Korlantas Resmi Operasikan ETLE Drone, Lebih Akurat Incar Pelanggar
10 Januari 2026, 11:00 WIB
Korlantas jumlah kamera ETLE masih kurang mencukupi kebutuhan sehingga diperlukan banyak penambahan agar optimal
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Kepolisian mengakui bahwa jumlah kamera ETLE masih kurang dari kebutuhan yang ada. Saat ini kepolisian hanya memiliki 433 kamera ETLE Statis dan ratusan kamera lain untuk mendukung aturan serupa.
Jumlah tersebut dinilai masih jauh dari kebutuhan karena banyaknya titik yang harus terpantau. Demikian juga banyaknya jenis pelanggaran lalu lintas di jalan oleh masyarakat.
“Sampai hari ini, jumlah kamera ETLE adalah 433 jenis statis, lima weight in motion atau untuk penimbangan bersifat mobile kemudian 806 mobile handheld dan 65 mobile on-board,” Irjen Pol. Firman Shantyabudi, Kepala Korps Lalu Lintas Polri di Jakarta (05/07).
Padahal ia mengklaim membutuhkan sedikitnya 3.465 kamera statis dan 1.472 kamera weight in motion, 39.691 kamera mobile handheld, 1.261 kamera mobile on-board serta 737 kamera portabel.
Tak hanya kekurangan jumlah kamera, teknologi di dalamnya pun masih harus ditingkatkan. Salah satunya adalah kemampuan mengenali pelat nomor kendaraan yang selama ini masih menjadi kendala dan harus diselesaikan.
“Kamera harus bisa mengenali jenis pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat ketika berada di jalan raya,” katanya.
Sayangnya anggaran untuk bisa meningkatkan hal tersebut terbilang terbatas. Oleh karenanya ia berharap mendapat dukungan anggaran, seperti hibah agar diturunkan ke Korlantas maupun ke polda untuk tambahan penyediaan kamera ETLE.
"Kamu mendorong para Dirlantas serta Kasatlantas agar merapat ke DPRD I maupun II masing-masing. Bila anggaran yang diturunkan ke Korlantas maupun ke polda-polda tidak mencukupi, kita harapkan adanya hibah dan lain sebagainya guna menambah kekurangan anggaran," kata Firman.
Permintaan itu pun mendapat dukungan dari Supriansa, anggota Komisi III DPR RI. Menurutnya rencana penambahan kamera ETLE guna membantu memaksimalkan kinerja Korlantas Polri.
"Saya setuju seandainya hasil tilang-tilang ini yang ada lalu diserahkan kembali kepada lantas. Pendapatan PNBP (penerimaan negara bukan pajak) bisa dipakai untuk membeli kamera sehingga tidak repot-repot lagi para (polisi) lalu lintas berpanas-panas atau berhujan-hujan," ujar Supriansa.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Januari 2026, 11:00 WIB
01 Januari 2026, 15:00 WIB
21 Desember 2025, 11:10 WIB
09 Desember 2025, 08:00 WIB
08 Desember 2025, 19:00 WIB
Terkini
26 September 2026, 16:52 WIB
Dorna mengumumkan jadwal MotoGP 2027, terdiri dari 22 seri dan terdapat dua sirkuit baru yang jadi tuan rumah
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia