Gaikindo dan Kemenperin Bahas Masa Depan Pasar Mobil Baru di 2026
17 Desember 2025, 22:00 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan menilai kritik Anies Baswedan terhadap subsidi mobil listrik masih kurang tepat.
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Kritik Anies Baswedan terhadap subsidi mobil listrik yang digagas Presiden Joko Widodo (Jokowi) berujung panjang. Sejumlah pihak angkat bicara mengenai pendapat mantan Gubernur DKI Jakarta.
Salah satunya adalah Luhut Binsar Pandjaitan yang menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Dia mengatakan pemerintah telah melakukan kajian mendalam sebelum memutuskan memberi subsidi mobil listrik.
"Mobil listrik sudah ada studi komprehensif. Saya kira seluruh negara, bukan hanya kita jangan melawan arus dunia,” ujar Luhut seperti dikutip dari Katadata, Rabu (10/5).
Pembantu Jokowi tersebut bahkan ingin bertemu langsung dengan Anies. Dia berencana menjelaskan duduk perkaranya
“Nanti suruh dia datang ke saya, biar dijelaskan bahwa enggak ada, tidak benar omongannya itu,” tegasnya.
Di sisi lain Agus Gumiwang Menteri Perindustrian juga menanggapi kritik subsidi mobil listrik yang disampaikan oleh calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan atau KPP Anies Baswedan.
Agus menerangkan industri electric vehicle atau kendaraan setrum harus dilihat secara utuh tidak bisa hanya berdasarkan satu faktor saja. Sebab terdapat sejumlah keuntungan dari program diluncurkan Jokowi.
Sebut saja seperti membantu Indonesia mencapai komitmennya dalam mengurangi emisi karbon. Pasalnya negara tengah memasang target guna mencapai net zero emission pada 2060.
"Nah ini bagian yang tidak terlepaskan dari upaya kita, dan tidak boleh lupa bahwa pengembangan industri EV akan menciptakan lapangan kerja yang cukup tinggi di Indonesia," katanya.
Kemudian Agus menuturkan subsidi mobil listrik bakal mendorong program hilirisasi sumber daya alam khususnya nikel. Jadi membantu percepatan terciptanya ekosistem kendaraan setrum di Indonesia.
"Harus kita lihat karena ekosistem itu kita bentuk, serta manfaat juga tujuan yang saya sampaikan tadi tidak bisa dilihat hanya dari satu faktor saja," tegasnya.
Sebelumnya memang Anies Baswedan memberi kritik terhadap bantuan dari Jokowi. Ia menilai kalau langkah tersebut kurang efektif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 Desember 2025, 22:00 WIB
15 September 2025, 16:00 WIB
25 Agustus 2025, 09:00 WIB
13 Juli 2025, 16:33 WIB
13 Juli 2025, 09:00 WIB
Terkini
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max
09 September 2026, 20:14 WIB
Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan