Honda Beat Dipercantik Pakai Baju Baru Lebih Meriah
28 Juni 2026, 11:00 WIB
Pabrikan mobil Honda memperkenalkan teknologi keselamatan berbasis ADAS untuk mencegah terjadinya kecelakaan
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Kecelakaan lalu lintas bisa saja terjadi apabila pengendara lalai dan melanggar peraturan. Meski demikian, tak semua kecelakaan terjadi karena kesalahan pengendaranya, kondisi jalan dan kesalahan kendaraan lain juga bisa menjadi penyebabnya.
Melihat hal ini, Honda Motor Co., Ltd. memperkenalkan teknologi keselamatan canggih untuk masa depan secara global. Siap disematkan pada kendaraan 2050 mendatang, pabrikan otomotif asal Jepang tersebut berharap, masyarakat dapat terbebas dari risiko tabrakan lalu lintas.
Menggunakan dua teknologi utama, yakni Intelligent Driver-Assistive Technology dengan bantuan Artificial Intelligence (AI) serta Safe and Sound Network Technology, bantuan untuk pengemudi mengurangi kesalahan dan berkendara dengan aman bisa terwujud.
Teknologi ini akan berfokus pada pengemudi dengan menggunakan sensor ADAS (Advanced Driver-Assistance System) dan kamera untuk mengenali potensi risiko di sekitar kendaraan serta memungkinkan AI mendeteksi risiko mengemudi.
Pada saat yang sama, AI akan menentukan perilaku mengemudi yang optimal secara real-time dan menawarkan bantuan, sesuai dengan keadaan kognitif dan situasi lalu lintas dari setiap individu pengemudi.
Pada dasarnya Artificial Inteligence merupakan sistem pintar untuk mendeteksi segala kemungkinan di jalananan. Pengendara akan dimudahkan sehingga perjalanan akan terasa lebih aman dan nyaman
Selanjutnya terdapat Safe and Sound Network Technology, dan semua pengguna jalan dapat terhubung, baik individu dan kendaraan melalui telekomunikasi. Hal ini memungkinkan untuk memprediksi potensi risiko dan membantu orang menghindari tabrakan.
Teknologi ini akan mengumpulkan informasi mengenai potensi risiko dalam lingkungan lalu lintas yang terdeteksi berdasarkan informasi dari berbagai kamera di sekitar jalan, karena mobil dan smartphone terkumpul di suatu server secara virtual.
Sistem juga akan memprediksi atau mensimulasikan perilaku pengguna jalan yang berisiko tinggi tabrakan dan akan memperoleh serta memberikan informasi dukungan paling tepat untuk membantu pengguna jalan menghindari risiko tabrakan.
“Honda berusaha untuk sepenuhnya menghilangkan risiko mobilitas bagi semua orang di berbagai jalan dengan menawarkan teknologi keselamatan yang melibatkan sepeda motor dan mobil Honda secara global pada 2050,” kata Keiji Ohtsu, President and Representative Director of Honda R&D Co., Ltd.
Sebelumnya, Honda telah memperkenalkan Honda SENSING 360, keamanan omnidirectional dan sistem bantuan pengemudi untuk semua model yang akan dijual secara global pada 2030 mendatang.
Selain itu, pabrikan berlambang huruf H ini juga menegaskan, pihaknya akan terus bekerja untuk memperluas aplikasi fungsi deteksi sepeda motor dan lebih meningkatkan fungsi ADAS atau bantuan pengemudi tingkat lanjut.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Juni 2026, 11:00 WIB
26 Juni 2026, 09:00 WIB
24 Juni 2026, 13:14 WIB
20 Juni 2026, 11:00 WIB
19 Juni 2026, 15:00 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi