SUV Mendominasi Capaian Ekspor Toyota di 2025
16 Oktober 2025, 16:00 WIB
Jumlah ekspor Toyota di semester I 2023 mengalami peningkatan berkat banyaknya permintaan kendaraan elektrifikasi
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Toyota Indonesia berhasil meningkatkan jumlah ekspor pada semester I 2023 menjadi 139.581 unit. Angka tersebut naik 2.6 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya sebesar 136.045 unit.
Pencapaian Toyota tersebut setara dengan 56.2 persen dari total ekspor CBU kendaraan nasional yang sebesar 248.004 unit. Tingginya jumlah itu ditopang oleh banyaknya permintaan mobil elektrifikasi.
“Selama Januari hingga Juni 2023 kehadiran kendaraan Toyota Indonesia termasuk Kijang Innova Zenix serta Yaris Cross yang sudah dilengkapi varian elektrifikasi, mencatatkan total produksi untuk kebutuhan pasar domestik dan internasional lebih dari 30.500 unit,” ungkap Bob Azam Wakil Presiden Direktur PT TMMIN.
Dalam siaran persnya, Bob Azam menegaskan bahwa mereka akan terus melakukan upaya untuk berkontribusi pada target dekarbonisasi pemerintah Indonesia. Bahkan bukan tidak mungkin di masa depan jumlah mobil elektrifikasi bisa lebih besar.
“Kami berupaya untuk berkontribusi pada target dekarbonisasi pemerintah Indonesia guna menjangkau lebih banyak konsumen dengan beragam kebutuhan pilihan kendarannya masing-masing,” tambahnya.
Sejak 1987, Toyota menjadi salah satu pemimpin ekspor mobil dari Indonesia dengan pengiriman hampir 2.5 juta unit ke lebih dari 100 negara. Hal ini didukung oleh besarnya kapasitas produksi pabrik PT TMMIN (Toyota Motor Manufacturing Indonesia) yaitu 250 ribu unit per tahun.
Beberapa pasar utama ekspor kendaraan bermerek Toyota, antara lain ke Timur Tengah, Afrika, Asia Selatan, Asia Tenggara, Asia Timur, Amerika Latin, Oceania dan Australia. Namun jumlah tersebut rencananya akan kembali bertambah dalam waktu dekat.
“Kami juga akan melakukan ekspansi negara-negara tujuan ekspor produk buatan SDM bangsa terutama ke Kawasan Afrika yang semakin berkembang,” ujar Bob Azam menambahkan.
Tak hanya itu, Toyota Indonesia juga akan terus mempertajam keahlian yang dibutuhkan dalam menjawab tantangan era elektrifikasi. Mulai dari pengembangan baterai, energi baru terbarukan seperti hidrogen, konektivitas serta mempertahankan peran Indonesia sebagai pemain global.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Oktober 2025, 16:00 WIB
25 September 2025, 12:00 WIB
10 Oktober 2024, 19:00 WIB
09 Oktober 2024, 21:00 WIB
06 Agustus 2024, 14:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV