Lexus LFA Concept, Cara Toyota Pertahankan Identitas di Era EV

Toyota perkenalkan Lexus LFA Concept, gambaran calon mobil listrik sports bertenaga listrik di masa depan

Lexus LFA Concept, Cara Toyota Pertahankan Identitas di Era EV
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Lexus LFA Concept resmi diperkenalkan sebagai purwarupa sports car bertenaga listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV).

Ini menjadi satu bentuk komitmen Toyota agar menjadi terus relevan di tengah era elektrifikasi sambil mempertahankan teknik pembuatan dan ciri khas lini kendaraan mereka.

Untuk diketahui, Lexus LFA Concept dikembangkan bersama dengan Toyota GR GT dan GR GT3.

Mengusung konsep Toyota’s Shinken Sengu, Lexus LFA Concept diharapkan dapat menjadi model yang inovatif diimbangi performa berkendara maksimal.

Lexus LFA Concept, Cara Toyota Pertahankan Identitas di Era EV
Photo: Lexus

Tiga prinsip utama yang menjadi basis pengembangan Lexus LFA Concept yaitu center of gravity rendah, bobot ringan dengan rigiditas tinggi dan performa aerodinamika optimal.

Dalam proses pembuatan, ciri khas dan teknik perakitan GR GT maupun GR GT3 diterapkan lalu dipadukan berbagai peluang baru yang hanya dapat diwujudkan lewat platform mobil listrik.

Lexus LFA Concept dibangun di atas all-aluminium body frame, diklaim ringan tetapi rigid. Siluet bodinya sekilas terlihat seperti Toyota GR Supra, namun ukuran pelek terlihat lebih besar.

Namun secara keseluruhan karakter Lexus LFA terdahulu masih dipertahankan dengan tambahan sentuhan modern di sejumlah area, seperti lampu belakang dilengkapi LED bar.

Bagian belakang Lexus LFA Concept kini juga dilengkapi emblem Lexus terintegrasi LED bar, lalu tambahan stop lamp di area bumper.

Masuk ke dalam, Lexus LFA Concept menawarkan pengalaman berkendara imersif. Pengaturan fungsi kendaraan dibuat ergonomis mungkin di sekitar pengemudi.

Lexus LFA Concept, Cara Toyota Pertahankan Identitas di Era EV
Photo: Lexus

Konsep tersebut bermaksud menawarkan sensasi menyatu antara pengemudi dan kendaraan yang digunakannya.

Soal dimensi, Lexus LFA Concept memiliki ukuran panjang 4.690 mm, lebar 2.040 mm, tinggi 1.195 mm, jarak sumbu roda 2.725 mm dan dapat menampung dua penumpang.

Hanya saja Lexus belum memberikan perkiraan spesifikasi teknis dari LFA Concept baik itu kapasitas baterai, daya jelajah maupun performanya.

Namun Lexus LFA Concept menjadi gambaran mobil sport bertenaga listrik masa depan dari Toyota, tetap mempertahankan identitas LFA dengan teknologi yang lebih mumpuni.


Terkini

mobil
Lexus Rakit SUV Listrik di Cina Mulai 2027

Lexus Bakal Rakit SUV Listrik di Cina Mulai 2027

Strategi hadapi tantangan penjualan, Lexus bakal merakit model SUV listrik di Tiongkok mulai tahun depan

mobil
BYD

Cek Mobil yang Paling Diminati Gen Z dan Milenial, Ada BYD

BYD sampai Hyundai menjadi salah satu merek mobil yang paling digandrungi oleh generasi Z maupun milenial

motor
AISI Sebut Penjualan Motor Baru Bakal Meroket H-14 Lebaran 2025

AISI Optimistis Penjualan Motor Tembus 6,5 Juta Unit di 2026

Respons konsumen masih tunjukkan tren positif, AISI bidik penjualan motor baru 6,5 juta unit di akhir 2026

news
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Digelar Lagi, Simak Syaratnya

Bapenda DKI Jakarta menggelar pemutihan pajak kendaraan bermotor sejak Senin (02/11) guna meringankan warga

mobil
100 Unit MG ZS Hybrid+ Diserahkan ke Konsumen

Kuota Harga Spesial MG ZS Hybrid+ Belum Habis

MG Motor Indonesia menyatakan penjualan SUV 5-seater ZS Hybrid+ masih sesuai dengan perkiraan di peluncuran

news
Chery AiMOGA

Chery Makin Fokus Jual Robot AiMOGA Selain Mobil Ramah Lingkungan

Chery Group terus mengembangkan pasar robot humanoid dan sejenisnya untuk pasar luar Tiongkok yakni AiMOGA

modifikasi
IMX 2026

Total Transaksi IMX 2026 Naik, Tembus Rp 21 Miliar

IMX 2026 baru selesai di gelar beberapa waktu lalu, pameran otomotif ini diramaikan dengan berbagai kegiatan

motor
Polytron Fox 350

Indonesia Masih Hadapi Tantangan Adopsi Motor Listrik

Adopsi motor listrik di Indonesia masih belum semasif mobil listrik, AISI ungkap persentasenya masih kecil