Jumlah Pemesanan Suzuki S-Presso di GIIAS 2022 Lampaui Ertiga

Meski masih baru diluncurkan, jumlah pemesanan Suzuki S-Presso di GIIAS 2022 berhasil melampaui Ertiga

Jumlah Pemesanan Suzuki S-Presso di GIIAS 2022 Lampaui Ertiga

TRENOTO – Meski masih baru diluncurkan, jumlah pemesanan Suzuki S-Presso di GIIAS 2022 berhasil mengalahkan Ertiga. Hal ini terlihat dari data Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang disampaikan oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) beberapa waktu lalu.

Pada ajang yang dilangsungkan 11 hingga 21 Agustus, Suzuki S-Presso berhasil mengantongi 189 SPK. Jumlah tersebut lebih banyak ketimbang Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) mereka yaitu Ertiga karena hanya meraih 152 SPK.

Meski demikian, jumlahnya masih belum bisa melampaui capaian Suzuki XL7. Pasalnya, Low Sport Utility Vehicle (LSUV) tersebut berhasil mendominasi capaian pabrikan berlogo S dengan pemesanan mencapai 270 unit.

Photo : Suzuki

Sementara untuk Suzuki Baleno yang diluncurkan bersamaan dengan S-Presso juga mendapat respon baik. Sepanjang penyelenggaraan, hatchback ini berhasil meraih sedikitnya 112 SPK.

Secara total, Suzuki berhasil membukukan 1.274 SPK sepanjang pameran berlangsung. Jumlah ini meningkat dibandingkan GIIAS 2021 yang hanya meraih angka 1.221 SPK.

“Pencapaian angka SPK Suzuki selama GIIAS 2022 kami rasa sangat positif. Terlebih lagi, Baleno dan S-Presso juga berkontribusi cukup tinggi. Padahal keduanya baru saja diluncurkan pada hari pertama GIIAS 2022,” ungkap Sukma Dewi, Asst. to Dept. Head 4W Sales PT SIS.

Suzuki S-Presso Jadi Harapan Baru

Photo : Trenoto

Sebagai model baru, tidak mengherankan bila Suzuki S-Presso akan menjadi andalan di masa depan. Tak tanggung-tanggung, Suzuki menargetkan untuk bisa menjualnya sebanyak 2.300 unit hingga akhir tahun atau sekitar 460 unit per bulan.

Targetnya dinilai realistis bila mengingat city car bukan segmen gemuk seperti LSUV dan LMPV. Meski demikian, mobil jenis tersebut tetap dibutuhkan oleh mereka yang membutuhkan kendaraan compact serta hemat bahan bakar.

Kebutuhan tersebut dijawab melalui mesin K10B DOHC yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 67 hp dan torsi 90 Nm. Berdasarkan pengujian ARAI Mileage, Suzuki S-Presso hanya membutuhkan 1 liter bensin untuk menempuh jarak 21.7 km.

Suzuki S-Presso hadir dalam 2 pilihan yaitu manual dan otomatis. Untuk transmisi manual dijual dengan harga Rp155 juta sementara otomatis AGS dibanderol Rp164 juta.


Terkini

news
Tol Probolinggo

Tol Probolinggo Banyuwangi Seksi 1 Buka Fungsional Saat Arus Balik

tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan

motor
Begini Nasib Harga Motor Honda saat Rupiah Terus Melemah

Nasib Harga Motor Honda saat Rupiah Terus Melemah

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia

news
Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini

news
Tarif tol

Jasa Marga Bebaskan Tarif Tol Saat Arus Balik, Simak Aturannya

Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik

mobil
Nissan

Nissan Jual Pabrik Pada Renault Demi Selamatkan Perusahaan

Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan

mobil
Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen

otosport
MotoGP Amerika 2025

Drama MotoGP Amerika 2025: Bos Trackhouse Mau Ada Aturan Tegas

MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan

mobil
Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik