EV Farizon SV Masuk ke Sektor Transportasi Antar Kota
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Kendaraan listrik dipercaya bisa jadi solusi atas tingginya biaya operasional yang harus ditanggung oleh UMKM
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Tidak bisa dipungkiri bahwa operasional yang harus ditanggung pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tidaklah sedikit. Salah satu faktor penyebab adalah besarnya biaya transportasi.
Padahal sektor itu merupakan tulang punggung dalam menjaga daya tahan perekonomian Indonesia. Pasalnya hampir 97 persen tenaga kerja nasional berhasil terserap di segmen tersebut serta berkontribusi lebih dari 60 persen Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
Oleh sebab itu tingginya biaya operasional harus diatasi dengan beragam cara. Termasuk menjadikan kendaraan listrik sebagai sarana transportasi para pelaku bisnis.
“UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional namun mereka memerlukan dukungan dari berbagai sektor termasuk industri otomotif untuk berkembang. Diperlukan kolaborasi dalam menyediakan kendaraan niaga yang handal, efisien, ramah lingkungan dan terjangkau agar lebih optimal,” ungkap Munawar Chalil, Ketua Umum Indonesia Center for Mobility Studies (ICMS).
Selama ini kendaraan listrik dikenal menawarkan penghematan signifikan dalam konsumsi energi, biaya perawatan hingga insentif fiskal seperti pembebasan atau pengurangan pajak. Dengan demikian operasional usaha bisa lebih optimal.
Pilihannya pun kini sudah lebih beragam sehingga diharapkan bisa memudahkan masyarakat dalam menentukan pilihan sesuai kebutuhannya. Salah satunya adalah DFSK Gelora E yang sudah diluncurkan di Indonesia sejak 2021.
“Kami melihat peran UMKM sangat strategis dalam menjaga roda perekonomian. Oleh karena itu, DFSK menghadirkan berapa opsi mobil niaga yang tidak hanya efisien secara biaya operasional tetapi juga sejalan dengan visi keberlanjutan lingkungan,” ujar Cing Hok Rifin, Director of Sales PT Sokonindo Automobile.
Walau merupakan kendaraan listrik, mobil tetap bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan pelanggan. Hal ini disampaikan Albertus Whitney dari Perusahaan Karoseri Delima Mandiri.
“Kendaraan niaga dapat kami bangun sesuai kebutuhan dan kapasitas yang dimiliki oleh masing-masing pelaku usaha. Selalu ada ruang inovasi untuk merealisasikan kebutuhan mereka,” tutur Whitney.
Melalui sinergi antara para pelaku industri otomotif dan UMKM, transformasi menuju ekonomi hijau berbasis elektrifikasi diharapkan dapat mendorong Indonesia menuju ketahanan ekonomi yang lebih kokoh serta berkelanjutan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
05 Agustus 2026, 10:00 WIB
12 April 2026, 09:00 WIB
10 April 2026, 15:04 WIB
08 April 2026, 15:23 WIB
Terkini
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota