iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Pasarnya potensial, ini tanggapan Hyundai terhadap permintaan meluncurkan mobil listrik murah di Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Mobil listrik murah di Indonesia sudah tersedia beberapa model. Ditawarkan dengan harga Rp180 jutaan sampai Rp200 jutaan, cocok buat konsumen yang ingin mencoba sensasi kendaraan listrik.
Sebagai salah satu pelopor elektrifikasi Hyundai juga melihat potensi besar pasar kendaraan listrik murah. Namun ada beberapa alasan mengapa Hyundai masih berfokus pada mobil listrik Ioniq 5.
Astrid Ariani Wijana, Head of Marketing PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) mengatakan bahwa pihaknya merasa pasar mobil listrik terus berkembang pesat sejak 2020.
Sehingga beragam segmen dan kebutuhan pasar terpenuhi dengan kedatangan beragam merek di Tanah Air termasuk yang memboyong mobil listrik murah.
“Dari segi harga yang kisaran Rp700 jutaan ke atas Ioniq 5 memimpin. Dan istilahnya bukan hanya (di kategori) mobil listrik tapi semua,” ujar Astrid menjawab pertanyaan TrenOto di sela acara Media Driving Experience, Bali, Kamis (5/10).
Ia menegaskan Hyundai juga menerima masukan dari konsumen agar dapat meluncurkan produk sesuai kebutuhan masyarakat, baik dari sisi desain maupun harga.
Banyak pemain baru di pasar kendaraan elektrifikasi juga jadi bahan amatan untuk Hyundai, hanya saja saat ini Ioniq 5 masih jadi prioritas. Mengingat mobil tersebut berhasil memenuhi persyaratan TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) minimal 40 persen dan mendapat subsidi pajak.
Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID sebelumnya juga menjelaskan rencana produksi baterai di dalam negeri akan memangkas logistic cost.
“Dengan cost murah harapannya bisa produksi mobil yang lebih sesuai dengan market Indonesia. (Harga) bisa di atas atau di bawah Ioniq 5,” ucap dia di Jakarta beberapa waktu lalu.
Model tersebut juga diklaim menjadi salah satu tulang punggung penjualan Hyundai. Meskipun merupakan mobil listrik namun animo konsumen terbilang baik.
Selain meluncurkan Ioniq 6 Hyundai tawarkan versi baru Ioniq 5 yang sudah dilengkapi fitur Bluelink untuk menyesuaikan kebutuhan konsumen.
Ada selisih harga Rp11 jutaan, kemudian varian terdahulu tidak bisa ditambahkan opsi Bluelink karena prosesnya tidak sederhana.
Hal ini dijelaskan oleh Putra Samiaji selaku Head of Aftersales Service Department PT HMID.
“Memang tidak tersedia port untuk menambahkan Bluelink di sana, itu sistem yang berbeda. Buat menambahkan Bluelink ke versi lama tidak bisa, jadi memang harus beli baru,” ujar dia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda