Strategi Pertamina Dorong Industri Otomotif Nasional di GIIAS 2026
02 Agustus 2026, 09:00 WIB
Pada libur Natal 25 Desember 2021, konsumsi Pertamax, Pertamina Dex, Dexlite hingga Turbo mengalami kenaikan
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Pertamina mencatat adanya kenaikan konsumsi bahan bakar jenis Pertamax pada masa liburan Natal 2021. Khususnya di Jawa Barat, penggunaan Pertamax terbilang mencapai 17 persen pada 25 Desember, dibandingkan konsumsi harian.
Hal ini dikatakan sebagai fenomena menarik, karena pengendara lebih memilih BBM (Bahan Bakar Minyak) yang berkualitas dan ramah lingkungan.
“Pada libur Natal ini, selain konsumsi Pertamax dan Dexlite di wilayah Jawa Bagian Barat yang meningkat dibandingkan normal harian. Pada hari H Natal, peningkatan konsumsi BBM jenis Pertamax Turbo sebesar 10 persen, Pertamina Dex 5 persen dan Dexlite 67 persen,” ucap Eko Kristiawan, Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat pada siaran resminya.
Lebih lanjut Ia mengatakan, bahwa tren ini menunjukkan bahwa para pengemudi semakin meyakini, bahwa kenyamanan bepergian mensyaratkan kendaraan yang prima.
Pertamax Turbo dengan RON (Research Octane Number) 98 dan Pertamax RON 92 untuk mesin bensin, serta Pertamina Dex dengan CN (Cetane Number) 53 untuk mesin diesel, akan menjamin pembakaran akan lebih sempurna dan maksimal.
“Penggunaan Pertamax Series dan Dex Series cocok untuk perjalanan jauh karena keunggulannya, mesin menjadi lebih dingin, efisien, awet dan mampu meningkatkan performa,” jelasnya kemudian.
Belum lama ini, Pemerintah menyatakan bahwa pihaknya akan mendorong masyarakat untuk menggunakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.
Dengan kata lain BBM jenis Premium perlahan-lahan akan dihapus. Lalu masyarakat diharapkan beralih pada Pertalite.
Lalu tidak sampai di sana, transisi akan berlanjut di mana masyarakat akan didorong untuk menggunakan Pertamax. Hal ini dikarenakan Pertalite juga akan dihapus dari Tanah Air.
Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax akan memiliki RON 92 dan dianggap cocok untuk mobil keluaran baru. Mobil-mobil baru yang notabene menggunakan kompresi mesin lebih tinggi, membuat pembakaran lebih sempurna apabila menggunakan Pertamax.
Namun bagaimana nasib para mobil lawas alias jadul yang masih banyak digunakan masyarakat saat ini. Apakah mesin kendaraan tersebut bisa beradaptasi dengan bahan bakar dengan RON 92 bernama Pertamax.
“Kalau mengenai itu (kompresi tinggi) betul, tapi mesin kendaraan tua tetap bisa menggunakan Pertamax tanpa kerusakan. Hanya saja manfaat Pertamax yang diberikan tidak sebaik jika menggunakan mesin teknologi terbaru,” ucap Syamsudin, Fuel Technical Expert PT Pertamina Patra Niaga kepada TrenOto (28/12/2021).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 Agustus 2026, 09:00 WIB
21 Juli 2026, 11:00 WIB
01 Juli 2026, 16:32 WIB
12 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 07:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda