Daihatsu Buktikan Komitmen Efisiensi Energi, Raih Penghargaan
23 September 2026, 19:00 WIB
Penjualan Yaris Ativ atau kembaran dari Toyota Vios dihentikan di Thailand usai ada skandal uji tabrak Daihatsu.
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Drama skandal uji tabrak Daihatsu ternyata masih belum berhenti. Terbaru Toyota Motor Corp memutuskan menghentikan penjualan dan pengiriman produknya ke Thailand,
Mobil tersebut adalah Yaris Ativ atau kembaran Toyota Vios diniagakan di negeri gajah putih. Masahiko Maeda, CEO Toyota untuk kawasan Asia mengatakan biang kerok yang terjadi bisa saja karena ada tekanan selama pengembangan.
“Jika pembuatan dilakukan dalam kondisi sesuai, tentu masalah seperti ini tidak akan terjadi. Berarti terdapat semacam tekanan di lokasi pengembangan,” ujar Maeda seperti dikutip dari Bangkok Post, Selasa (9/5).
Lebih jauh Maeda menilai kalau ukuran kendaraan yang relatif lebih besar mungkin menjadi tantangannya. Sebab Daihatsu spesialis memproduksi mobil-mobil kecil.
Kendati penjualan Toyota Yaris Ativ dihentikan, jenama asal Jepang tetap melakukan penyelidikan terkait skandal uji tabrak Daihatsu. Hal tersebut dilakukan guna memberi rasa aman ke konsumen.
Seperti diberitakan sebelumnya Daihatsu mengaku telah memanipulasi sekitar 88 ribu data hasil tes keselamatan pada sejumlah model.
Dengan rincian 76.289 Toyota Yaris Ativ (Vios) produksi 2022 dibuat di Thailand/ Malaysia dipasarkan buat Thailand, negara-negara Teluk Arab, Meksiko maupun negara lain terdampak skandal uji tabrak Daihatsu.
Kemudian ada Perodua Axia (kembaran Daihatsu Ayla/Toyota Agya di Malaysia), rakitan Malaysia, Februari 2023 yang dipasarkan di Malaysia sebanyak 11.834 unit
Beruntungnya produk ini masih dijual di negeri jiran. Sebab Daihatsu telah menyatakan Sertifikasi UN-R95 diberikan kepada Perodua Axia tetap utuh. Sehingga tidak perlu melakukan recall, selain itu terus melakukan pengiriman buat para konsumennya.
Selanjutnya Toyota Agya direncanakan diproduksi di Indonesia Juni 2023 untuk pasar Ekuador juga ikut terseret. Akan tetapi khusus model tersebut belum dibuat sehingga tidak ada unit terdampak.
Terakhir satu model sedang dikembangkan. Namun Daihatsu enggan menyebutkan nama mobil anyarnya.
Di lain sisi Akio Toyoda, Chairman Toyota meminta maaf atas apa yang terjadi. Pihaknya bakal melakukan investigasi mendalam.
Pasalnya pelanggaran bisa mengurangi kepercayaan pelanggan terhadap produk Toyota maupun Daihatsu. Karenanya ia menunjuk Koji Sato, CEO Toyota untuk melakukan tindakan diperlukan.
“Kami ingin meminta maaf dengan tulus kepada pelanggan di seluruh dunia. Sebagai pemimpin tertinggi, Koji Sato bertanggung jawab dalam mengembangkan manufaktur Toyota serta grup sementara saya sebagai Chairman akan mengambil beberapa tindakan lain,” tutur Toyoda.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 September 2026, 19:00 WIB
23 September 2026, 17:49 WIB
21 September 2026, 21:00 WIB
21 September 2026, 15:43 WIB
09 September 2026, 20:17 WIB
Terkini
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah
24 September 2026, 09:12 WIB
Dayton hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang membutuhkan ban mobil dengan keunggulan esensial
24 September 2026, 07:00 WIB
Bagi penggemar Vespa matic sekarang jadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan roda dua asal Italia itu
24 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diandalkan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol Ibu Kota
24 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima tempat berbeda hari ini, berikut lokasi dan jam operasionalnya
24 September 2026, 06:00 WIB
Jika ingin mengurus dokumen berkendara, Anda bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung hari ini