Dominasi Mobil Cina Bikin Merek Jepang Kewalahan
28 April 2026, 15:00 WIB
Pabrikan mobil Honda memperkenalkan teknologi keselamatan berbasis ADAS untuk mencegah terjadinya kecelakaan
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Kecelakaan lalu lintas bisa saja terjadi apabila pengendara lalai dan melanggar peraturan. Meski demikian, tak semua kecelakaan terjadi karena kesalahan pengendaranya, kondisi jalan dan kesalahan kendaraan lain juga bisa menjadi penyebabnya.
Melihat hal ini, Honda Motor Co., Ltd. memperkenalkan teknologi keselamatan canggih untuk masa depan secara global. Siap disematkan pada kendaraan 2050 mendatang, pabrikan otomotif asal Jepang tersebut berharap, masyarakat dapat terbebas dari risiko tabrakan lalu lintas.
Menggunakan dua teknologi utama, yakni Intelligent Driver-Assistive Technology dengan bantuan Artificial Intelligence (AI) serta Safe and Sound Network Technology, bantuan untuk pengemudi mengurangi kesalahan dan berkendara dengan aman bisa terwujud.
Teknologi ini akan berfokus pada pengemudi dengan menggunakan sensor ADAS (Advanced Driver-Assistance System) dan kamera untuk mengenali potensi risiko di sekitar kendaraan serta memungkinkan AI mendeteksi risiko mengemudi.
Pada saat yang sama, AI akan menentukan perilaku mengemudi yang optimal secara real-time dan menawarkan bantuan, sesuai dengan keadaan kognitif dan situasi lalu lintas dari setiap individu pengemudi.
Pada dasarnya Artificial Inteligence merupakan sistem pintar untuk mendeteksi segala kemungkinan di jalananan. Pengendara akan dimudahkan sehingga perjalanan akan terasa lebih aman dan nyaman
Selanjutnya terdapat Safe and Sound Network Technology, dan semua pengguna jalan dapat terhubung, baik individu dan kendaraan melalui telekomunikasi. Hal ini memungkinkan untuk memprediksi potensi risiko dan membantu orang menghindari tabrakan.
Teknologi ini akan mengumpulkan informasi mengenai potensi risiko dalam lingkungan lalu lintas yang terdeteksi berdasarkan informasi dari berbagai kamera di sekitar jalan, karena mobil dan smartphone terkumpul di suatu server secara virtual.
Sistem juga akan memprediksi atau mensimulasikan perilaku pengguna jalan yang berisiko tinggi tabrakan dan akan memperoleh serta memberikan informasi dukungan paling tepat untuk membantu pengguna jalan menghindari risiko tabrakan.
“Honda berusaha untuk sepenuhnya menghilangkan risiko mobilitas bagi semua orang di berbagai jalan dengan menawarkan teknologi keselamatan yang melibatkan sepeda motor dan mobil Honda secara global pada 2050,” kata Keiji Ohtsu, President and Representative Director of Honda R&D Co., Ltd.
Sebelumnya, Honda telah memperkenalkan Honda SENSING 360, keamanan omnidirectional dan sistem bantuan pengemudi untuk semua model yang akan dijual secara global pada 2030 mendatang.
Selain itu, pabrikan berlambang huruf H ini juga menegaskan, pihaknya akan terus bekerja untuk memperluas aplikasi fungsi deteksi sepeda motor dan lebih meningkatkan fungsi ADAS atau bantuan pengemudi tingkat lanjut.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 April 2026, 15:00 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
16 April 2026, 16:15 WIB
15 April 2026, 07:55 WIB
14 April 2026, 19:30 WIB
Terkini
29 April 2026, 22:43 WIB
Fitur-fitur yang disematkan pada Mitsubishi Xforce bisa menambah kenyamanan para penggunanya sehari-hari
29 April 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 PHEV dikonfirmasi masuk Indonesia tahun ini, sementara T1 sudah terdaftar di data Permendagri
29 April 2026, 15:49 WIB
Booth JETOUR di Cina suguhkan berbagai opsi SUV tangguh dan kendaraan ramah lingkungan buat mobilitas keluarga
29 April 2026, 13:00 WIB
Isu Chery Group ingin mengakuisisi pabrik milik Handal di Pondok Ungu, Bekasi sempat tersiar pada akhir 2025
29 April 2026, 12:12 WIB
Ajang Kia Collezione 2026 jadi momentum penguatan lini produk manufaktur asal Korea Selatan itu di Tanah Air
29 April 2026, 11:00 WIB
Lepas E4 yang akan masuk RI bakal dirakit difasilitas produksi milik PT Handal di kawasan Pondok Ungu, Bekasi
29 April 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Destinator dibekali fitur-fitur terkini yang bisa menambah kenyamanan berkendara para konsumen
29 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di waktu terbatas, jangan sampai terlambat sebab tidak ada dispensasi