Geely EX2 Varian Termahal Lebih Laris 70 Persen di Indonesia
04 Februari 2026, 16:00 WIB
Audi enggan mengikuti tren-tren mobil baru yang mengusung layar infotaiment dan panel meter berukuran besar
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Saat ini banyak mobil baru yang dilengkapi layar infotainment maupun panel meter berukuran besar. Hal tersebut biasanya dilakukan oleh para produsen asal Cina.
Hal itu terasa perlu karena hampir seluruh pengaturan berada di dalam satu layar. Tidak lagi banyak tombol fisik di kendaraan.
Dengan begitu, tampilan kabin kendaraan terasa lebih modern. Berbeda sama mobil-mobil keluaran 1990-an sampai awal 2000-an.
Akan tetapi, hal tersebut ternyata menuai banyak respons. Termasuk datang dari Audi yang mulai gerah dengan desain layar lebar di dalam kabin.
“Layar yang besar tidak lagi jadi pengalaman terbaik,” ungkap Massimo Frascella, Chief Creative Officer Audi di Carscoops, Rabu (28/01).
Sebagai informasi, Frascella sempat mendesain beberapa produk Land Rover. Semisal Velar, Defender sampai Range Rover.
Dari seluruh mobil di atas, ia sama sekali tidak menyematkan layar berukuran besar. Keputusan itu yang akan Frascella terapkan di produk-produk baru Audi.
Seperti tertuang di Audi New C Concept. Terlihat pada bagian interior sudah tidak ada lagi layar besar, berbeda dengan mobil-mobil keluaran terbaru.
Keputusan ini sesuai dengan nilai-nilai yang dipegang teguh oleh Frascella, yakni jelas, teknis, cerdas dan emosional.
Frascella menilai sisi emosional pengendara tidak bisa dipaksakan. Harus muncul secara alami dari disiplin, ketelitian juga tujuan.
“Jadi Anda harus mendengarkan apa yang dibutuhkan konsumen. Kemudian menemukan cara Anda sendiri untuk mewujudkannya melalui pengalaman yang tidak seperti orang lain,” lanjut dia.
Meski begitu, ide dari Frascella masih harus dibuktikan. Apakah konsumen Audi cocok dengan konsep diusung sang desainer atau tidak.
Mengingat masih banyak juga pembeli mobil baru yang ingin melihat layar besar, di dalam kendaraan agar memiliki kesan modern.
Apalagi untuk mobil-mobil listrik terkini yang semua pengaturannya, mulai dari menyalakan lampu, AC hingga mengoperasikan kendaraan berada di layar tersebut.
Kendati demikian, tidak jarang juga pembeli tetap ingin memiliki tombol fisik dan layar tidak terlalu besar di kabin.
Hal tersebut demi kepraktisan pengoperasian. Selain itu dirasa lebih aman saat berkendara di jalan raya seorang diri
Sebab konsentrasi Anda tidak terganggu, karena harus terus melihat layar besar guna mengoperasikan berbagai fitur.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Februari 2026, 16:00 WIB
04 Februari 2026, 11:00 WIB
02 Februari 2026, 16:00 WIB
31 Januari 2026, 17:00 WIB
31 Januari 2026, 15:00 WIB
Terkini
04 Februari 2026, 16:00 WIB
Varian termahal dari Geely EX2 berhasil mendapat respon paling positif dari para pelanggan di Indonesia
04 Februari 2026, 15:00 WIB
BYD mengumumkan kehadiran Denza B5, baru sebatas perkenalan saja dan bukan di pameran otomotif IIMS 2026
04 Februari 2026, 14:00 WIB
Toyota, Daihatsu maupun Honda dapat menempuh beragam siasat demi menggairahkan pasar mobil LCGC di 2026
04 Februari 2026, 14:00 WIB
Menurut Yamaha pemerintah harus memperhatikan kebutuhan maupun spesifikasi dari permintaan chip semikonduktor
04 Februari 2026, 13:00 WIB
Harga Chery C5 CSH ada di kisaran Rp 400 jutaan, jadi opsi menarik dari rival terdekatnya Honda HR-V Hybrid
04 Februari 2026, 13:00 WIB
MG berharap produk anyar mereka S5 EV bisa mendapatkan keringanan dan dijual dengan harga kompetitif
04 Februari 2026, 12:00 WIB
148 unit Suzuki Grand Vitara terkena recall akibat adanya potensi kerusakan pada Speedometer Assy Comb
04 Februari 2026, 11:00 WIB
Suzuki akui penjualan Ertiga mengalami penurunan serta tergantikan oleh produk SUV seperti XL7 dan Fronx