Baru Meluncur, 10 Ribu Unit MG S5 EV Ditarik dari Pasaran
24 Juli 2026, 20:22 WIB
K Upgrade hadir sebagai mobil listrik murah karena dijual dengan harga Rp75 juta, jauh lebih murah ketimbang kendaraan sejenis
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Penerimaan masyarakat terhadap mobil listrik kian meningkat dari hari ke hari. Sayangnya, harga yang ditawarkan terbilang cukup tinggi meski produksi sudah dilakukan secara lokal dan menggandeng beragam perusahaan pembiayaan.
Mahalnya harga mobil listrik disebabkan oleh tingginya harga baterai yang menjadi sumber tenaga dari kendaraan. Tidak heran bila Pemerintah pun berinisiatif untuk membangun pabrik baterai agar dapat menekan biaya produksi.
Namun dampak dari pembangunan tersebut baru akan dirasakan ketika pabrik mulai beroperasi. Tidak heran jika harga mobil listrik terbilang masih tinggi dari harapan.
Kondisi tersebut pun disadari oleh beberapa perusahaan sebagai sebuah peluang dan berupaya menjawab tantangan. Salah satunya adalah PT Kurnia EVCBU Internasional yang menawarkan K-upgrade dengan harga Rp75 juta.
"Kami memberikan Buy Back Guarantee selama 5 tahun, sehingga apabila customer merasa kurang puas, uang dapat dikembalikan 100 persen tanpa adanya nilai penyusutan harga yang terjamin dalam akta perjanjian notaris,” ungkap Satria Bagus Narendra, VP Director PT Kurnia EVCBU Internasional dalam siaran persnya.
Meski berdimensi kecil, kapasitas baterai terbilang cukup besar yaitu 26.7 kWh. Berkat besarnya kapasitas baterai tersebut maka mobil dapat menempuh perjalanan hingga 336 Km dalam posisi penuh.
Menariknya lagi, mobil sudah dilengkapi oleh panel surya guna mengisi daya dari sinar matahari. Dengan ini maka baterai dapat terisi 40 persen dalam 3 jam dan memastikan kendaraan tidak kehabisan daya di tengah jalan.
Sebagai jantung pacunya, K Upgrade dibekali motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 67 hp dan mampu menghasilkan kecepatan maksimal 155 Km per jam. Perfoma ini tentunya cukup untuk menjawab kebutuhan masyarakat di perkotaan.
Masyarakat sudah bisa memesan mobil ini dengan sistem preoder dan membayar booking fee Rp25 juta. Khusus bagi yang melakukan pembelian secara tunai akan mendapat hadiah langsung berupa motor listrik.
Pelanggan diberi jamanin akan mendapatkan mobil dalam waktu 180 hari. Jika melebihi batas waktu maka uang akan dikembalikan oleh perusahaan 100 persen sehingga diharapkan masyarakat lebih percaya diri saat bertransaksi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 Juli 2026, 20:22 WIB
19 Juli 2026, 12:00 WIB
16 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
14 Juli 2026, 22:00 WIB
Terkini
26 Juli 2026, 16:28 WIB
Apabila dikembangkan di masa mendatang, Geely membuka peluang menghadirkan Lynk & Co ke pasar Indonesia
25 Juli 2026, 22:44 WIB
Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil
25 Juli 2026, 22:43 WIB
Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026
25 Juli 2026, 08:00 WIB
Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia
24 Juli 2026, 23:00 WIB
SUV PHEV DFSK E5 Plus sudah mulai dirakit lokal di pabrik Cikande, ditawarkan dengan harga Rp 500 jutaan
24 Juli 2026, 22:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid dibekali beberapa fitur terkini guna memberikan sensasi berkendara yang berbeda
24 Juli 2026, 21:00 WIB
Astra Honda Motor Technical Skill Contest 2026 baru saja digelar dan diikuti 69 peserta dari seluruh Indonesia
24 Juli 2026, 20:22 WIB
Mobil listrik MG S5 EV memiliki potensi overheating, ada ribuan unit yang mulai ditarik dari pasaran