
09 Februari 2026, 13:00 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV menuai respons positif dari konsumen, pihak pabrikan mulai kejar produksi
09 Februari 2026, 12:00 WIB
MPV listrik Maxus Mifa 7 dan Mifa 9 bakal segera diproduksi lokal pakai fasilitas milik Indomobil Group
09 Februari 2026, 11:00 WIB
Kehadiran Honda Brio Satya S CVT diklaim berhasil menarik minat banyak pelanggan setelah diluncurkan bulan lalu
09 Februari 2026, 09:00 WIB
Ada dua opsi modifikasi Jetour T2 yang ditampilan di IIMS 2026, bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemilik
09 Februari 2026, 08:00 WIB
Lepas Indonesia siapkan sejumlah penawaran menarik di IIMS 2026, berlaku untuk model perdana mereka Lepas L8
09 Februari 2026, 07:32 WIB
Ada program DP rendah mulai dari Rp 6 jutaan buat LCGC seperti Toyota Agya dan Daihatsu Ayla di IIMS 2026