Honda akan Hentikan Sementara Produksi Mobil di Jepang dan Cina

Honda akan hentikan proses produksi kendaraan di Jepang dan Cina akibat kekurangan cip semikonduktor

Honda akan Hentikan Sementara Produksi Mobil di Jepang dan Cina
  • Oleh Adi Hidayat

  • Jum'at, 19 Desember 2025 | 11:00 WIB

KatadataOTO – Honda mengumumkan akan menghentikan sementara operasional pabrik-pabriknya di Jepang dan Cina. Langkah ini rencananya diambil pada akhir Desember hingga awal Januari karena adanya kekurangan semikonduktor.

Perusahaan mengungkap bahwa mereka akan menghentikan produksi di tiga pabrik mobil di Negeri Tirai Bambu mulai 29 Desember 2025 selama lima hari. Fasilitas produksi tersebut dioperasikan perusahaan Joint Venture Honda dengan produsen mobil Cina.

Sementara untuk penghentian produksi di pabrik Jepang rencananya dilakukan pada 5 dan 6 Januari. Ketika produksi dilanjutkan di 7 Januari 2026, output tetap akan dikurangi selama tiga hari.

Pengumuman ini cukup disayangkan karena pabrikan asal Jepang tersebut juga menangguhkan produksi mereka di Meksiko. Penghentian sementara dilakukan karena alasan serupa yaitu gangguan pasokan cip semikonduktor di Oktober serta November.

Pabrik Honda Thailand
Photo: Japan Times

Dilansir dari Bloomberg, kekurangan cip semikonduktor disebabkan adanya perang proksi geopolitik di Belanda. Pada Oktober pemerintah Negeri Kincir Angin dikabarkan mendapat tekanan dari Amerika Serikat untuk mengambil alih kendali Nexperia.

Perusahaan tersebut merupakan produsen cip milik Cina yang kerap digunakan pada mobil, peralatan rumah tangga dan teknologi lain.

Namun pemerintah Belanda mengungkap pengambilalihan dilakukan karena Nexperia memiliki kekurangan pasa sistem tata kelola yang serius. Mereka menilai kebanyakan pemilik perusahaan berasal dari Cina dan berpotensi memindahkan teknologi penting keluar Eropa.

Situasi itu membuat Cina membalas dengan memblokir ekspor cip buatan Nexperia. Belanda akhirnya menangguhkan intervensinya setelah melakukan komunikasi ke Negeri Tirai Bambu.

Cina kemudian melonggarkan pembatasannya melalui pengecualian terhadap kontrol ekspor. Namun resolusi yang tidak stabil ini belum cukup untuk membantu rantai pasokan pulih sepenuhnya.

Honda Beri Sinyal Kehadiran Super One di Indonesia Tahun Depan
Photo: Honda

Dilansir NHK, jumlah ini akan membuat produksi kendaraan mengalami penurunan dan potensi laba Honda di tahun fiskal yang berakhir Maret 2026 terkoreksi. Jumlahnya diperkirakan mencapai 150 miliar yen atau Rp 16 triliun.

Sampai berita dibuat belum ada informasi apakah Honda Prospect Motor selaku APM di Indonesia akan terkena dampak dari situasi ini.


Terkini

mobil
Toyota GR Yaris

Toyota GR Yaris Edisi Khusus Debut, Tribut untuk Juara Dunia WRC

Toyota GR Yaris terbaru dihadirkan sebagai tribut untuk Sebastien Ogier, ada tambahan mode berkendara Seb

mobil
Mitsubishi Destinator

Mitsubishi Destinator Idaman Baru Kaum Hawa, Nyaman Dikendarai

Dimensi Mitsubishi Destinator yang kompak membuat para wanita merasa senang mengendarainya buat mobilitas

motor
Koleksi kendaraan

Koleksi Kendaraan Ananta Rispo, Gemar Modifikasi Motor

Ananta Rispo memiliki koleksi kendaraan beragam yang sudah dimodifikasi sesuai dengan selera dan kebutuhannya

mobil
Chery

Chery Siap Luncurkan 7 Model di 2026, Ada Mobil Diesel

Untuk pertama kalinya di Indonesia Chery akan meluncurkan mobil diesel yang rencananya hadir di segmen niaga

motor
Motor Baru

Kata Yamaha Soal Target Penjualan Motor Baru yang Dicanangkan AISI

Meski akan ada banyak rintangan, AISI menargetkan 6,7 juta unit motor baru bisa terjual sepanjang 2026

mobil
Harga LCGC

Penyesuaian Harga LCGC Jelang Akhir Januari, Brio Naik Rp 4 Juta

Menjelang akhir Januari hampir semua harga LCGC mengalami kenaikan, Honda Brio Satya tipe tertinggi Rp 4 juta

mobil
Jaecoo J5 EV

Jaecoo Indonesia Minta Maaf Akibat Lamanya Pengiriman Kendaraan

Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal

mobil
Farizon

Farizon SV Resmi Meluncur, Siap Tantang Hiace

Farizon SV hadir di Indonesia dan siap menantang Toyota Hiace di bidang transportasi perkotaan Tanah Air