Hasil ASEAN NCAP Daihatsu Xenia Kalah Dari Hyundai Stargazer

Hasil ASEAN NCAP Daihatsu Xenia hanya mendapat tiga bintang, kalah satu bintang dibanding Hyundai Stargazer

Hasil ASEAN NCAP Daihatsu Xenia Kalah Dari Hyundai Stargazer

TRENOTO – Hasil ASEAN NCAP Daihatsu Xenia hanya berhasil mendapatkan tiga bintang keselamatan. Perolehan tersebut tentunya disayangkan karena Low MPV lain seperti Hyundai Stargazer mendapatkan hasil lebih baik yaitu empat bintang.

Berdasarkan hasil uji tabrak, Daihatsu Xenia mendapatkan nilai Adult Occupant Protection (AOP) sebesar 26.1 dari maksimal 32 poin untuk perlindungan pengemudi serta penumpang depan. Disampaikan bahwa Frontal Impact mendapat nilai 14.33, Side Impact 7.77 dan Head Protection Technology 4.00.

Hasil ini sebenarnya lebih baik ketimbang Hyundai Stargazer yang nilai AOP hanya mencapai 24.97. Jumlah tersebut didapatkan dari Frontal Impact 13.97, Side Impact 7.18 dan Head Protection Technology 4.00.

Photo : ASEAN NCAP

Sementara untuk Child Occupant Protection, Daihatsu Xenia mendapat nilai sebesar 36.63 dari maksimal 51 poin. Jumlah tersebut didapatkan dari Dynamic Test 23.42, Vehicle Based 4.00, Installation 9.21 dan Child Detection 0.00.

Hyundai Stargazer sedikit lebih unggul dengan nilai 36.92 poin. Jumlah ini didapatkan dari Dynamic Test 20.68, Vehicle Based 6.00, Installation 10.24 dan Child Detection 0.00.

Baca juga : Ribuan Daihatsu Xenia dan Rocky Direcall, ECU Airbag Penyebabnya

Terakhir adalah Safety Assist dimana Daihatsu Xenia kehilangan cukup banyak poin karena mereka hanya mengumpulkan nilai 10.50 dari nilai maksimal 21.00. Model tersebut mendapat nilai dari Effective Braking & Avoidance 3.00, Seat Belt Reminders 1.5, Autonomous Emergency Braking 3.00 dan Advanced SATs 3.00.

Hyundai Stargazer berhasil jauh mengungguli dengan total nilai sebesar 12.64. Jumlah ini didapat dari Effective Branking & Avoidance 3.64, Seat Belt Reminders 3.00, Autonomous Emergency Braking 3.00 dan Advanced SATs 3.00.

“Yang rendah dari Daihatsu Xenia karena fitur Safety Asists & Motorcylclist Safet kurang. Di varian terencah, safety belt reminder hanya pada sisi pengemudi sehingga nilainya kurang,” ungkap Adrianto S. Wiyono, Technical Comitee ASEAN NCAP pada TrenOto (27/06).

Photo : Trenoto

Meski demikian menurutnya secara kontruksi Daihatsu Xenia memiliki hasil yang cukup baik. Hal ini terlihat dari tingginya nilai AOP pada pengujian.

“Secara konstruksi Daihatsu Xenia termasuk bagus karena mampu melindungi pengemudi dan penumpang dengan baik karena nilai AOPnya mencapai 80 persen. Sementara nilai COP sedikit rendah karena tidak tersedia Isofix serta Top Tether,” pungkasnya.

Hasil ini pun diharapkan bisa memacu Daihatsu berbenah dalam mengembangkan kendaraan khususnya dalam keselamatan berkendara.


Terkini

mobil
Xpeng P7+

Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara

Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara

news
Tilang ETLE

Jumlah Kendaraan yang Terjaring Tilang ETLE di Jakarta Naik Signifikan

Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Hyundai Stargazer Cartenz versi Ambulans Meluncur untuk Sumatera

MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera

news
Harga BBM

Harga BBM SPBU Swasta di Januari 2026, Shell sampai Vivo Turun

Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi

news
Insentif otomotif

Menperin Ungkap Telah Minta Insentif untuk Otomotif ke Purbaya

Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang

news
Harga BBM

Simak Harga BBM Pertamina di Tahun Baru 2026, Pertamax Turun

Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Buka di Tahun Baru 2026, Hanya Satu Lokasi

Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2

Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV