Cara Mencari Kaca Film Untuk Mobil Listrik, Tak Boleh Asal Pilih
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
Selain Premium, Pemerintah juga akan mengalihkan pengguna Pertalite ke Pertamax untuk mendapatkan BBM lebih ramah lingkungan
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Memperbaiki kondisi lingkungan, Pemerintah menegaskan pihaknya akan mendorong penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang lebih ramah lingkungan. Perubahan ini juga meliputi Pertalite ke Pertamax.
Dalam keterangan resminya, Soerjaningsih, Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas menyebut, Indonesia saat ini sedang memasuki masa transisi dari BBM dengan RON 90.
"Kita memasuki masa transisi di mana Premium (RON 88) akan digantikan dengan Pertalite (RON 90), sebelum akhirnya kita akan menggunakan BBM yang ramah lingkungan," ujarnya dilansir website resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Dalam penjelasannya, Soerja menegaskan, Premium dengan RON 88 hanya digunakan oleh tujuh negara di dunia saat ini. Tak hanya itu, volume BBM untuk jenis ini juga sangat kecil. Kesadaran masyarakat menggunakan BBM dengan kualitas yang lebih baik, menjadi salah satu penyebabnya.
Lebih lanjut Soerja mengungkapkan, Pemerintah tengah menyusun roadmap BBM ramah lingkungan di mana nantinya Pertalite juga akan digantikan dengan BBM dengan kualitas lebih baik.
"Dengan roadmap ini, ada tata waktu di mana nantinya kita akan menggunakan BBM ramah lingkungan. Ada masa di mana Pertalite harus dry, harus shifting dari Pertalite ke Pertamax," katanya.
Proses shifting Pertalite ke Pertamax juga menjadi salah satu bahasan FGD (focus group discussion) agar peralihan ini tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.
"Sehingga kita juga mencermati volume Pertalite yang harus disediakan untuk masyarakat," tuturnya.
Selain itu, perubahan dari Premium ke Pertalite dinilai mampu menurunkan kadar emisi CO2 sebesar 14 persen. Selanjutnya, Pemerintah menyebut, perubahan dari Pertalite menuju Pertamax akan kembali menurunkan emisi CO2 sebesar 27 persen.
Sebelumnya kabar penghapusan Premium telah lama menjadi perbincangan. Salah satu faktor pendorongnya ialah penggunaan BBM dengan oktan rendah atau research octane number (RON) 88 alias bensin Premium hanya terdapat di 7 negara.
Ketujuh negara tersebut yakni Bangladesh, Colombia, Mesir, Indonesia, Mongolia, Ukraina dan Uzbekistan. Melihat hal ini, pemerintah tengah berupaya mengalihkan penggunaan Premium ke Pertalite sebelum akhirnya menggunakan Pertamax
Terbukti saat ini, hanya beberapa SPBU yang menyediakan BBM jenis Premium.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
21 Juli 2026, 11:00 WIB
01 Juli 2026, 16:32 WIB
18 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 14:57 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda