Alasan Wuling Air ev Dicintai Oleh Konsumen di Tanah Air
10 Februari 2026, 13:00 WIB
Wuling Air ev bekas mulai ditawarkan beragam pihak dan dibanderol jutaan rupiah lebih tinggi dibandingkan harga barunya
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Meski baru diluncurkan beberapa waktu lalu, Wuling Air ev sudah mulai dijual oleh sejumlah diler mobil bekas. Yang menjadi catatan adalah, harga kendaraan tidak mengalami depresiai tetapi justru meningkat bila dibanding baru.
Hal ini terlihat dari salah satu iklan di situs jual beli serta menawarkan Wuling Air ev bekas berwarna hijau dengan harga Rp310 juta. Artinya harga mengalami kenaikan sebesar Rp15 juta dari baru yang dibanderol Rp295 juta.
Meski dalam keterangan disebutkan bahwa pelat nomornya sudah tersedia, mobil masih sangat apik. Bahkan boleh dikatakan kondisinya masih seperti baru keluar dari diler resmi.
Wuling Air ev memang telah menjadi mobil listrik paling murah di Indonesia dengan range harga mulai dari Rp238 juta hingga Rp311 juta (harga termahal dengan penambahan charging pile). Penawaran tersebut memang terbilang menarik karena sudah termasuk terjangkau dibanding kendaraan listrik lain.
Harga yang kompetitif tersebut pun membuat permintaan terus naik. Pada pertengahan September, jumlah pemesanan Wuling Air ev sudah lebih dari 2.000 unit dan waktu inden pun semakin panjang, hingga 2 bulan lamanya.
Selain harga yang terjangkau, Wuling Air ev juga sudah dibekali oleh beragam keunggulan. Meski memiliki ukuran kecil, tetapi kabinnya sudah dibuat sedemikian rupa agar tetap nyaman untuk digunakan oleh 4 orang.
Selain itu mobil juga sudah dilengkapi oleh Internet of Vehicle (IoV). Fitur tersebut sebelumnya sudah disematkan pada beberapa model seperti Wuling Almaz serta Cortez.
Berkat adanya IoV maka Air ev bisa lebih terhubung dengan pemilik melalui aplikasi MyWuling+ pada smartphone. Melalui aplikasi maka pengguna bisa mengakses beberapa fitur dari jarak jauh seperti mengunci atau membuka kunci pintu mobil, membuka serta menutup kaca jendela hingga menyalakan AC.
Baterai juga sudah memiliki kapasitas 26.7 kWh untuk menempuh perjalanan sejauh 300 km. baterai tersebut bertanggung jawab untuk menjadi sumber energi yang menggerakkan motor elektrik.
Meski merupakan kendaraan kecil, motor tersebut sanggup menghasilkan tenaga sebesar 40 km dan torsi 110 Nm. Besarnya perfoma diyakini cukup untuk memenuhi kebutuhan berkendara masyarakat khususnya di perkotaan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Februari 2026, 13:00 WIB
23 Januari 2026, 13:14 WIB
19 Januari 2026, 18:00 WIB
21 Oktober 2025, 12:00 WIB
04 Oktober 2025, 15:00 WIB
Terkini
03 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota
03 April 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh
02 April 2026, 13:00 WIB
Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar
02 April 2026, 07:57 WIB
Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia