Proses Ekspor Toyota Terhambat Imbas Perang Iran dan Amerika
09 Maret 2026, 07:14 WIB
Kepercayaan pemegang saham Toyota pada Akio Toyoda mulai menghilang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski kembali terpilih untuk menjadi Chairman Toyota Motor Corporation tetapi dukungan terhadap Akio Toyoda mengalami penurunan. Hal ini terlihat dari hasil pemungutan suara yang dilakukan pada rapat umum tahunan perusahaan beberapa waktu lalu.
Dari hasil tersebut diketahui bahwa sang bos besar Toyota hanya mendapat suara 72 persen. Angka ini turun bila dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 85 persen dan di 2022 sebanyak 96 persen.
Penurunan ini tentunya menjadi sebuah teguran bagi Toyoda karena biasanya para eksekutif akan dipilih lagi dengan jumlah dukungan yang besar.
Ada pun penurunan dukungan diperkirakan datang dari para investor asing serta menguasai sekitar 25 persen saham Toyota. Mereka yang lantang untuk melengserkan Toyoda adalah CalPERS dari Amerika Serikat dan CPP Investments asal Kanada.
Meski demikian Toyota mengklaim bahwa mereka melihat hasil ini sebagai sebuah masukan jujur dari para investor. Mereka pun berkomitmen untuk memperjelas peran dan harapan eksekutif guna meningkatkan independensi dewan direksi.
Walau dukungan suaranya menurun tetapi sejak awal Akio Toyoda memang diperkirakan bakal kembali terpilih. Hal ini disebabkan kepemilikan saham memang banyak dikuasai anak perusahaan Toyota.
Selain itu selama Akio Toyoda menjabat, beberapa catatan positif juga berhasil ditorehkan dalam satu tahun terakhir. Mulai dari rekor jumlah penjualan hingga popularitasnya di kalangan investor Jepang.
Meski demikian beberapa catatan juga mewarnai kepemimpinannya. Mulai dari skandal uji tabrak Daihatsu yang pertama kali terkuak pada April 2023.
Setelah itu penyelidikan terus dilakukan sehingga diketahui bahwa sedikitnya ada 64 model dan 2 terimbas skandal tersebut.
Kemudian beberapa waktu lalu Toyota juga diketahui telah memanipulasi data bersama dengan beberapa pabrikan kendaraan lain seperti Honda serta Suzuki. Namun perusahaan menegaskan bahwa hal tersebut tidak mempengaruhi keselamatan dan belum perlu melakukan recall.
Meski demikian penyelidikan internal masih terus dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh kendaraan yang beroperasi memang aman.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Maret 2026, 07:14 WIB
08 Maret 2026, 13:00 WIB
27 Februari 2026, 20:00 WIB
27 Februari 2026, 07:00 WIB
26 Februari 2026, 17:00 WIB
Terkini
09 Maret 2026, 11:26 WIB
Secara retail, penjualan mobil baru di Februari 2026 mencatatkan tren positif dibandingkan bulan sebelumnya
09 Maret 2026, 11:00 WIB
Daihatsu kembali mengajak 21 komunitas yang merupakan pelanggan tetap untuk mudik bareng di Lebaran 2026
09 Maret 2026, 07:14 WIB
Toyota saat ini tengah mempelajari rute-rute baru untuk mengapalkan produk mereka sampai ke Timur Tengah
09 Maret 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta kembali dibuka seperti biasa hari ini, simak persyaratan dan biayanya
09 Maret 2026, 06:00 WIB
Pengendara mobil dan motor bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung untuk mengurus dokumen hari ini
09 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali dilakukan di sejumlah ruas untuk atasi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota
08 Maret 2026, 15:00 WIB
VinFast menerima pemesanan 20.000 unit mobil listrk dari dua perusahaan transportasi yang akan dikirim hingga 2028
08 Maret 2026, 13:00 WIB
Toyota Astra Motor berhasil mencatatkan pangsa pasar sampai 31,2 persen di dalam negeri sepanjang tahun lalu