Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Menurut hasil uji tabrak mobil listrik eC3, model tersebut mengantongi peringkat nol dari Global NCAP
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kepastian Citroen eC3 mengaspal di Indonesia tinggal menunggu waktu. Namun mobil listrik asal Prancis tersebut mendapat sedikit batu sandungan.
Sebab hasil uji tabrak Citroen eC3 cukup mengecewakan. Menurut laman resmi Global NCAP (New Car Assessment Programme), produk tersebut tidak mengantongi bintang sama sekali buat keselamatan penumpang dewasa.
Kemudian untuk perlindungan penumpang anak-anak, mobil eC3 hanya menerima peringkat satu. Hal itu membuat Tan Kim Piauw, CEO Citroen Indonesia buka suara.
Menurutnya produk anyar mereka yang bakal dipasarkan di dalam negeri sudah melewati berbagai tes serta uji layak jalan bersama Kemenhub (Kementerian Perhubungan).
“Dalam hasil tes sudah lulus, jadi pemerintah telah menyatakan mobil kita taat terhadap aturan keselamatan di Indonesia,” ungkap Tan Kim Piauw di Jakarta, Selasa (23/4).
Tan Kim Piauw pun percaya diri mobil listrik Citroen eC3 aman digunakan para konsumen di jalan raya. Sehingga bisa memenuhi segala kebutuhan mobilitas.
“Kalau ditanya apakah ini aman, dari hasil tes kami meyakini sudah mematuhi aturan di sini,” tegas dia.
Dengan begitu calon pembeli diharapkan tidak perlu ragu. Apalagi seluruh test dan pengujian di Tanah Air sudah mereka lakukan.
Di sisi lain ada sejumlah catatan penting buat mobil listrik eC3. Sebut saja seperti tidak terdapat fitur Electronic Stability Control serta ADAS (Advanced Driver Assistance System).
Lalu belum dilengkapi Isofix, Side Airbag sampai Knee Airbag. Semua kekurangan tersebut mempengaruhi hasil uji tabrak secara keseluruhan.
“Hasil dari Stellantis menimbulkan kekhawatiran yang serius, tidak hanya bagi konsumen di pasar India namun juga di negara-negara berkembang di seluruh dunia,” ujar Alejandro Furas, Sekretaris Jenderal Global NCAP di laman resmi mereka.
Sementara perlindungan anak diganjar bintang satu karena model mobil listrik eC3 tidak memiliki sabuk pengaman tiga titik pada semua posisi.
Citroen eC3 juga tak disematkan sakelar pemutus Airbag penumpang. Sehingga dua boneka dummy ketika dites tabrak terbentur dengan interior mobil.
Global NCAP menyebut kalau kendaraan ini hanya menawarkan satu posisi yang pas kursi anak-anak. Jadi mereka memberikan bintang satu untuk EV (Electric Vehicle) tersebut.
Sebagai catatan, Citroen eC3 bisa dibilang minim fitur. Diketahui hanya ada dua Airbag, Belt Load Limiter serta Seat Belt Reminder buat sopir dan penumpang.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Terkini
18 Mei 2026, 13:00 WIB
Penjualan Jetour secara retail stabil dan mengalami kenaikan sejak awal 2026, totalnya tembus 822 unit
18 Mei 2026, 11:21 WIB
Marco Bezzecchi berhasil mengumpulkan 142 poin pada puncak klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Catalunya
18 Mei 2026, 06:06 WIB
Skema Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku mulai dari ini setelah libur panjang untuk sedikit mengurai kemacetan
18 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua tempat berbeda agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat
17 Mei 2026, 21:00 WIB
Hyundai mengaku enggan menaikkan harga mobil baru mereka meski banyak rintangan menghadang pasar otomotif
17 Mei 2026, 20:56 WIB
MotoGP Catalunya 2026 berlangsung dramatis, bendera merah dikibarkan dua kali dan tiga pembalap gagal finish
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Perlahan alami pemulihan, penjualan mobil di Indonesia secara retail April 2026 berhasil tembus 75.730 unit
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang