Hyundai Stargazer Cartenz Jadi Idaman Baru, Penjualan Naik
23 September 2026, 09:00 WIB
Pasarnya potensial, ini tanggapan Hyundai terhadap permintaan meluncurkan mobil listrik murah di Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Mobil listrik murah di Indonesia sudah tersedia beberapa model. Ditawarkan dengan harga Rp180 jutaan sampai Rp200 jutaan, cocok buat konsumen yang ingin mencoba sensasi kendaraan listrik.
Sebagai salah satu pelopor elektrifikasi Hyundai juga melihat potensi besar pasar kendaraan listrik murah. Namun ada beberapa alasan mengapa Hyundai masih berfokus pada mobil listrik Ioniq 5.
Astrid Ariani Wijana, Head of Marketing PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) mengatakan bahwa pihaknya merasa pasar mobil listrik terus berkembang pesat sejak 2020.
Sehingga beragam segmen dan kebutuhan pasar terpenuhi dengan kedatangan beragam merek di Tanah Air termasuk yang memboyong mobil listrik murah.
“Dari segi harga yang kisaran Rp700 jutaan ke atas Ioniq 5 memimpin. Dan istilahnya bukan hanya (di kategori) mobil listrik tapi semua,” ujar Astrid menjawab pertanyaan TrenOto di sela acara Media Driving Experience, Bali, Kamis (5/10).
Ia menegaskan Hyundai juga menerima masukan dari konsumen agar dapat meluncurkan produk sesuai kebutuhan masyarakat, baik dari sisi desain maupun harga.
Banyak pemain baru di pasar kendaraan elektrifikasi juga jadi bahan amatan untuk Hyundai, hanya saja saat ini Ioniq 5 masih jadi prioritas. Mengingat mobil tersebut berhasil memenuhi persyaratan TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) minimal 40 persen dan mendapat subsidi pajak.
Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID sebelumnya juga menjelaskan rencana produksi baterai di dalam negeri akan memangkas logistic cost.
“Dengan cost murah harapannya bisa produksi mobil yang lebih sesuai dengan market Indonesia. (Harga) bisa di atas atau di bawah Ioniq 5,” ucap dia di Jakarta beberapa waktu lalu.
Model tersebut juga diklaim menjadi salah satu tulang punggung penjualan Hyundai. Meskipun merupakan mobil listrik namun animo konsumen terbilang baik.
Selain meluncurkan Ioniq 6 Hyundai tawarkan versi baru Ioniq 5 yang sudah dilengkapi fitur Bluelink untuk menyesuaikan kebutuhan konsumen.
Ada selisih harga Rp11 jutaan, kemudian varian terdahulu tidak bisa ditambahkan opsi Bluelink karena prosesnya tidak sederhana.
Hal ini dijelaskan oleh Putra Samiaji selaku Head of Aftersales Service Department PT HMID.
“Memang tidak tersedia port untuk menambahkan Bluelink di sana, itu sistem yang berbeda. Buat menambahkan Bluelink ke versi lama tidak bisa, jadi memang harus beli baru,” ujar dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 September 2026, 09:00 WIB
22 September 2026, 07:00 WIB
21 September 2026, 19:00 WIB
21 September 2026, 11:16 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
Terkini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah
24 September 2026, 09:12 WIB
Dayton hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang membutuhkan ban mobil dengan keunggulan esensial
24 September 2026, 07:00 WIB
Bagi penggemar Vespa matic sekarang jadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan roda dua asal Italia itu
24 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diandalkan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol Ibu Kota
24 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima tempat berbeda hari ini, berikut lokasi dan jam operasionalnya