Wholesales Motor Baru April 2026, Tumbuh 16 Persen Dari Bulan Lalu
12 Mei 2026, 19:21 WIB
Penjualan Honda HR-V RS Turbo akhirnya dihentikan karena harganya yang terlalu tinggi sehingga sepi peminat
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT HPM (Honda Prospect Motor) meluncurkan varian hybrid dari salah satu SUV (Sport Utility Vehicle) andalan mereka yakni HR-V.
Ini menjadi produk e:HEV keempat Honda di Indonesia, sekaligus yang termurah dan sudah berupa rakitan lokal.
Harga Honda HR-V Hybrid berhasil ditekan di bawah Rp 500 juta berkat bantuan insentif atau subsidi pajak dari pemerintah sebesar tiga persen.
“Peminatnya sedikit ya, kemarin HR-V (RS Turbo) kecil. Karena mungkin harganya mahal ya, Rp 551 jutaan,” kata Yusak Billy, Sales and Marketing & After Sales PT HPM di Anyer beberapa waktu lalu.
Dia mengungkapkan varian hybrid diyakini bisa menjadi pilihan karena banderolnya sudah turun sampai Rp 60 jutaan buat tipe tertinggi.
Varian favorit Honda HR-V sebelum tipe hybrid meluncur adalah SE. Secara keseluruhan, per 2024 angka wholesales-nya adalah 17.865 unit.
Pada April 2025 wholesales HR-V sempat jeblok, kemungkinan karena pengiriman unit dari pabrik ke diler dikurangi bertahap jelang peluncuran HR-V Hybrid.
Billy meyakini penjualan HR-V Hybrid bisa menyumbangkan hasil positif di masa mendatang.
“Kami yakin sebetulnya hybrid itu lebih nyaman ya digunakan dibandingkan elektrifikasi lain untuk sekarang ini,” kata dia.
Di sisi lain, tenaga penjual Honda juga mulai menawarkan potongan harga HR-V SE.
“HR-V SE model sebelum hybrid, diskon sampai Rp 40 jutaan,” kata wiraniaga Honda kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut dia mengungkapkan bahwa potongan harga tersebut berlaku untuk unit NIK 2025.
Meskipun belum ada data penjualan ritel (penyaluran dari diler ke konsumen), angka wholesales HR-V sudah tercatat di Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia).
Buat model terbaru, Honda menargetkan bisa jual 2.000 unit HR-V Hybrid dan non-hybrid setiap bulan.
Namun target itu disebut masih bisa berubah tergantung kondisi pasar. Pihak Honda menilai daya beli masyarakat masih lemah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Mei 2026, 19:21 WIB
28 April 2026, 15:00 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
22 April 2026, 12:31 WIB
21 April 2026, 18:45 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan