Harga Mobil Melambung, Kredit Tenor Panjang Makin Diminati

Harga mobil melambung mengakibatkan masyarakat lebih memilih membeli kendaraan dengan cara kredit tenor panjang

Harga Mobil Melambung, Kredit Tenor Panjang Makin Diminati
Adi Hidayat

KatadataOTO – Dari tahun ke tahun harga mobil terus mengalami kenaikan. Hal ini membuat membeli kendaraan secara tunai makin sulit.

Berdasarkan hasil studi dari Edmunds, masyarakat semakin banyak yang memilih untuk membeli kendaraan secara kredit dengan tenor panjang. Bahkan di Amerika Serikat banyak konsumen memanfaatkan kredit hingga tujuh bulan.

Pada kuartal pertama 2025, setidaknya 19,8 persen konsumen di Amerika Serikat memilih paket tersebut. Jumlah itu meningkat signifikan dibanding 2019 yang cuma 13,4 persen.

Sementara konsumen kredit jangka pendek seperti tenor di bawah 48 persen juga mengalami pertumbuhan. Dari hanya 7,1 persen di 2019 kini naik menjadi 10,2 persen.

Serbuan Mobil Listrik China Bisa Dorong Penjualan, Ada Tapinya
Photo : KatadataOTO

Padahal bunga yang harus dibayarnya terbilang tinggi. Di Amerika Serikatm saat ini suku bunga rata-rata masih tertahan pada level tertinggi sepanjang sejarah, yaitu 7,1 persen—sama seperti pada Q1 tahun 2024.

Situasi dinilai cukup untuk memperlihatkan bahwa situasi keungangan masyarakat cukup sulit.

“Ketika satu dari lima pembeli mobil baru mengambil pinjaman selama tujuh tahun menunjukkan bahwa konsumen memang mengalami kesulitan keuangan,” ungkap Jessica Caldwell, Head of Insights Edmunds dilansir Carscoops (08/04).

Situasi tersebut diperkirakan bakal menjadi semakin menantang karena adanya tarif impor yang diberlakukan pemerintahan Trump untuk semua mobil dan suku cadang impor.

"Bahkan dengan suku bunga yang relatif stabil, ketergantungan pada tenor panjang menunjukkan betapa sulitnya pembelian mobil. Kini adanya tarif baru berisiko membuat memiliki kendaraan semakin jauh dari jangkauan,” tambahnya.

Sementara itu di Indonesia, situasainya tidak berbeda jauh karena kebanyakan masyarakat melakukan pembelian kendaraan secara kredit. Namun aturan dari perusahaan pembiayaan yang semakin ketat justru menjadi tantangannya.

Honda
Photo : KatadataOTO

“Sebelum lebaran memang SPKnya memang cukup tinggi tetapi tingkat diterima tidaknya oleh perusahaan pembiayaannya harus dimonitor,” ungkap Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor beberapa waktu lalu. 

Pasalnya tidak menutup kemungkinan pelanggan membatalkan pemesanannya bila perusahaan pembiayaan menolak pengajuan kredit.


Terkini

mobil
Jaecoo

10 Merek Mobil Cina Terlaris Mei 2026, Jaecoo Memimpin

Jaecoo menjadi merek mobil Cina dengan penjualan retail terlaris sepanjang Mei 2026, berada di atas BYD

mobil
DFSK E5 Plus PHEV

Bocoran Spesifikasi DFSK E5 Plus PHEV, Bisa Dipesan Bulan Ini

E5 Plus jadi SUV PHEV perdana DFSK di pasar Indonesia, klaim daya jelajah komprehensifnya 1.300 kilometer

mobil
GWM Ora 7

GWM Gandeng BMW Bikin Mobil Listrik Ora 7

GWM Ora 7 merupakan mobil listrik hasil kolaborasi dengan BMW, ubah arah desain seri Ora di masa mendatang

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 17 Juni 2026 Masih Didukung ETLE

Ganjil genap Jakarta hari ini akan mengincar mobil dengan pelat nomor berakhiran genap terutama di jam sibuk

news
SIM Keliling Jakarta

Catat Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Rabu 17 Juni 2026

Setelah libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, SIM keliling Jakarta kembali melayani masyarakat hari ini

otosport
Kiandra Ramadhipa

Kiandra Ramadhipa Kerap Berguru ke Veda Ega dan Mario Suryo Aji

Kiandra Ramadhipa mengaku sering berdiskusi, demi bisa mendapatkan ilmu balapan dari Veda Ega dan Mario Aji

news
Transjakarta

Kenaikan Tarif Transjakarta Sasar Rute Jauh Blok M - Soetta

Rencana penyesuaian tarif Transjakarta, pemerintah hanya menyasar rute jauh seperti Blok M - Bandara Soetta

mobil
Nissan

Nissan Adopsi Sistem Pabrikan Cina Dalam Kembangkan Skyline

Langkah berani dilakukan Nissan untuk bisa kembali bersaing dalam industri otomotif global yang cukup ketat