Mazda Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik, Tantang Pabrikan China

Mazda bangun pabrik baterai mobil listrik di Jepang untuk menantang pabrikan China yang kini mendominasi

Mazda Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik, Tantang Pabrikan China
Adi Hidayat

KatadataOTO – Mazda semakin serius menggarap mobil listrik. Mereka bahkan berencana untuk meningkatkan produksi EV secara besar-besaran dengan membangun fasilitas produksi baru di Jepang.

Pabrik nantinya akan fokus memproduksi baterai mobil listrik untuk digunakan pada EV terbaru mereka. Langkah tersebut dipercaya bakal memberi dampak luar biasa terhadap perusahaan.

Rencananya Mazda akan membangun pabrik itu di Kota Iwakuni, di Prefektur Yamaguchi Jepang. Mereka bakal menjadikan Panasonic Energy sebagai pemasok utama komponennya.

Setelah beroperasi, pabrik ditargetkan memiliki kapasitas produksi sebesar 10 GWh.

Pemesanan Mazda 234 Unit di GJAW 2024, Unit, CX-5 Mendominasi
Photo : Mazda

Baterai tersebut diklaim sudah disesuaikan dengan platform mobil listrik yang saat ini sedang dikerjakan. Meski tidak menjelaskan secara detail tetapi Masahiro Moro, CEO Mazda mengungkap pengembangan baru rampung pada 2027.

Walau baru akan membangun pabrik baterai untuk kendaraan listrik tetapi sebenarnya perusahaan tidak diam saja. Mereka bahkan sudah memiliki Mazda MX-30 yang sudah diluncurkan di Indonesia beberapa waktu lalu.

Model tersebut hadir dengan desain menarik berkat penggunaan Freestyle Doors. Berkat ini maka mobil tidak dilengkapi pilar B sehingga akses kabin jadi lebih mudah.

Di dalam kabin, Mazda MX-30 hadir dengan desain yang minimalis. Pabrikan tidak banyak memasangkan tombol fisik sehingga lebih enak dipandang.

Mazda juga sudah menyematkan Floating Console di tengah kabin baris pertama membantu mengatur beberapa fitur seperti temperatur kabin kendaraan.

Agar meningkatkan kenyamanan selama berkendara, Mazda MX-30 telah dipasangkan speaker Bose di 12 titik. 

Mazda MX-30 dibekali baterai berkapasitas 35,5 kWh yang cukup untuk menempuh perjalanan sejauh 200 km dalam satu kali pengisian daya.

Mayoritas Pembeli Mazda MX-30 Merupakan Konsumen Repeat Order
Photo : KatadataOTO

Sumber penyimpanan daya tersebut dipakai buat menggerakkan motor listrik yang bisa menghasilkan tenaga 143 hp dan torsi 271 Nm. Tenaga diimbangi fitur e-GVC Plus (Electronic G-Vectoring) guna memastikan stabilitas saat bermanuver.

Sejumlah fitur keselamatan juga sudah dipasang pada Mazda MX-30. Mulai dari i-Activsense termasuk Blind Spot Monitoring, Lane Departure Warning System sampai Mazda Radar Cruise Control.


Terkini

mobil
Diler Ingin Ada Insentif untuk Dongkrak Penjualan Mobil di 2026

Menteri Perdagangan Nilai Pasar Kendaraan Indonesia Masih Baik

Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026

mobil
Penjualan Toyota

Penjualan Toyota Global Februari 2026 Turun Tipis

Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya

mobil
Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel

Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel

Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil

news
GIICOMVEC 2026

GIICOMVEC 2026 Bakal Hadirkan Ragam Inspirasi Bisnis

Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI

news
Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas

Hemat BBM, Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas

WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM

mobil
Pertalite, Pertamina

Pembatasan Pembelian Pertalite Dimulai Hari Ini

Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi

motor
Yamaha AEROX

Yamaha AEROX ALPHA Hadirkan Warna dan Grafis Terbaru

Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing

news
Harga BBM

Harga BBM Pertamina di April 2026, Pertalite dan Pertamax Tetap

Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026