Keunggulan Mobil Hybrid Toyota untuk Mudik Lebaran
25 Maret 2025, 16:05 WIB
Kepercayaan pemegang saham Toyota pada Akio Toyoda mulai menghilang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski kembali terpilih untuk menjadi Chairman Toyota Motor Corporation tetapi dukungan terhadap Akio Toyoda mengalami penurunan. Hal ini terlihat dari hasil pemungutan suara yang dilakukan pada rapat umum tahunan perusahaan beberapa waktu lalu.
Dari hasil tersebut diketahui bahwa sang bos besar Toyota hanya mendapat suara 72 persen. Angka ini turun bila dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 85 persen dan di 2022 sebanyak 96 persen.
Penurunan ini tentunya menjadi sebuah teguran bagi Toyoda karena biasanya para eksekutif akan dipilih lagi dengan jumlah dukungan yang besar.
Ada pun penurunan dukungan diperkirakan datang dari para investor asing serta menguasai sekitar 25 persen saham Toyota. Mereka yang lantang untuk melengserkan Toyoda adalah CalPERS dari Amerika Serikat dan CPP Investments asal Kanada.
Meski demikian Toyota mengklaim bahwa mereka melihat hasil ini sebagai sebuah masukan jujur dari para investor. Mereka pun berkomitmen untuk memperjelas peran dan harapan eksekutif guna meningkatkan independensi dewan direksi.
Walau dukungan suaranya menurun tetapi sejak awal Akio Toyoda memang diperkirakan bakal kembali terpilih. Hal ini disebabkan kepemilikan saham memang banyak dikuasai anak perusahaan Toyota.
Selain itu selama Akio Toyoda menjabat, beberapa catatan positif juga berhasil ditorehkan dalam satu tahun terakhir. Mulai dari rekor jumlah penjualan hingga popularitasnya di kalangan investor Jepang.
Meski demikian beberapa catatan juga mewarnai kepemimpinannya. Mulai dari skandal uji tabrak Daihatsu yang pertama kali terkuak pada April 2023.
Setelah itu penyelidikan terus dilakukan sehingga diketahui bahwa sedikitnya ada 64 model dan 2 terimbas skandal tersebut.
Kemudian beberapa waktu lalu Toyota juga diketahui telah memanipulasi data bersama dengan beberapa pabrikan kendaraan lain seperti Honda serta Suzuki. Namun perusahaan menegaskan bahwa hal tersebut tidak mempengaruhi keselamatan dan belum perlu melakukan recall.
Meski demikian penyelidikan internal masih terus dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh kendaraan yang beroperasi memang aman.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 Maret 2025, 16:05 WIB
25 Maret 2025, 15:42 WIB
24 Maret 2025, 11:15 WIB
20 Maret 2025, 13:00 WIB
19 Maret 2025, 13:00 WIB
Terkini
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik
01 April 2025, 18:19 WIB
Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi