Toyota GR Yaris Edisi Khusus Debut, Tribut untuk Juara Dunia WRC
25 Januari 2026, 17:00 WIB
Kepercayaan pemegang saham Toyota pada Akio Toyoda mulai menghilang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski kembali terpilih untuk menjadi Chairman Toyota Motor Corporation tetapi dukungan terhadap Akio Toyoda mengalami penurunan. Hal ini terlihat dari hasil pemungutan suara yang dilakukan pada rapat umum tahunan perusahaan beberapa waktu lalu.
Dari hasil tersebut diketahui bahwa sang bos besar Toyota hanya mendapat suara 72 persen. Angka ini turun bila dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 85 persen dan di 2022 sebanyak 96 persen.
Penurunan ini tentunya menjadi sebuah teguran bagi Toyoda karena biasanya para eksekutif akan dipilih lagi dengan jumlah dukungan yang besar.
Ada pun penurunan dukungan diperkirakan datang dari para investor asing serta menguasai sekitar 25 persen saham Toyota. Mereka yang lantang untuk melengserkan Toyoda adalah CalPERS dari Amerika Serikat dan CPP Investments asal Kanada.
Meski demikian Toyota mengklaim bahwa mereka melihat hasil ini sebagai sebuah masukan jujur dari para investor. Mereka pun berkomitmen untuk memperjelas peran dan harapan eksekutif guna meningkatkan independensi dewan direksi.
Walau dukungan suaranya menurun tetapi sejak awal Akio Toyoda memang diperkirakan bakal kembali terpilih. Hal ini disebabkan kepemilikan saham memang banyak dikuasai anak perusahaan Toyota.
Selain itu selama Akio Toyoda menjabat, beberapa catatan positif juga berhasil ditorehkan dalam satu tahun terakhir. Mulai dari rekor jumlah penjualan hingga popularitasnya di kalangan investor Jepang.
Meski demikian beberapa catatan juga mewarnai kepemimpinannya. Mulai dari skandal uji tabrak Daihatsu yang pertama kali terkuak pada April 2023.
Setelah itu penyelidikan terus dilakukan sehingga diketahui bahwa sedikitnya ada 64 model dan 2 terimbas skandal tersebut.
Kemudian beberapa waktu lalu Toyota juga diketahui telah memanipulasi data bersama dengan beberapa pabrikan kendaraan lain seperti Honda serta Suzuki. Namun perusahaan menegaskan bahwa hal tersebut tidak mempengaruhi keselamatan dan belum perlu melakukan recall.
Meski demikian penyelidikan internal masih terus dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh kendaraan yang beroperasi memang aman.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 Januari 2026, 17:00 WIB
19 Januari 2026, 19:00 WIB
18 Januari 2026, 13:00 WIB
15 Januari 2026, 15:00 WIB
14 Januari 2026, 15:00 WIB
Terkini
25 Januari 2026, 17:00 WIB
Toyota GR Yaris terbaru dihadirkan sebagai tribut untuk Sebastien Ogier, ada tambahan mode berkendara Seb
25 Januari 2026, 15:00 WIB
Dimensi Mitsubishi Destinator yang kompak membuat para wanita merasa senang mengendarainya buat mobilitas
25 Januari 2026, 13:00 WIB
Ananta Rispo memiliki koleksi kendaraan beragam yang sudah dimodifikasi sesuai dengan selera dan kebutuhannya
25 Januari 2026, 11:00 WIB
Untuk pertama kalinya di Indonesia Chery akan meluncurkan mobil diesel yang rencananya hadir di segmen niaga
25 Januari 2026, 09:00 WIB
Meski akan ada banyak rintangan, AISI menargetkan 6,7 juta unit motor baru bisa terjual sepanjang 2026
25 Januari 2026, 07:00 WIB
Menjelang akhir Januari hampir semua harga LCGC mengalami kenaikan, Honda Brio Satya tipe tertinggi Rp 4 juta
24 Januari 2026, 17:00 WIB
Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal
24 Januari 2026, 15:00 WIB
Farizon SV hadir di Indonesia dan siap menantang Toyota Hiace di bidang transportasi perkotaan Tanah Air