Kepolisian Ungkap Masih Banyak Pemudik Belum Kembali ke Jakarta
26 Maret 2026, 15:00 WIB
Kapolri imbau perusahaan mudahkan izin cuti agar karyawan bisa mudik lebih cepat dari jadwal semula dan terhindari dari kemacetan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolri imbau perusahaan mudahkan izin cuti Lebaran 2022. Dengan demikian diharapkan mereka bisa melakukan perjalanan lebih awal dan kepadatan lalu lintas dapat terbagi.
Pemerintah memang tengah mensosialisasikan agar masyarakat melakukan perjalanan mudik lebih cepat. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kemacetan luar biasa yang diperkirakan akan terjadi pada puncak arus mudik.
“Kami imbau kepada instansi-instansi khususnya swasta untuk bisa mengatur waktu cuti bagi perusahaannya karena Kemenaker telah mengeluarkan peraturan untuk bisa mengatur cuti secara fleksibel. Harapan kami, cuti bisa diberikan jauh-jauh hari misalkan mulai dari H-8 sehingga semuanya tidak menumpuk di H-3, H-2, H-1,” ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Irjen Pol Firman Shantyabudi, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas). Ia mengajak masyarakat untuk mudik lebih awal guna mencegah penumpukan kendaraan di waktu-waktu tertentu.
“Kami mendasari atas jadwal-jadwal yang sudah ditetapkan. Kami mendapatkan informasi bahwa anak-anak sekolah sudah diliburkan mulai 22 April tapi untuk para orang tua tenaga kerja ASN itu baru diberikan cuti pada tanggal 29 April,” ujarnya.
Menurut Firman, dengan melaksanakan mudik lebih awal, beban kondisi jalan akan lebih berkurang. Sebab, jumlah pemudik pada Lebaran tahun ini perkirakan meningkat cukup tinggi bila dibandingkan pada 2019 lalu.
Meski demikian, Korlantas tetap menyiapkan beragam skema untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan pada arus mudik tahun 2022. Mulai dari rekayasa lalu lintas pada ruas tol, jalur arteri dan kawasan wisata.
“Petugas akan melakukan pengaturan parkir, termsuk pengaturan rawan macet oleh tim urai. Adapun jalur tol yang berpotensi macet ada di gate tol, bottle neck, rest area termasuk bila ada kendaraan mengalami masalah,” kata Kombes Pol Edy Djunaedi, Kabag Ops Korlantas Polri.
Ia pun menambahkan, pihaknya telah menerjunkan 144.392 personel polri yang terdiri dari Mabes 876 dan Polda jajaran 87.004 adapun sisanya dari instansi terkait. Selain itu, Polri mendirikan 2702 posko, terdiri dari 1.710 pospam, 730 pos pelayanan serta 258 pos terpadu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Maret 2026, 15:00 WIB
20 Maret 2026, 09:00 WIB
19 Maret 2026, 13:17 WIB
18 Maret 2026, 09:01 WIB
15 Maret 2026, 09:13 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026