Honda Kurangi Produksi Kendaraan di September

Honda kurangi produksi kendaraan hingga 40 persen pada September karena adanya gangguan pasokan komponen

Honda Kurangi Produksi Kendaraan di September
Adi Hidayat

TRENOTO – Honda kurangi produksi kendaraan hingga 40 persen di Jepang. Langkah ini dilakukan pada awal September karena adanya gangguan pasokan komponen yang mereka rasakan.

Pengurangan produksi terjadi pada pabrik perakitan di prefektur Saitama sehingga memangkas produksi sebesar 40 persen dari awal bulan depan. Sementara 2 jalur pabrik di Suzuka juga akan mengurangi rencana produksinya hingga 30 persen.

Kebijakan tersebut terpaksa dilakukan oleh Honda karena adanya keterlambataan pengiriman suku cadang dan logistik. Pandemi Covid-19 ditambah krisis cip semikonduktor menyebabkan produksi tersendat serta mempengaruhi beberapa kendaraan seperti Honda Civic.

Photo : Carscoops

Padahal Honda mengklaim sudah menyesuaikan produksinya agar mulai membaik di Mei kemudian normal pada awal Juni. Sayang, rencana tersebut tampaknya belum bisa terwujud.

Masalah di China

Selain mendapat permasalahan di negaranya sendiri, Honda rupanya juga memiliki tantangan di China. Pasalnya pabrik mereka di wilayah Chongqing tidak bisa beroperasi karena larangan dari pemerintah.

Perlu diketahui bahwa pemerintah daerah Sichuan serta Chongqing telah memerintahkan pemadaman listrik untuk pabrik industri maupun rumah tangga. Kebijakan diberikan karena wilayah tersebut tengah menghadapi panas dan kekeringan parah.

Photo : Trenoto

Wilayah disana sangat bergantung pada tenaga air dalam menghasilkan listrik. Namun waduknya sendiri kini sudah mengering sementara Sungai Yangtze, yang mengalir melalui Chongqing telah mencapai tingkat terendah setidaknya sejak 1865.

Pemerintah China sendiri telah berjanji untuk mengurangi kekurangan daya listrik yang telah mengganggu operasi pabrikan. Mereka bahkan berjanji untuk mengirimkan daya dari wilayah lain agar tidak terjadi lagi pemadaman.

Kondisi buruk tersebut pun dialami oleh wilayah lain serta merupakan pusat produksi dari perusahaan otomotif. Nanjing misalnya, kota yang menjadi pusat produksi Mazda pun mengalami hal serupa.

Bedanya, Mazda telah melakukan strategi seperti menghindari produksi di jam-jam sibuk. Langkah itu mereka lakukan agar dapat berproduksi meski pasokan listrik terbatas dan hingga kini hasilnya cukup positif.

Kebijakan berbeda dilakukan oleh Denso Corp yang merupakan afiliasi Toyota. Mereka sudah mulai memproduksi setelah mendatangkan generator sehingga pabrik telah beroperasi secara bertahap sejak 22 Agustus lalu.


Terkini

motor
Honda

Lini Andalan Honda di PRJ 2026: Skutik sampai Motor Listrik

PT Wahana Makmur Sejati dengan dukungan PT Astra Honda Motor kembali meramaikan rangkaian acara PRJ 2026

mobil
Test Drive iCar V23

Uji Kemampuan iCar V23 Lewat Rute Menantang

iCar V23 memiliki kemampuan segala medan berkat dukungan fitur seperti mode berkendara dan dimensi yang tinggi

otosport
MotoGP Mandalika 2026

Daftar Harga Tiket MotoGP Mandalika 2026, Ada Diskon 50 Persen

Penjualan tiket MotoGP Mandalika 2026 sudah resmi dibuka, tidak ada kenaikan banderol dari tahun sebelumnya

motor
Ducati DesertX V2

Ducati DesertX V2 Resmi Meluncur di Indonesia Tanpa Harga

Ducati DesertX V2 hadir guna menjawab kebutuhan para konsumen di Indonesia dan pencinta motor adventure

mobil
DFSK

DFSK Batal Boyong Seres Aito M7 ke Indonesia Karena Terlalu Canggih

DFSK sempat membawa dua lini produk Aito yakni M7 dan M9 di GIIAS 2026, namun kini pilih menghadirkan E5 Plus

news
SIM keliling Bandung

Sebelum Akhir Pekan SIM Keliling Bandung Beroperasi dari Pagi

Kepolisian tidak mengendurkan pelayanan kepada warga, seperti dengan menghadirkan SIM keliling Bandung

news
Ganjil Genap Jakarta

Cek Lagi 26 Titik Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 19 Juni 2026

Jadwal ganjil genap Jakarta terkini mengincar pelat nomor yang sengaja ditutup dan dibantu oleh ETLE

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Jumat 19 Juni

Menjelang akhir pekan, layanan SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda