Permintaan Mobil Listrik Diprediksi Meningkat Dampak Perang Iran
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Astra Daihatsu Motor masih mempelajari sejauh mana dampak kehadiran mobil listrik seharga LCGC di Tanah Air
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Di GIIAS 2025 banyak pabrikan yang meniagakan mobil listrik dengan harga kompetitif. Bahkan setara sama kendaraan roda empat Low Cost Green Car (LCGC).
Terkini ditawarkan oleh BYD Indonesia di ICE BSD, Tangerang. Mereka mulai memasarkan Atto 1 dengan banderol Rp 195 jutaan.
Keputusan itu menuai banyak respons sejumlah pihak. Salah satunya datang dari Astra Daihatsu Motor (ADM).
"Setiap brand tentu memiliki strategi masing-masing. Market (atau) pasar masing-masing," ungkap Tri Mulyono, Marketing & Customer Relation Division Head ADM di GIIAS 2025.
Tri Mulyono menuturkan dengan kedatangan mobil baru diharapkan bisa memberi dampak positif. Seperti menggairahkan pasar kendaraan roda empat.
Mengingat sampai enam bulan awal 2025, pasar mobil baru di Indonesia masih sangat jauh dari harapan.
"Dengan kondisi market Indonesia yang turun, tentu kita berharap adanya banyak maker baru atau model-model baru bisa menambah gairah di pasar otomotif Indonesia," lanjut dia.
Ia mengungkapkan kalau mereka masih mempelajari sejauh mana dampak kehadiran mobil listrik seharga LCGC. Termasuk setelah BYD Atto 1 dipasarkan di dalam negeri.
"Selama ini kan (mobil listrik) bermain di segmen yang tinggi. Terus dengan profil konsumen di bawah Rp 200 juta itu, adopsinya di kendaraan elektrifikasi masih harus kita lihat bersama," lanjut Tri.
Lebih jauh Tri menjelaskan kalau kehadiran BYD Atto 1 di pasar kendaraan roda empat Tanah Air belum tentu langsung menggoyang segmen mobil LCGC.
Ditambah para pengguna LCGC biasanya adalah pembeli mobil pertama atau first car buyer. Jadi harus dilihat lagi ke depan.
"Kita masih melihat adopsi atau acceptance (penerimaan) dari (kendaraan) elektrifikasi di bawah Rp 200 jutaan itu seperti apa," tegas Tri.
Sebagai informasi, tidak hanya BYD Atto yang menjadi mobil listrik dengan banderol di bawah Rp 200 juta.
Akan tetapi masih ada Wuling Air ev yang sudah lebih dulu dipasarkan. Produk satu ini diniagakan dengan banderol Rp 184 jutan di varian Lite Standard Range.
Sementara Wuling Air ev Lite Long Range bisa didapatkan dengan dana Rp 195 jutaan.
Tak ketinggalan ada Seres E1 yang menggoda para konsumen di Tanah Air, sebab dijual Rp 189 jutaan On The Road (OTR) Jakarta.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Maret 2026, 20:07 WIB
20 Maret 2026, 13:31 WIB
17 Maret 2026, 19:00 WIB
16 Maret 2026, 17:08 WIB
16 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
27 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan saat akhir pekan untuk atasi kemacetan lalu lintas
27 Maret 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, fasilitas SIM keliling Jakarta masih melayani permohonan perpanjangan masa berlaku SIM
27 Maret 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dioperasikan demi melayani masyarakat di Kota Kembang
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Meningkatnya harga BBM karena perang Iran, mendorong masyarakat beralih menggunakan mobil listrik saat ini
26 Maret 2026, 17:00 WIB
Mitsubishi Xpander Hybrid facelift resmi meluncur di Thailand dengan beragam ubahan dari sisi teknologi dan fitur
26 Maret 2026, 15:00 WIB
Kepolisian ungkap masih banyak pemudik belum kembali ke Jakarta yang berpotensi sebabkan kemacetan di akhir pekan
26 Maret 2026, 13:00 WIB
Desain mobil identik dengan BYD Atto 3 Facelift terdaftar di laman DJKI, ada sejumlah ubahan eksterior
26 Maret 2026, 11:00 WIB
Kebijakan WFH yang akan dijalankan disebut bisa mengurangi konsumsi BBM hingga 20 persen di tengah perang Iran