Penjualan Mobil Juli 2026 Kembali Membaik, Tumbuh 3,6 Persen
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Penjualan Yaris Ativ atau kembaran dari Toyota Vios dihentikan di Thailand usai ada skandal uji tabrak Daihatsu.
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Drama skandal uji tabrak Daihatsu ternyata masih belum berhenti. Terbaru Toyota Motor Corp memutuskan menghentikan penjualan dan pengiriman produknya ke Thailand,
Mobil tersebut adalah Yaris Ativ atau kembaran Toyota Vios diniagakan di negeri gajah putih. Masahiko Maeda, CEO Toyota untuk kawasan Asia mengatakan biang kerok yang terjadi bisa saja karena ada tekanan selama pengembangan.
“Jika pembuatan dilakukan dalam kondisi sesuai, tentu masalah seperti ini tidak akan terjadi. Berarti terdapat semacam tekanan di lokasi pengembangan,” ujar Maeda seperti dikutip dari Bangkok Post, Selasa (9/5).
Lebih jauh Maeda menilai kalau ukuran kendaraan yang relatif lebih besar mungkin menjadi tantangannya. Sebab Daihatsu spesialis memproduksi mobil-mobil kecil.
Kendati penjualan Toyota Yaris Ativ dihentikan, jenama asal Jepang tetap melakukan penyelidikan terkait skandal uji tabrak Daihatsu. Hal tersebut dilakukan guna memberi rasa aman ke konsumen.
Seperti diberitakan sebelumnya Daihatsu mengaku telah memanipulasi sekitar 88 ribu data hasil tes keselamatan pada sejumlah model.
Dengan rincian 76.289 Toyota Yaris Ativ (Vios) produksi 2022 dibuat di Thailand/ Malaysia dipasarkan buat Thailand, negara-negara Teluk Arab, Meksiko maupun negara lain terdampak skandal uji tabrak Daihatsu.
Kemudian ada Perodua Axia (kembaran Daihatsu Ayla/Toyota Agya di Malaysia), rakitan Malaysia, Februari 2023 yang dipasarkan di Malaysia sebanyak 11.834 unit
Beruntungnya produk ini masih dijual di negeri jiran. Sebab Daihatsu telah menyatakan Sertifikasi UN-R95 diberikan kepada Perodua Axia tetap utuh. Sehingga tidak perlu melakukan recall, selain itu terus melakukan pengiriman buat para konsumennya.
Selanjutnya Toyota Agya direncanakan diproduksi di Indonesia Juni 2023 untuk pasar Ekuador juga ikut terseret. Akan tetapi khusus model tersebut belum dibuat sehingga tidak ada unit terdampak.
Terakhir satu model sedang dikembangkan. Namun Daihatsu enggan menyebutkan nama mobil anyarnya.
Di lain sisi Akio Toyoda, Chairman Toyota meminta maaf atas apa yang terjadi. Pihaknya bakal melakukan investigasi mendalam.
Pasalnya pelanggaran bisa mengurangi kepercayaan pelanggan terhadap produk Toyota maupun Daihatsu. Karenanya ia menunjuk Koji Sato, CEO Toyota untuk melakukan tindakan diperlukan.
“Kami ingin meminta maaf dengan tulus kepada pelanggan di seluruh dunia. Sebagai pemimpin tertinggi, Koji Sato bertanggung jawab dalam mengembangkan manufaktur Toyota serta grup sementara saya sebagai Chairman akan mengambil beberapa tindakan lain,” tutur Toyoda.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
11 Agustus 2026, 20:00 WIB
07 Agustus 2026, 10:45 WIB
07 Agustus 2026, 09:00 WIB
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat