Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Pasarnya potensial, ini tanggapan Hyundai terhadap permintaan meluncurkan mobil listrik murah di Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Mobil listrik murah di Indonesia sudah tersedia beberapa model. Ditawarkan dengan harga Rp180 jutaan sampai Rp200 jutaan, cocok buat konsumen yang ingin mencoba sensasi kendaraan listrik.
Sebagai salah satu pelopor elektrifikasi Hyundai juga melihat potensi besar pasar kendaraan listrik murah. Namun ada beberapa alasan mengapa Hyundai masih berfokus pada mobil listrik Ioniq 5.
Astrid Ariani Wijana, Head of Marketing PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) mengatakan bahwa pihaknya merasa pasar mobil listrik terus berkembang pesat sejak 2020.
Sehingga beragam segmen dan kebutuhan pasar terpenuhi dengan kedatangan beragam merek di Tanah Air termasuk yang memboyong mobil listrik murah.
“Dari segi harga yang kisaran Rp700 jutaan ke atas Ioniq 5 memimpin. Dan istilahnya bukan hanya (di kategori) mobil listrik tapi semua,” ujar Astrid menjawab pertanyaan TrenOto di sela acara Media Driving Experience, Bali, Kamis (5/10).
Ia menegaskan Hyundai juga menerima masukan dari konsumen agar dapat meluncurkan produk sesuai kebutuhan masyarakat, baik dari sisi desain maupun harga.
Banyak pemain baru di pasar kendaraan elektrifikasi juga jadi bahan amatan untuk Hyundai, hanya saja saat ini Ioniq 5 masih jadi prioritas. Mengingat mobil tersebut berhasil memenuhi persyaratan TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) minimal 40 persen dan mendapat subsidi pajak.
Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID sebelumnya juga menjelaskan rencana produksi baterai di dalam negeri akan memangkas logistic cost.
“Dengan cost murah harapannya bisa produksi mobil yang lebih sesuai dengan market Indonesia. (Harga) bisa di atas atau di bawah Ioniq 5,” ucap dia di Jakarta beberapa waktu lalu.
Model tersebut juga diklaim menjadi salah satu tulang punggung penjualan Hyundai. Meskipun merupakan mobil listrik namun animo konsumen terbilang baik.
Selain meluncurkan Ioniq 6 Hyundai tawarkan versi baru Ioniq 5 yang sudah dilengkapi fitur Bluelink untuk menyesuaikan kebutuhan konsumen.
Ada selisih harga Rp11 jutaan, kemudian varian terdahulu tidak bisa ditambahkan opsi Bluelink karena prosesnya tidak sederhana.
Hal ini dijelaskan oleh Putra Samiaji selaku Head of Aftersales Service Department PT HMID.
“Memang tidak tersedia port untuk menambahkan Bluelink di sana, itu sistem yang berbeda. Buat menambahkan Bluelink ke versi lama tidak bisa, jadi memang harus beli baru,” ujar dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
14 Mei 2026, 20:18 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia