iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Percaya diri hadirkan mobil listrik dengan spesifikasi jauh lebih mewah, Huawei berniat rambah segmen luxury
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur otomotif Tiongkok dikenal karena lini kendaraan yang punya banderol terjangkau tidak terkecuali mobil listriknya.
Salah satu merek asal China, Huawei tengah siapkan strategi baru guna meramaikan pasar elektrifikasi, joint venture bersama JAC Motors.
Yu Chengdong, Chairman Huawei masih enggan mengungkapkan lebih lanjut rencana tersebut. Namun ditargetkan bersaing di pasar internasional dan model pertamanya adalah sedan.
Tidak tanggung-tanggung, Huawei berniat menghadirkan pesaing mobil listrik mewah milik Rolls-Royce yaitu Sceptre. Nanti model itu juga bakal ada di segmen yang sama dengan Maybach.
“Ini lebih mewah, High-end dan nyaman dibandingkan mereka (Maybach dan Rolls-Royce),” ucap Yu Chengdong kepada QQ dikutip dari CarBuzz, Selasa (4/6).
Dari sisi harga bisa dibilang kompetitif karena bakal ada di kisaran 140.000 USD (Rp 2,2 miliar), masih di bawah merek mewah lain. Sebagai perbandingan kisaran harga mobil Maybach dan Rolls-Royce adalah sekitar 200.000 USD – 300.000 USD (Rp 3,2 miliar – Rp 4,8 miliar).
Teknologi disematkan pada mobil listrik Huawei nanti akan dibuat oleh JAC. Namun belum dijelaskan secara rinci fitur modern apa saja yang bakal disematkan pada kendaraan.
Detail daya jelajah juga belum ada. Namun sebagai perbandingan, Rolls-Royce Spectre diklaim dapat membawa pengemudi berkendara sampai 468 km. Sedangkan model mobil listrik Huawei terdahulu memiliki kisaran jarak tempuh hingga 643,7 km.
Ambisi Huawei itu akan direalisasikan dalam waktu dekat. Sedan mereka segera ditawarkan ke konsumen mulai 2025.
Sama seperti sejumlah merek China lain seperti BYD, Huawei berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk hadirkan mobil listrik sesuai sasaran konsumen.
Selain bersama JAC, Huawei dan BAIC punya joint venture yang menghasilkan sedan bertenaga listrik Xiangjie menargetkan konsumen menengah ke atas.
Lalu ada juga kerja sama dengan Seres. Merek tersebut memiliki fokus utama menghadirkan mobil listrik jenis SUV (Sport Utility Vehicle).
Walaupun bakal dipasarkan secara global, nampaknya model termewah Huawei tidak hadir di pasar Amerika Serikat imbas kebijakan tarif impor 100 persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda