Korlantas Tambah 315 Kamera ETLE Handheld Jelang Libur Nataru

Korlantas perketat pengawasan lalu lintas saat libur Natal dan tahun baru 2026 dengan menambah kamera ETLE handheld

Korlantas Tambah 315 Kamera ETLE Handheld Jelang Libur Nataru
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Minggu, 21 Desember 2025 | 11:10 WIB

KatadataOTO – Menyambut libur Natal dan tahun baru 2026, Korlantas Polri menambah 315 kamera ETLE handheld. Dengan penambahan tersebut maka total perangkat e-Tilang handheld yang dimiliki Korlantas Polri kini berjumlah 554 unit.

Penambahan ini diharapkan bisa memudahkan petugas dalam menegakkan aturan lalu lintas. Sehingga kepatuhan masyarakat juga mengalami peningkatan khususnya selama periode libur Nataru.

“Penambahan 315 perangkat e-Tilang handheld ini merupakan bagian dari transformasi digital penegakan hukum di bidang lalu lintas,” ujar Irjen Pol Agus Suryonugroho, Kakorlantas Polri dalam siaran resminya (21/12).

Perangkat tersebut akan akan didistribusikan ke jajaran Polda guna mendukung optimalisasi penegakan hukum.

Tilang ETLE
Photo: Istimewa

“Setiap Polda memiliki target pemenuhan e-Tilang handheld sesuai kebutuhan wilayah. Kemudian ada pula evaluasi untuk memastikan efektivitas penggunaan serta mengidentifikasi kendala maupun potensi pengembangan sistem ke depan,” tegasnya kemudian.

Kakorlantas Polri berharap penerapan ETLE handheld dapat meningkatkan kepedulian dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Menurutnya, lalu lintas merupakan cerminan budaya bangsa yang harus dijaga bersama.

“Dengan penerapan e-Tilang handheld secara masif, diharapkan dapat mewujudkan lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar,” pungkas Agus Suryonugroho.

Sebelumnya diberitakan bahwa Korlantas Polri berencana untuk terus meningkatkan jumlah kamera ETLE di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, mereka menargetkan agar bisa memiliki setidaknya 5.000 kamera ETLE pada 2027 guna mengoptimalkan pengawasan.

Jumlah itu meningkat pesat bila dibandingkan saat ini yang hanya 1.641 di seluruh Indonesia. Kehadiran kamera ETLE dinilai memberi banyak keunggulan termasuk penegakan hukum lebih transparan hingga menekan angka fatalitas di jalan raya.

Tilang ETLE
Photo: Antara

Tak hanya itu, sistem ETLE berhasil merekam sedikitnya 8.335.692 pelanggaran lalu lintas pada Januari hingga September 2025. Dari jumlah tersebut petugas akan kembali melakukan pemeriksaan guna memvalidasi pelanggaran.

Banyaknya jumlah kejadian yang berhasil tercatat dikarenakan pengawasan dilakukan selama 24 jam. Sehingga masyarakat pun jadi berpikir dua kali sebelum melakukan pelanggaran lalu lintas.


Terkini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia

mobil
BYD Atto 1

BYD Atto 1 Versi Baru Meluncur, Ada Tambahan LiDAR

Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru

mobil
Chery QQ

Belum Rilis, Chery QQ 3 EV Bisa Dipesan Dengan Modal Rp 5 Juta

Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta

mobil
Changan REEV

Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah

Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta

komunitas
Suzuki

Burgman Fun Rally 2026 Jadi Wadah Kumpul Komunitas Motor Suzuki

Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka

komunitas
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 Jelajah Pintu Gerbang Sumatera

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung