Bahaya Door Handle Elektrik Patut Jadi Perhatian Produsen EV
22 Januari 2026, 14:10 WIB
Hyundai Ioniq 9 dipastikan meluncur di Indonesia tahun ini dan akan langsung diproduksi secara lokal
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Hyundai Ioniq 9 dipastikan bakal menjadi salah satu model yang segera diluncurkan di Indonesia. Model tersebut akan melengkapi line up kendaraan listrik sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan.
Terlebih Hyundai Motors Indonesia mengklaim telah mendapat informasi bahwa pasar di Tanah Air menginginkan model tersebut untuk bisa segera dijual.
“Kami berencana menghadirkan Hyundai Ioniq 9 untuk diperkenalkan kepada konsumen di Indonesia. Hal ini dilakukan guna membantu perusahaan memahami lebih dalam potensi pasar Tanah Air dan memperkenalkan inovasi kendaraan listrik terbaru dari Hyundai,” Ju Hun Lee, President Director Hyundai Motors Indonesia dalam keterangan resminya (25/02).
Perlu diketahui bahwa Hyundai Ioniq 9 diperkenalkan pertama kali secara global pada November 2024. Sementara peluncurannya sendiri baru dilakukan tepat pada 13 Februari 2025 di Korea Selatan.
Kehadirannya nanti akan menjadi pilihan buat masyarakat yang ingin kendaraan listrik berkapasitas besar.
Tak hanya itu, potensi untuk memproduksinya langsung di Indonesia pun terbilang sangat besar. Pasalnya Hyundai sudah memiliki fasilitas yang sangat memadai untuk membuatnya langsung di Tanah Air.
“Sebagai bentuk dukungan Hyundai terhadap pemerintah Indonesia mencapai net zero emission pada 2050, kami berkomitmen terus berupaya mempercepat transisi menuju mobilitas ramah lingkungan. Oleh karena itu telah membangun infrastruktur yang memungkinkan ekosistem EV berkembang secara berkelanjutan,” ungkap Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia.
Komitmen Hyundai dalam membangun ekosistem EV di Indonesia sudah bisa terlihat dari berdirinya pabrik sel baterai HLI. Fasilitas ini berdiri di atas lahan seluas 330.000 meter persegi dengan investasi USD 1,1 miliar dan mampu memproduksi sel baterai lithium-ion berkapasitas 10 GWh per tahun yang cukup untuk memproduksi lebih dari 150.000 unit Battery Electric Vehicle (BEV).
Tak hanya itu, Hyundai juga telah menghadirkan jaringan charging station serta beragam program aftersales. Saat ini tersedia lebih dari 600 charging station di berbagai lokasi strategis.
Selain itu, Hyundai juga telah membuka akses charging station bagi pengguna kendaraan listrik merek lain melalui program EV Charging Subscription melalui aplikasi myHyundai.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 Januari 2026, 14:10 WIB
22 Januari 2026, 09:00 WIB
22 Januari 2026, 08:00 WIB
22 Januari 2026, 08:00 WIB
22 Januari 2026, 07:00 WIB
Terkini
22 Januari 2026, 14:10 WIB
Gagang pintu atau door handle elektrik modern pada EV dapat mempersulit evakuasi penumpang saat kecelakaan
22 Januari 2026, 13:00 WIB
Mobil bekas yang berkualitas bisa didapatkan oleh konsumen dengan menerapkan cara yang terukur dan jelas
22 Januari 2026, 12:00 WIB
Hino menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas produk yang mereka produksi sesuai standar internasional
22 Januari 2026, 11:00 WIB
Hino mengakui truk Cina yang diimpor dengan beragam kemudahan membuat persaingan menjadi semakin sulit
22 Januari 2026, 10:00 WIB
Tes pramusim di Sirkuit Sepang bakal menjadi momen penting bagi Fabio Quartararo guna mememaksimalkan mesin V4
22 Januari 2026, 09:00 WIB
GWM Ora 07 Performance terdata di Gaikindo dengan jumlah wholesales 20 unit, berikut rangkuman spesifikasinya
22 Januari 2026, 08:00 WIB
Aletra jadi satu dari sekian merek Tiongkok yang bergabung sebagai anggota Gaikindo, berlaku tahun ini
22 Januari 2026, 08:00 WIB
Geely terus mengembangkan sayap guna memasarkan mobil listrik dan hybrid kepada konsumen di Indonesia