Hyundai Stargazer Bekas Diminati Pelanggan yang Ingin Tampil Beda

Pelanggan Hyundai Stargazer bekas kebanyakan ingin tampil beda jika dibandingkan dengan low MPV lainnya

Hyundai Stargazer Bekas Diminati Pelanggan yang Ingin Tampil Beda
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Minggu, 08 September 2024 | 09:00 WIB

KatadataOTO – Hyundai Stargazer bekas kini sudah banyak ditemui di berbagai diler di Indonesia. Mereka pun menawarkannya beragam harga yang semuanya sudah disesuaikan dengan kondisi dan tahun produksi kendaraan.

Meski masuk ke segmen Low MPV tetapi Hyundai Stargazer bekas memiliki pelanggan yang berbeda dibanding kompetitornya. Sehingga pedagang pun harus menyesuainya cara menawarkannya.

“Karena berbeda dari Low MPV lain, konsumen Hyundai Stargazer itu kebanyakan mereka yang ingin tampil beda. Jadi memang bukan buat mobil capek dan dibuat usaha,” ungkap Davit, Owner Drive Auto Pondok Gede.

Tak hanya itu, ia juga mengungkap bahwa konsumen Hyundai Stargazer kebanyakan sudah melek teknologi. Pasalnya di mobil tersebut memiliki banyak fitur baru serta tidak ada di mobil-mobil lain.

Hyundai Stargazer bekas
Photo : KatadataOTO

“Salah satunya adalah Bluelink, banyak yang mencari itu. Mungkin karena kalau terjadi apa-apa mereka bisa menghubungi Call Center untuk mendapat bantuan,” ungkapnya kemudian.

Terkait harga, Hyundai Stargazer pun terbilang kompetitif. Bahkan bila dibandingkan dengan pabrikan Jepang, mobil tersebut terbilang cukup terjangkau namun memiliki fitur lengkap.

“Kalau unit di kami saat ini adalah Hyundai Stargazer Trend harganya tunainya Rp 195 juta. Unit langka karena warnanya unik yaitu merah,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa banderol  tersebut masih bisa dinegosiasikan agar pelanggan mendapat harga terbaik.

“Kami juga menerima pembelian secara kredit maupun tukar tambah. Jadi bisa disesuaikan pelanggan ingin seperti apa,” ungkapnya.

Dirinya juga memberi kesempatan pada calon pelanggan untuk melakukan inspeksi di bengkel resmi. Dengan demikian maka diharapkan mereka bisa lebih yakin saat membeli.

Hyundai Stargazer bekas
Photo : OLX Autos
 
Hyundai Stargazer sudah dirancang agar terlihat apik khususnya dari sisi luar. Hal ini dilakukan oleh pabrikan dengan memasangkan DRL LED tipis serta headlamp LED bertumpuk ke aksen krom sehingga membuatnya jadi lebih sporti.

Hyundai Stargazer dibekali mesin bensin berkapasitas 1.500 cc yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 113,4 hp maupun torsi 143 Nm. Angka tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan berkendara pelanggan khususnya di perkotaan.


Terkini

mobil
Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Rayu Toyota dan Mitsubishi Tambah Investasi

Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi

motor
Yadea

Motor Listrik Yadea Terbaru Meluncur Hari Ini, Berteknologi Pintar

Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar

mobil
Mobil LCGC

Harga Mobil LCGC di Awal April 2026, Sigra dan Brio Stabil

Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 2 April 2026, Diawasi Ketat Kepolisian

Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas di jam sibuk

news
SIM keliling Bandung

Jadwal 2 Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 2 April 2026

Mengurus dokumen berkendara bisa dengan mudah, salah satunya dengan mendatangi SIM keliling Bandung hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Cek 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 2 April 2026

Perpanjangan masa berlaku kartu bisa dilakukan lebih praktis di SIM keliling Jakarta, berikut lokasinya

mobil
Diler Ingin Ada Insentif untuk Dongkrak Penjualan Mobil di 2026

Menteri Perdagangan Nilai Pasar Kendaraan Indonesia Masih Baik

Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026

mobil
Penjualan Toyota

Penjualan Toyota Global Februari 2026 Turun Tipis

Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya