Suzuki Fronx Raih 5 Bintang Keselamatan dari ASEAN NCAP

Suzuki Fronx berhasil meraih lima bintang keselamatan dari ASEAN NCAP meski bagian yang kurang optimal

Suzuki Fronx Raih 5 Bintang Keselamatan dari ASEAN NCAP
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Selasa, 18 November 2025 | 11:00 WIB

KatadataOTO – Suzuki kembali menorehkan catatan positif dari sisi keselamatan berkendara. Pasalnya Fronx berhasil meraih bintang lima keselamatan dari ASEAN NCAP.

Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mengembangkan keselamatan berkendara. Terlebih model tersebut akan dijual di berbagai negara mulai dari Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Filipina, Thailand dan Vietnam.

Dalam pengujian, Suzuki Fronx berhasil mengumpulkan 36,71 poin. Angka tersebut diraih setelah mobil diuji pada empat kategori yaitu Perlindungan Penumpang Dewasa (AOP), Perlindungan Penumpang Anak (COP), Bantuan Keselamatan (SA) dan Keselamatan Pengendara Sepeda Motor (MS).

Untuk AOP, Suzuki Fronx berhasil mendapat 36,71 poin. Dari pengujian ini Frontal Impact meraih 13,74 poin, Side Impact 7,63 poin dan Head Protection Technology 8 poin.

Suzuki Fronx
Photo : KatadataOTO

ASEAN NCAP menilai kompartemen penumpang depan dinyatakan stabil dalam uji tabrak depan. Data dari boneka uji (dummy) menunjukkan dada cukup aman namun kaki kanan bawah pengemudi kurang terlindungi.

Sementara untuk COP, Suzuki Fronx meraih 15,27 poin. Jumlah tersebut didapatkan dari Dynamic Test 17,94 poin, Vehicle-Based 9 poin, Installation 12 poin sementara Child Detection 0 poin.

SUV buatan Indonesia ini juga meraih hasil positif di SA dengan 15,27 poin. Suzuki Fronx mencatat Effective Braking & Avoidance sebesar 6 poin, Seatbelt Reminders 4,5 poin, Autonomous Emergency Braking 3 poin dan Advanced SATs 3 poin.

Terakhir MS yang merupakan pengujian khas ASEAN NCAP mendapat 10 poin. Penilaian dilakukan terhadap Blind Spot Detection 4,8 poin, headlight 1,2 poin dan pedestrian 2 poin.

Sayangnya, mobil gagal meraih nilai pada Rear Visualization dan Advanced MST.

Suzuki fronx
Photo : Istimewa

Fitur keselamatan pada Suzuki Fronx pun terbilang lengkap. Di dalamnya sudah tersedia enam airbag, Electronic Stability Control (ESC), Anti-lock Braking System (ABS), Seatbelt Reminder System (SBR), Pedestrian Protection (PP) hingga ISOFIX untuk kursi anak.

Model ini juga menawarkan beberapa teknologi bantuan keselamatan termasuk Lane Departure Warning (LDW), Forward Collision Warning (FCW) serta Lane Keep Assist (LKA).

Di Indonesia, Suzuki Fronx ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 259 juta hingga Rp 321,9 juta.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E