GWM Gandeng BMW Bikin Mobil Listrik Ora 7
17 Juni 2026, 07:00 WIB
Sebuah kapal kargo bernama Morning Midas pengangkut mobil listrik terbakar di lepas pantai Alaska, Amerika
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kebakaran kapal kargo pengangkut mobil kembali terulang. Kali ini terjadi di lepas pantai Alaska pada Selasa (03/06) waktu setempat.
Melansir laporan Carscoops, kapal Morning Midas belayar dari Cina sejak 26 Mei 2025. Mereka rencananya menuju ke Lazaro Cardenas, Meksiko.
Di dalam kapal kargo tersebut ada 3.000 mobil. 800 di antaranya merupakan electric vehicle (EV) dari para manufaktur asal Negeri Tirai Bambu.
Zodiac Maritim selaku pemilik kapal mengatakan bahwa api pertama kali berasal dari ruangan yang membawa mobil listrik.
“Awak kapal segera memulai prosedur pemadaman kebakaran darurat menggunakan sistem pemadaman di kapal,” bunyi pernyataan resmi Zodiac Maritime.
Berbagai upaya pun dilakukan oleh para awak kapal guna menjinakan api yang berasal dari ratusan mobil listrik.
Akan tetapi usaha itu tidak membuahkan hasil. Api terus membesar dan melalap seluruh bagian kapal Morning Midas.
“Meskipun mereka sudah berusaha, situasi tidak dapat dikendalikan,” lanjut perusahaan asal Inggris tersebut.
Seluruh awak kapal yang berjumlah 22 orang itu lantas menghubungi penjaga pantai Amerika Serikat (AS).
Lalu mereka memutuskan untuk pergi memakai sekoci guna menyelamatkan diri. Kemudian ditolong oleh kapal yang kebetulan melintas.
Di sisi lain disebut-sebut kalau api masih berkobar. Sehingga nasib ribuan kendaraan roda empat termasuk 800 mobil listrik belum diketahui.
Insiden ini bukan yang pertama terjadi di dunia otomotif. Sebelumnya di awal 2022, sebuah kapal kargo berbendera Panama turut terbakar.
Kapal tersebut mengangkut 2.500 mobil mewah berbagai merek. Mulai dari Porsche, Volkswagen hingga Bentley hangus terbakar.
“Kami telah berkomunikasi dengan perusahaan pelayaran serta rincian mobil di kapal sehingga pelanggan yang terkena dampak dapat dihubungi oleh diler mereka,” ungkap Luke Vandezande, Juru Bicara Porsche dalam kesempatan terpisah.
Kebakaran berawal dari salah satu dek ketika Felicity Ace tengah berlayar dari Emden, Jerman menuju Davisville di Rhode Island.
Dalam pelayaran, kapal mengirimkan sinyal bahaya ke selatan pulau Faial milik Portugal yang berada di tengah samudera Atlantik karena kebakaran tak dapat dipadamkan.
Tanda bahaya pun mendapat respon dari sejumlah kapal terdekat, termasuk kapal tanker minyak Resilient Warrior bergegas ke lokasi kejadian.
Saat ini beberapa kapal pengiriman menolak untuk membawa mobil listrik. Salah satunya adalah Norway’s Havila Kystruten yang tegas menolak karena faktor risiko terlalu besar.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
17 Juni 2026, 07:00 WIB
16 Juni 2026, 10:00 WIB
16 Juni 2026, 08:02 WIB
12 Juni 2026, 13:00 WIB
06 Juni 2026, 08:54 WIB
Terkini
17 Juni 2026, 09:00 WIB
E5 Plus jadi SUV PHEV perdana DFSK di pasar Indonesia, klaim daya jelajah komprehensifnya 1.300 kilometer
17 Juni 2026, 07:00 WIB
GWM Ora 7 merupakan mobil listrik hasil kolaborasi dengan BMW, ubah arah desain seri Ora di masa mendatang
17 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan mengincar mobil dengan pelat nomor berakhiran genap terutama di jam sibuk
17 Juni 2026, 06:00 WIB
Setelah libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, SIM keliling Jakarta kembali melayani masyarakat hari ini
16 Juni 2026, 19:00 WIB
Kiandra Ramadhipa mengaku sering berdiskusi, demi bisa mendapatkan ilmu balapan dari Veda Ega dan Mario Aji
16 Juni 2026, 18:11 WIB
Rencana penyesuaian tarif Transjakarta, pemerintah hanya menyasar rute jauh seperti Blok M - Bandara Soetta
16 Juni 2026, 10:00 WIB
Langkah berani dilakukan Nissan untuk bisa kembali bersaing dalam industri otomotif global yang cukup ketat
16 Juni 2026, 08:02 WIB
Setelah menjual mobil bermesin bensin dan bertenaga listrik, PHEV perdana DFSK bakal hadir di RI tahun ini