ACC Sebut Pembiayaan Mobil Baru Masih Kondusif
23 Juli 2026, 23:04 WIB
Audi enggan mengikuti tren-tren mobil baru yang mengusung layar infotaiment dan panel meter berukuran besar
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Saat ini banyak mobil baru yang dilengkapi layar infotainment maupun panel meter berukuran besar. Hal tersebut biasanya dilakukan oleh para produsen asal Cina.
Hal itu terasa perlu karena hampir seluruh pengaturan berada di dalam satu layar. Tidak lagi banyak tombol fisik di kendaraan.
Dengan begitu, tampilan kabin kendaraan terasa lebih modern. Berbeda sama mobil-mobil keluaran 1990-an sampai awal 2000-an.
Akan tetapi, hal tersebut ternyata menuai banyak respons. Termasuk datang dari Audi yang mulai gerah dengan desain layar lebar di dalam kabin.
“Layar yang besar tidak lagi jadi pengalaman terbaik,” ungkap Massimo Frascella, Chief Creative Officer Audi di Carscoops, Rabu (28/01).
Sebagai informasi, Frascella sempat mendesain beberapa produk Land Rover. Semisal Velar, Defender sampai Range Rover.
Dari seluruh mobil di atas, ia sama sekali tidak menyematkan layar berukuran besar. Keputusan itu yang akan Frascella terapkan di produk-produk baru Audi.
Seperti tertuang di Audi New C Concept. Terlihat pada bagian interior sudah tidak ada lagi layar besar, berbeda dengan mobil-mobil keluaran terbaru.
Keputusan ini sesuai dengan nilai-nilai yang dipegang teguh oleh Frascella, yakni jelas, teknis, cerdas dan emosional.
Frascella menilai sisi emosional pengendara tidak bisa dipaksakan. Harus muncul secara alami dari disiplin, ketelitian juga tujuan.
“Jadi Anda harus mendengarkan apa yang dibutuhkan konsumen. Kemudian menemukan cara Anda sendiri untuk mewujudkannya melalui pengalaman yang tidak seperti orang lain,” lanjut dia.
Meski begitu, ide dari Frascella masih harus dibuktikan. Apakah konsumen Audi cocok dengan konsep diusung sang desainer atau tidak.
Mengingat masih banyak juga pembeli mobil baru yang ingin melihat layar besar, di dalam kendaraan agar memiliki kesan modern.
Apalagi untuk mobil-mobil listrik terkini yang semua pengaturannya, mulai dari menyalakan lampu, AC hingga mengoperasikan kendaraan berada di layar tersebut.
Kendati demikian, tidak jarang juga pembeli tetap ingin memiliki tombol fisik dan layar tidak terlalu besar di kabin.
Hal tersebut demi kepraktisan pengoperasian. Selain itu dirasa lebih aman saat berkendara di jalan raya seorang diri
Sebab konsentrasi Anda tidak terganggu, karena harus terus melihat layar besar guna mengoperasikan berbagai fitur.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Juli 2026, 23:04 WIB
23 Juli 2026, 09:00 WIB
13 Juli 2026, 09:00 WIB
08 Juli 2026, 09:00 WIB
16 Juni 2026, 10:00 WIB
Terkini
30 Juli 2026, 10:00 WIB
Mobil bensin pertama Geely Coolray akhirnya mulai dipasarkan di Indonesia dengan status impor Malaysia
30 Juli 2026, 09:00 WIB
Lexus turut meramaikan persaingan di segmen elektrifikasi, seperti dengan menyegarkan model ES di GIIAS 2026
30 Juli 2026, 08:00 WIB
Omoda O4 sudah bisa dipesan oleh konsumen di ajang GIIAS 2026, namun belum ada estimasi harga diumumkan
30 Juli 2026, 07:25 WIB
Akhirnya Suzuki XL7 Hybrid Facelift untuk pertama kalinya hadir di Indonesia melalui ajang GIIAS 2026
30 Juli 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV meramaikan ajang GIIAS 2026, lengkap dengan variasi warna baru untuk model Seal dan Sealion 7
30 Juli 2026, 06:48 WIB
Mitsubishi Xforce Hybrid meramaikan GIIAS 2026 tak lama setelah diluncurkan, harga masih Rp 445 juta OTR Jakarta
30 Juli 2026, 06:00 WIB
Kepolisian selalu memudahkan urusan para pengendara, seperti dengan menghadirkan SIM keliling Bandung
30 Juli 2026, 06:00 WIB
Urusan ganjil genap jakarta masih menjadi andalan pemerintah Ibu Kota untuk bisa mengurangi kemacetan