Harga BBM Diesel Pertamina Melambung, Ikuti BP AKR dan ViVo
04 Mei 2026, 11:50 WIB
Selain Premium, Pemerintah juga akan mengalihkan pengguna Pertalite ke Pertamax untuk mendapatkan BBM lebih ramah lingkungan
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Memperbaiki kondisi lingkungan, Pemerintah menegaskan pihaknya akan mendorong penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang lebih ramah lingkungan. Perubahan ini juga meliputi Pertalite ke Pertamax.
Dalam keterangan resminya, Soerjaningsih, Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas menyebut, Indonesia saat ini sedang memasuki masa transisi dari BBM dengan RON 90.
"Kita memasuki masa transisi di mana Premium (RON 88) akan digantikan dengan Pertalite (RON 90), sebelum akhirnya kita akan menggunakan BBM yang ramah lingkungan," ujarnya dilansir website resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Dalam penjelasannya, Soerja menegaskan, Premium dengan RON 88 hanya digunakan oleh tujuh negara di dunia saat ini. Tak hanya itu, volume BBM untuk jenis ini juga sangat kecil. Kesadaran masyarakat menggunakan BBM dengan kualitas yang lebih baik, menjadi salah satu penyebabnya.
Lebih lanjut Soerja mengungkapkan, Pemerintah tengah menyusun roadmap BBM ramah lingkungan di mana nantinya Pertalite juga akan digantikan dengan BBM dengan kualitas lebih baik.
"Dengan roadmap ini, ada tata waktu di mana nantinya kita akan menggunakan BBM ramah lingkungan. Ada masa di mana Pertalite harus dry, harus shifting dari Pertalite ke Pertamax," katanya.
Proses shifting Pertalite ke Pertamax juga menjadi salah satu bahasan FGD (focus group discussion) agar peralihan ini tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.
"Sehingga kita juga mencermati volume Pertalite yang harus disediakan untuk masyarakat," tuturnya.
Selain itu, perubahan dari Premium ke Pertalite dinilai mampu menurunkan kadar emisi CO2 sebesar 14 persen. Selanjutnya, Pemerintah menyebut, perubahan dari Pertalite menuju Pertamax akan kembali menurunkan emisi CO2 sebesar 27 persen.
Sebelumnya kabar penghapusan Premium telah lama menjadi perbincangan. Salah satu faktor pendorongnya ialah penggunaan BBM dengan oktan rendah atau research octane number (RON) 88 alias bensin Premium hanya terdapat di 7 negara.
Ketujuh negara tersebut yakni Bangladesh, Colombia, Mesir, Indonesia, Mongolia, Ukraina dan Uzbekistan. Melihat hal ini, pemerintah tengah berupaya mengalihkan penggunaan Premium ke Pertalite sebelum akhirnya menggunakan Pertamax
Terbukti saat ini, hanya beberapa SPBU yang menyediakan BBM jenis Premium.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
04 Mei 2026, 11:50 WIB
01 Mei 2026, 16:20 WIB
19 April 2026, 11:05 WIB
13 April 2026, 11:00 WIB
08 April 2026, 09:00 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan